Dalam upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-74 di Lapangan Cilenggang, Serpong, terlihat masih banyak ASN yang duduk santai dan mengumpat, Sabtu (17/8/2019) kemarin.
Terlihat, ada salah satu Lurah dibarisan depan yang sedang asyik memainkan gadgetnya dengan santai. Belum tahu, itu Lurah wilayah mana.
Sekda Tangsel, Muhamad yang mendapat laporan seperti itu dari rekan wartawan, sangat jengkel dan kesal masih ada ASN yang belum bisa menghargai upacara kemerdekaan Indonesia.
“Saya sangat jengkel kesel, enggak menghormati jasa perjuangan pahlawan kita. Kurang gimana nikmatnya kita saat ini tidak berperang melawan penjajah. Apel hanya dua jam aja kaya begitu. Saya sangat menyayangkan sikap ASN seperti itu, mudah-mudahan mereka sadar atas sikap mereka seperti itu,” tambahnya.
Muhamad juga jika berterima kasih kepada rekan wartawan yang sudah memberikan informasi seperti itu. Dirinya, akan menulusi ASN dari OPD mana dan nantinya akan mendapat teguran.
“Sanksi yang kami berikan hanya teguran. Sekarang perlu kita tanamkan Nasionalisme dan menghargai jiwa raga pejuang. Fotonya kasih ke saya, saya cek dari mana OPD mana, nanti saya panggil,” ujar Muhamad. (plp)
Banten5 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Pemerintahan2 minggu agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
Nasional2 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional2 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin














