Lifestyle
Mengenal Kanker Nasofaring yang Diderita Ustaz Arifin Ilham

Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan tanah air. Seorang pendakwah, Ustaz Arifin Ilham, mengembuskan nafas terakhirnya setelah berjuang melawan kanker kelenjar getah bening dan kanker nasofaring yang dideritanya pada Rabu (22/5) di Penang, Malaysia.
Lantas, seperti apa sebenarnya kanker kelenjar getah bening dan kanker nasofaring?
Mengenal kanker kelenjar getah bening
Setelah sempat dinyatakan bebas dari kanker kelenjar getah bening, pada awal tahun 2019 Ustaz Arifin Ilham harus kembali menjalani perawatan. Penyebabnya tak lain karena sel kanker yang masih menggerogoti tubuhnya.
Kanker kelenjar getah bening adalah kanker yang menyerang sistem limfatik, alias kelenjar getah bening yang berada di seluruh tubuh. Penyakit ini disebut juga kanker limfoma.
Penyakit ini menyerang sel yang seharusnya bertugas mengatur sistem kekebalan tubuh.
Limfoma sebenarnya terdiri atas beberapa tipe, namun yang paling umum adalah limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin.
Sebagaimana dilansir dari situs Mayo Clinic, perbedaan keduanya terletak di jenis jaringan kankernya yang hanya bisa diketahui melalui pemeriksaan mikroskopis di laboratorium.
Mengetahui jenis limfoma mana yang menyerang Anda akan membantu dokter untuk memberikan pengobatan yang tepat.
Namun umumnya, pengobatan kelenjar getah bening biasanya dapat berupa kemoterapi, pemberian obat-obatan untuk menambah sistem kekebalan tubuh, radiasi, transplantasi sumsum tulang, atau kombinasi di antara itu semua.
Gejala kanker kelenjar getah bening

Gejala limfoma, alias kanker kelenjar getah bening, mungkin dapat sama dengan beberapa gejala penyakit lainnya. Hanya pemeriksaan laboratorium yang dapat memastikan diagnosis ini.
Namun, secara umum, gejala kanker getah bening antara lain:
- Benjolan (tanpa rasa sakit) di leher, ketiak, atau selangkangan akibat pembengkakan kelenjar getah bening
- Kelelahan terus-menerus
- Demam
- Berkeringat di malam hari
- Napas yang pendek
- Penurunan berat badan tanpa sebab
- Gatal tanpa ruam
Oleh karena gejala yang ditunjukkan sangat umum, bukan berarti Anda pasti terkena kanker yang satu ini ketika mengalami gejala di atas.
Konsultasikanlah dengan dokter apabila Anda mengkhawatirkan gejala-gejala tersebut untuk mendapatkan diagnosis secara pasti.
Selain limfoma, Ustaz Arifin Ilham juga terkena kanker nasofaring
Tak hanya kanker kelenar getah bening, sebelum wafatnya, Ustaz Arifin Ilham juga diketahui tengah melawan kanker nasofaring.
Kanker nasofaring adalah kanker yang menyerang bagian nasofaring, yaitu bagian belakang hidung dan di atas faring (tenggorokan).
Dilansir dari situs Mayo Clinic, penyakit ini tergolong penyakit langka di Amerika Serikat, namun lebih umum terjadi di daerah Asia Selatan termasuk, Asia Tenggara.
Gejala kanker nasofaring


Mendeteksi kehadiran kanker nasofaring melalui gejala memang cukup sulit. Ini disebabkan karena gejala yang muncul biasanya mirip dengan penyakit umum lainnya, terutama flu.
Hal inilah yang membuat karsinoma nasofaring kadang terlambat dideteksi.
Dikutip dari laman Detik Health, dr. Budianto Komari, Sp. THT, Kepala Staf Medik Fungsional RS Kanker Dharmais membenarkan hal ini.
“Gejala kanker nasofaring sering dianggap sebagai gejala flu biasa dan diabaikan begitu saja, sehingga mereka tak sadar bahwa terkena kanker nasofaring dan akhirnya datang dalam keadaan terlambat,” jelasnya.
Beberapa gejala kanker nasofaring yang mungkin muncul, antara lain:
- Benjolan di leher atau hidung
- Sakit tenggorokan
- Kesulitan bernapas atau berbicara
- Mimisan
- Gangguan pendengaran
- Rasa sakit atau berdenging pada telinga
- Sakit kepala
- Darah dalam air liur
- Infeksi telinga yang cukup sering terjadi
Gejala-gejala di atas bukanlah gejala yang menandakan Anda pasti terkena kanker karsinoma. Namun, tidak mengalam gejala di atas juga bukan berarti Anda pasti terbebas dari kanker yang satu ini.
Jika pernah mengalami gejala di atas, Anda tak perlu langsung panik. Waspadalah sambil terus memantau perkembangannya.
Apabila gejala yang Anda rasakan tidak kunjung hilang atau bahkan memburuk, segeralah berkonsultasi ke dokter Anda untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat.
Pengobatan kanker nasofaring


Serupa dengan pengobatan kanker lainnya, pengobatan kanker nasofaring akan disesuaikan oleh beberapa hal.
Pengobatan yang diberikan biasanya akan bergantung pada keberadaan sel kanker, stadium kanker, usia, kondisi kesehatan lain, efek samping yang mungkin Anda rasakan, dan kenyamanan Anda terhadap pengobatan tersebut.
Namun, secara umum pengobatan karsinoma nasofaring biasanya akan meliputi radiasi, kemoterapi, dan penggunaan obat-obatan tertentu.
Operasi pengangkatan sel kanker nasofaring biasanya tidak dilakukan mengingat letaknya yang cukup sulit untuk dijangkau.
Mencegah kanker nasofaring
Penyebab kanker sendiri sebenarnya belum diketahui, sehingga tidak ada cara pasti untuk mencegah terjadinya kanker, termasuk kanker nasofaring.
Sel kanker muncul karena adanya mutasi genetik. Untuk itu, pemeriksaan berkala untuk orang yang kerap mengalami gejala serta mereka yang berisiko dapat membantu menemukan sel kanker lebih awal.
Penemuan sel kanker lebih awal dapat membantu dokter mengobatinya lebih cepat sehingga sel kanker tidak telanjur menyebar.
Sumber gambar utama: dream.co.id
Kabartangsel.com
Jabodetabek4 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Jabodetabek4 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Kabupaten Tangerang4 minggu agoIntan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Kabupaten Tangerang Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Pemerintahan4 minggu agoPRA SPMB 2026 Dibuka, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota SMP Negeri




























