Hingga kini keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bertemu Prabowo belum juga terlaksana. Namun Kepala Kantor Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko mengatakan bahwa pertemuan antara kedua calon presiden itu akan segera terlaksana dalam waktu dekat.
“Tinggal nunggu momen saja. Upaya ke arah sana sudah semakin baik. Mudah-mudahan (alam waktu dekat),” terang Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/5/2019).
Pertemuan keduanya sangat diharapkan oleh banyak pihak termasuk sejumlah tokoh nasional. Pertemuan keduanya diharapkan adapat menyejukkan tensi politik yang terus memanas meski pencoblosan sudah lama selesai.
Seperti diketahui, Jokowi masih sibuk dengan agenda kepresidenan, seperti pada Rabu (29/5/2019) ini, Jokowi dijadwalkan menerima Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Moermahadi Soerja Djanegara yang akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun 2018 dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2018 di Istana Negara, Jakarta.
Sementara Prabowo diketahui sedang melakukan perjalanan ke sejumlah negara. Setelah sebelumnya menyambangi Dubai, Uni Emirat Arab, Prabowo kini melanjutkan perjalanan ke Austria yang menurut kabar dilakukan terkait urusan bisnis.
Pemerintahan3 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Pemerintahan4 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis3 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Nasional4 minggu agoKemenag Dorong PSGA Jadi Pusat Rujukan Nasional Gender dan Anak














