Connect with us

Lifestyle

6 Gejala Batu Empedu yang Harus Diwaspadai, Termasuk Komplikasinya

Batu empedu adalah batuan yang terbentuk dari lemak, kolesterol, dan cairan buangan lainnya yang mengeras di dalam kantung empedu. Apa saja gejala batu empedu yang harus diwaspadai?

Penyebab terbentuknya batu empedu

Batu empedu terbentuk dari zat dan mengeras di dalam kantung empedu. Empedu merupakan organ kecil yang tersambung dengan hati, letaknya di perut kanan atas. Kantung empedu juga merupakan organ yang termasuk dalam sistem pencernaan manusia. 

Di dalam empedu, terdapat cairan coklat kekuningan yang diproduksi oleh hati. Fungsi cairan ini digunakan untuk memecah dan mencerna makanan berlemak dan kolesterol sebelum diproses oleh usus kecil.

Advertisement

Apabila cairan di dalam kantong empedu habis atau tidak cukup, maka kolesterol dan lemak yang tidak sempat diproses oleh empedu akan membentuk zat padat mirip batuan. 

Berbagai gejala batu empedu yang mungkin Anda rasakan

Menurut Jordan Knowlton, perawat ahli dari University of Florida Health Shands Hospital, batu empedu terbentuk dari kombinasi garam empedu, kolesterol dan bilirubin. 

Pada awalnya batu terbentuk kecil dan sedikit sehingga kemungkinan tidak memunculkan gejala berarti. Namun, batu empedu barulah memunculkan berbagai gejala tidak mengenakkan jika dibiarkan terus membesar.

1. Tampak batuan di dalam kantung empedu

Gejala yang paling umum dari kondisi ini tentunya adalah batu yang ditemukan dalam kantong empedu. Keberadaan batu dalam empedu bisa diperiksa dokter dengan ultrasound atau CT scan.

Advertisement

Berikut adalah jenis batu yang bisa ada di dalam empedu Anda:

  • Batu kolesterol: Batu jenis ini paling umum dan diakibatkan oleh kolesterol tinggi. Batu kolesterol akan berwarna kekuningan ketika dikeluarkan. Batu empedu ini lebih sering ditemukan pada  wanita dengan berat badan berlebih.
  • Batu empedu pigmen: Batu empedu ini berwarna hitam atau kecokelatan karena disebabkan penumpukan pigmen dari kalsium murni bilirubin. Masalah kesehatan seperti kerusakan hati dan kelainan darah tertentu dapat menyebabkan hati Anda memproduksi bilirubin terlalu banyak. Batu yang terbuat dari pigmen bilirubin sering menyumbat dan ditemukan pada empedu yang sudah terinfeksi.

2. Nyeri di perut kanan atas

Gejala batu empedu yang paling umum dan bisa dirasakan adalah nyeri di perut kanan atas. Gejala ini juga sering disebut kolik bilier.

Semakin banyak dan besar batu empedu yang terbentuk di dalam kantong empedu, makin berisiko menyebabkan saluran empedu tersumbat. Sumbatan batu dapat menyebaban cairan empedu tidak mengalir lancar mencapai usus kecil. Hal ini jelas akan menghambat cara kerja empedu. 

Nah, salah satu dampak dari adanya sumbatan pada kantung atau saluran empedu adalah rasa nyeri di perut kanan atas, tepat di lokasi empedu. Sakit perut khas gejala batu empedu sering muncul pada malam hari. Terutama jika sebelum tidur Anda makan dalam porsi besar. 

Gejala sakit kolik bilier biasanya berlangsung selama 30 menit sampai satu jam. Namun, nyeri dapat berlanjut beberapa jam setelahnya dengan intensitas yang lebih ringan. Sakit perut akibat batu empedu juga bisa berlanjut terasa sepanjang masih tidur. 

Advertisement

Sakit perut tanda batu empedu juga bisa terasa di perut sebelah kiri. Gejala ini terjadi ketika batu empedu sudah sampai menghalangi jalan menuju pankreas. Pankreas berfungsi membuat cairan yang nanti sistem pencernaan gunakan untuk memproses makanan. 

3. Mual dan muntah

Adanya batu dapat menyebabkan peradangan ringan pada empedu. Pada kasus peradangan kronis, kantong empedu berisiko menimbulkan jaringan parut dan kaku. Efeknya bisa menyebabkan muntah, perut terasa mual, kembung setelah makan, dan diare kronis.

Gejala mual dan muntah saat terdiagnosis batu empedu umumnya juga sering terjadi pada kondisi pankreatitis (radang pankreas).

Tanda batu empedu telah menimbulkan komplikasi

Adanya sumbatan karena batu empedu dapat menyebabkan komplikasi yang disebut pankreatitis batu empedu. Gejalanya mirip dengan infeksi kantung empedu (kolesistitis) yang disebabkan karena sumbatan batu. Gejala batu empedu yang sampai sudah komplikasi meliputi:

Advertisement

Demam

Demam adalah gejala dari batu empedu yang sudah menginfeksi kantung empedu (kolesistitis) atau saluran empedu (kolangitis).

Demam juga bisa terjadi apabila empedu pecah, terdapat gangren (jaringan mati), atau sampa muncul infeksi pada aliran darah (sepsis).

Ketika batu empedu menimbulkan sumbatan besar sampai mengganggu aliran enzim pankreas, enzim pankreas bisa mengalir balik ke pankreas. Ini selanjutnya dapat menimbulkan peradangan pada pankreas (pankreatitis) yang juga dapat menimbulkan demam.

Sakit kuning (jaundice)

Anda bisa mengalami penyakit kuning jika batu empedu sampai menghalangi aliran bilirubin (ikterus obstruktif). 

Advertisement

danya batu empedu yang menumpuk bisa membuat bilirubin (hasil pecahan sel darah merah dari organ hati) mengalir balik ke dalam darah dan menumpuk di sana. Harusnya bilirubin masuk ke sistem pencernaan.

Alhasil, bilirubin yang terbawa oleh darah ke seluruh tubuh akan menyebabkan bagian putih mata, kulit, dan kuku berwarna kuning.

Gejala batu empedu akibat kelebihan bilirubin juga dapat membuat warna urin atau kencing Anda berubah warna menjadi kuning keruh

Badan gatal-gatal (pruritus)

Badan gatal-gatal (pruritus) adalah gejala lain dari penyakit batu empedu. Pruritus bisa terjadi karena peradangan kronis di kandung empedu dan hati. Rasa gatal yang Anda rasakan disebabkan oleh  zat di dalam tubuh, disebut sebagai rangsangan pruritogen. 

Advertisement

Salah satu penyebab kemunculan batu empedu adalah kelebihan zat bilirubin yang mengeras. zat bilirubin itu sendiri termasuk sebagai zat pruritogen. Pruritogen adalah zat alami dalam tubuh yang memicu rasa gatal. Saraf di dalam otak akan merespon kerja zat pruritogen dengan menghasilkan rasa gatal.

Bilirubin normalnya dibuang lewat feses dan sisa lainnya lagi lewat urin. Apabila kadar bilirubin dalam hati terlalu banyak sampai menyebabkan terbentunya batu di empedu, pigmen kuning dari bilirubin akan terbawa oleh darah dan disimpan di bawah kulit. Hasilnya badan jadi gatal sebagai reaksi dari gejala adanya batu pada empedu.

Segera ke dokter jika mengalami gejala batu empedu

Kemunculan dan keparahan gejala batu empedu bisa berbeda-beda untuk setiap orang. Beberapa orang bisa merasakan gejala di atas selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Namun, ada juga orang yang hanya merasakan gejala batu empedu muncul sekali atau dua kali dalam setahun.

Maka penting untuk segera periksa ke dokter apabila Anda mulai merasakan gejala tertentu yang mengarah kepada batu empedu. Segera ke dokter bila Anda merasakan sakit perut kanan atas yang tak tertahankan, mual dan muntah hebat, dan bila Anda mengalami gejala-gejala lain yang mengarah pada komplikasi batu empedu. 

Advertisement

Pemeriksaan dan perawatan dini batu empedu dapat mencegah risiko komplikasi seperti radang pankreas (pankreatitis). Selain itu, ada juga risiko kanker kantong empedu meski tergolong sangat jarang terjadi. Namun, risiko Anda terhadap kanker akan meningkat apabila terdapat kerusakan pada kantong dan saluran empedu.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Properti1 hari ago

Citra Garden Serpong, Hunian Modern di Kawasan Strategis Tangerang

Techno2 hari ago

3 Cara Kerja eSIM XL untuk Koneksi Tanpa Kartu Fisik

Pemerintahan3 hari ago

HUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Nasional3 hari ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan3 hari ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Pemerintahan4 hari ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Pemerintahan4 hari ago

Melalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital

Pemerintahan4 hari ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Pemerintahan6 hari ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Pemerintahan6 hari ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Pemerintahan7 hari ago

Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa

Pemerintahan1 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Pemerintahan1 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Pemerintahan1 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan1 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan1 minggu ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan1 minggu ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Sport2 minggu ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Sport2 minggu ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Pemerintahan3 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport3 minggu ago

Hasil Persib Vs Persija 2-1, Maung Bandung Melaju ke Final Piala Presiden 2026

Bisnis2 minggu ago

Kolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif

Serba-Serbi2 minggu ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Bisnis2 minggu ago

Puluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta

Pemerintahan1 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Nasional3 minggu ago

DeepTalk Indonesia: Akademisi, Praktisi Hukum dan Eks Pimpinan KPK Dorong Reformasi Kejaksaan, Kawal Tuntas Proses Hukum Febrie Adriansyah

Pemerintahan1 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan3 minggu ago

Cegah Banjir, Pemkot Tangsel Keruk Sungai Ciputat di Kawasan Pondok Hijau

Banten2 minggu ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Sport2 minggu ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Bethsaida Hospital Gading Serpong Luncurkan Urology & Nephrology Clinic untuk Penanganan Batu Saluran Kemih, Ginjal, dan Prostat
Tangerang3 minggu ago

Bethsaida Hospital Gading Serpong Luncurkan Urology & Nephrology Clinic untuk Penanganan Batu Saluran Kemih, Ginjal, dan Prostat

Pemerintahan2 minggu ago

Tangkal Hoaks di Era AI, Diskominfo Tangsel dan NU Perkuat Literasi Digital

Pemerintahan2 minggu ago

PPID Tangsel Perkuat Layanan Informasi Publik, Benyamin Davnie: Wujudkan Pemerintahan yang Transparan dan Responsif

Populer