Nasional
AHY Takut Parpol di Indonesia Cuma Tinggal Dua, Seperti Amerika

Kabartangsel.com, JAKARTA – Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak seluruh partai untuk mendiskusikan kembali soal sistem politik di Indonesia. Khususnya mengenai pemilihan presiden yang dilakukan secara serentak dengan pemilihan legislatif.
Menurut AHY, sistem pemilu kali ini akan berdampak besar terhadap partai politik pengusung capres. Putra Sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menilai, hanya parpol yang mengusung kader internal yang paling mendapatkan efek elektoral pada kontestasi pilpres.
“Jika kondisi ini berlanjut di masa depan, bukan tidak mungkin era multipartai akan berakhir, dan menyisakan hanya dua partai besar, seperti di Amerika Serikat,” kata AHY saat memberikan orasi politik yang berjudul ‘Rekomendasi Partai Demokrat kepada Presiden Indonesia Mendatang’ di Djakarta Theater, Jakarta Selatan, Jumat (1/3).
Dia berpendapat, bangsa Indonesia dinilai belum siap dan tidak cocok mengadopsi sistem kepartaian ala Amerika Serikat (AS). Menurutnya, sistem multipartai di Indonesia merupakan pilihan yang paling rasional bagi bangsa Indonesia.
“Karena itu, pasca Pemilu 2019 nanti, kita semua harus duduk bersama, melakukan dialog untuk membangun konsensus nasional tentang sistem politik apa yang paling cocok bagi bangsa kita di masa mendatang,” terangnya.
Tak hanya itu, AHY juga merekomendasikan kepada calon presiden terpilih untuk mengevaluasi sistem politik Indonesia. Terutama pemilu serentak.
“Kepada Presiden mendatang, Partai Demokrat merekomendasikan untuk mengkaji kembali sistem kepartaian dalam kehidupan berdemokrasi kita,” pungkasnya.
(JPC)
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Nasional4 minggu agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Nasional4 minggu agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Sport4 minggu agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional4 minggu agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Bisnis4 minggu agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Sport4 minggu agoShin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Kepala Persija Jakarta untuk Musim 2026/2027

























