Terkait mobil ambulance Gerindra yang berisi batu, Polisi akan memanggil saksi dari PT Arsan Pratama dikarenakan mobil yang disita tersebut beratasnamakan PT Arsari Pratama. Hal tyersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwowno.
“Kan ada PT-nya, nanti akan kita panggil sebagai saksi. Nanti kalau sudah kita panggil kita tahu keterangan PT seperti apa,” kata Kombes Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (23/5/2019).
Menurut keterangan para pelaku, Mobil Ambulance yang dibawa dari DPC Gerindra Tasikmalaya pada Selasa (21/5/2019) untuk membantu bila ada korban pada aksi 22 Mei terkait demonstrasi hasil Pilpres di depan kantor Bawaslu.
Namun setelah dicek, tidak ada fasilitas medis termasuk obat-obatan pada mobil ambulance tersebut. “Intinya bahwa ada perintah ketua DPC, bertiga berangkat ke Jakarta,” terang Kombes Argo.
Kombes Argo juga menegaskan, bahwa ketiga pelaku yang membawa ambulance ke Jakarta itu mendapatkan bekal uang operasional dari DPC Gerindra sebesar Rp 1,2 Juta. “Lihat sendiri toh, ada surat tugasnya (dari ketua DPC Gerindra Tasikmalaya kepada sekretaris dan wakil sekretaris untuk datang ke Jakarta), ada surat tugasnya yang penting ya,” jelas Kombes Argo. (PMJ)
Pemerintahan6 hari agoHUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel
Pemerintahan3 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan5 hari agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
Pemerintahan2 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional2 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan5 hari agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan
Pemerintahan6 hari agoPenurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa
Pemerintahan3 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital














