Proyek Pembangunan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) yang berlokasi di dekat Tandon Ciater, Serpong tak lama lagi rampung. Targetnya, akhir tahun ini proyek tersebut sudah selesai dan pada 2020 bisa digunakan.
Dengan luas mencapai 18 hektar, kawasan yang dibangun Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) ini akan ditata menjadi sangat komprehensif mulai dari pertanian, peternakan, perikanan dan pengembangan agrobisnis.
“Januari tahun depan mungkin sudah rapi. Kita sekarang akan dirapikan dulu untuk memberikan berbagai contoh-contoh kepada masyarakat berkaitan dengan hasil pertanian, perikanan dan peternakan,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangsel Nur Slamet.
Kawasan pertanian terpadu sebagai adalah pusat edukasi pertanian, peternakan dan perikanan serta turunanya adanya pusat olahanya produksi berbagai bidang yang ada. Selain bercocok tanam, ada hasilnya atau dengan kata lain kreativitasnya ada di tempat ini, dari mulai menanam hingga keluar hasil olahan.
Bahkan akan diberikan ruang untuk memajang hasil olahan, seperti ruang pameran dan lain sebagainya. Ruang ini diharapkan dapat dikunjungi masyarakat untuk mencari kebutuhan baik makanan olahan dari pertanian, bibit pohon, ikan, dan lain sebagainya.
“Ada galeri pameran, seperti bercocok anggrek dan lain-lain. Ada pengolahan pangan dan pusat penjualan UKM. Nanti ada tamu pemkot oleh-oleh pertanian khasa makanana bakal di sini,” bebernya.
Bahkan telah dirancang untuk memudahkan wahana edukasi bagi anak-anak TK hingga SD belajar bagaimaan cara bercocok tanam, beternak bebek, ayam dan angsa, serta bagaimana bisa membudidayakan berbagai macam ikan.
“Mereka akan belajar di sini sebagai laboratorium pengetahuan pertanian terpadu bagi masyarakat Tangsel. Tentunya akan ada kandang-kandang, perikanan dan anggrek,” imbuhnya.
Pada akhirnya, masyarakat diajak untuk tetap bertani kendati hidup di tengah perkotaan. tentu konsep pertaniannya dengan pertanian modern ala perkotaan.
“Tujuannya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu menjadi pusat kajian pertanian perkotaan yang mana lahannya sudah sangat sempit tapi bertanam tidak dibatasi dengan lahan yang sempit dan terkahir adalah pengembangan tanaman unggulan seperti anggrek dan tanaman unggulan lain,” pungkasnya. (plp)
Serba-Serbi6 hari agoCara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK
Sport5 hari agoJadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC
Pemerintahan2 hari agoPemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
Pemerintahan1 hari agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
Pemerintahan2 hari agoBenyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
Serba-Serbi5 hari agoApa Itu DESIL?
Pemerintahan4 hari agoJelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan
Pemerintahan5 hari agoKemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan













