Depok, kabartangsel.com— UIN Jakarta akhirnya berhasil menuntaskan pembangunan sekaligus meresmikan Gedung Pendidikan Profesi Guru (PPG) di kawasan Bojongsari, Depok, Selasa (8/1/2019). Peresmian gedung PPG dilakukan langsung Rektor UIN Jakarta periode 2015-2019, Prof. Dr. Dede Rosyada MA, dan Rektor UIN Jakarta periode 2019-2023, Prof. Dr. Hj. Amany Lubis MA.
Peresmian ditandai dengan pemukulan gong secara berurutan oleh Dede maupun Amany. Kegiatan yang sama juga ditandai dengan peninjauan gedung oleh keduanya. Turut menghadiri peresmian para Wakil Rektor, Kepala Biro, Dekan, Kepala Bagian, dan staff di lingkungan UIN Jakarta.
Dalam sambutannya, Dede mengucapkan rasa syukur atas terselesaikannya pembangunan gedung tersebut setelah sebelumnya sempat tertunda beberapa waktu. Menurutnya, keberadaan gedung ini merupakan hal niscaya bagi UIN Jakarta sebagai salah satu Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang ditunjuk Kementerian Agama RI selain UIN Sunan Kalijaga dan UIN Maliki Malang.
Untuk itu, sambungnya, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) sebagai fakultas penyelenggara kegiatan pendidikan profesi pendidik madrasah diminta betul-betul memaksimalkan penggunaan gedung dan kepercayaan yang diberikan. “Kekuatan SDM dan historis ada di UIN Jakarta. Untuk itu, FITK harus menyiapkan betul sarana maupun orangnya,” jelasnya.
Di kesempatan sama, Amany berharap terbangunnya fasilitas pendidikan guru ini mampu mengoptimalkan kontribusi UIN Jakarta terhadap dunia pendidikan di tanah air. “Bahkan jika memungkinkan, bisa mengoptimalkan kontribusi UIN Jakarta bagi pendidikan guru bagi kalangan masyarakat Muslim di Asia Tenggara lain seperti Thailand, Filipina, dan sekitarnya,” katanya.
Sementara itu, Dekan FITK UIN Jakarta, Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya MA, menyampaikan terima kasih atas pembangunan gedung tersebut. Menurutnya, gedung ini menjawab kebutuhan fasilitas yang dibutuhkan dalam menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan profesi bagi para guru madrasah. “Insya Allah ini akan memfasilitasi penyelenggaraan pelatihan para guru,” harapnya.
Diketahui, pembangunan gedung PPG/LPTK sendiri telah dilakukan secara resmi sejak 7 Agustus 2015. Pembangunan gedung yang berada persis di lintasan Ciputat-Bogor tersebut diproyeksikan membutuhkan dana sekira Rp 217 miliar. Namun seiring pengetatan anggaran, pembangunannya sempat tertunda sebelum kemudian dilanjutkan kembali.
Pembangunan kembali gedung dilakukan dengan menyalurkan pembiayaan dari dana PNBP UIN Jakarta sekurangnya Rp 80 miliar atas rekomendasi dari Kementerian Keuangan RI. Gedung dengan spesifikasi 9 lantai memiliki 52 lokal dengan peruntukan ruang perkuliahan, laboratorium, ruang program studi, ruang dosen dan karyawan. (rls/fid)
Bisnis4 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Tangsel3 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan3 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan3 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Pemerintahan3 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Tangerang Selatan3 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026














