Pemerintahan
Benyamin Davnie: Mutasi di Tangsel Lebih Kepada Penyegaran

Pemkot Tangsel merencakanan mutasi besar-besaran di jajaran pimpinan SKPD. Langkah ini berkaitan dengan kekosongan jabatan karena ditinggal pensiun oleh pejabatnya. Termasuk juga adanya beberapa pejabat yang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi. Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan mutasi ini berkaitan dengan penyegaran. Termasuk mengisi kekosongan posisi karena ada beberapa pejabat yang sudah pensiun. Termasuk juga yang tersangkut kasus korupsi. Rencana mutasi sendiri salah satunya mencari pengganti Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel dan beberapa pejabat didalamnya, karena ditetapkan sebagai tersangka kasus pengadaan alat kesehatan oleh KPK dan Kejagung. “Lebih kepada penyegaran. Termasuk mengisi kekosongan jabatan. Banyak yang pensiun,” ujar Benyamin.
Benyamin mengatakan, rencana mutasi itu saat ini masih dalam tahap penyeleksian oleh Baperjakat. Menurut Benyamin, pihaknya perlu melakukan penilaian terkait kriteria dan kesiapan para pejabat untuk mengisi jabatan strategis di kedinasan. Mengenai waktu pelaksanaan mutasi, Benyamin mengaku menunggu hasil dari pertimbangan Baperjakat dalam melakukan penilaian. “Sedang ditunggu penilaian dari Baperjakat. Karena ini berkaitan dengan penempatan person-person untuk mengisi jabatan strategis,” ujarnya.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel Firdaus menjelaskan, saat ini di lingkup Dinkes Kota Tangsel banyak jabatan yang kosong. Saat ini Baperjakat yang diketuai oleh Sekda Kota Tangsel sedang melakukan penilaian. “Ada beberapa jabatan yang kosong. Semoga segera diputuskan dalam waktu dekat,” ujarnya. (ind/kt)
Pemkot Tangsel merencakanan mutasi besar-besaran di jajaran pimpinan SKPD. Langkah ini berkaitan dengan kekosongan jabatan karena ditinggal pensiun oleh pejabatnya. Termasuk juga adanya beberapa pejabat yang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi. Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan mutasi ini berkaitan dengan penyegaran. Termasuk mengisi kekosongan posisi karena ada beberapa pejabat yang sudah pensiun. Termasuk juga yang tersangkut kasus korupsi. Rencana mutasi sendiri salah satunya mencari pengganti Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel dan beberapa pejabat didalamnya, karena ditetapkan sebagai tersangka kasus pengadaan alat kesehatan oleh KPK dan Kejagung. “Lebih kepada penyegaran. Termasuk mengisi kekosongan jabatan. Banyak yang pensiun,” ujar Benyamin.
Benyamin mengatakan, rencana mutasi itu saat ini masih dalam tahap penyeleksian oleh Baperjakat. Menurut Benyamin, pihaknya perlu melakukan penilaian terkait criteria dan kesiapan para pejabat untuk mengisi jabatan strategis di kedinasan. Mengenai waktu pelaksanaan mutasi, Benyamin mengaku menunggu hasil dari pertimbangan Baperjakat dalam melakukan penilaian. “Sedang ditunggu penilaian dari Baperjakat. Karena ini berkaitan dengan penempatan person-person untuk mengisi jabatan strategis,” ujarnya.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel Firdaus menjelaskan, saat ini di lingkup Dinkes Kota Tangsel banyak jabatan yang kosong. Saat ini Baperjakat yang diketuai oleh Sekda Kota Tangsel sedang melakukan penilaian. “Ada beberapa jabatan yang kosong. Semoga segera diputuskan dalam waktu dekat,” ujarnya.(fin)
– See more at: http://www.indopos.co.id/2014/08/pejabat-terjerat-kasus-hukum-pemkot-tangsel-siapkan-mutasi.html#sthash.XufNfNAS.dpuf
Pemkot Tangsel merencakanan mutasi besar-besaran di jajaran pimpinan SKPD. Langkah ini berkaitan dengan kekosongan jabatan karena ditinggal pensiun oleh pejabatnya. Termasuk juga adanya beberapa pejabat yang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi. Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan mutasi ini berkaitan dengan penyegaran. Termasuk mengisi kekosongan posisi karena ada beberapa pejabat yang sudah pensiun. Termasuk juga yang tersangkut kasus korupsi. Rencana mutasi sendiri salah satunya mencari pengganti Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel dan beberapa pejabat didalamnya, karena ditetapkan sebagai tersangka kasus pengadaan alat kesehatan oleh KPK dan Kejagung. “Lebih kepada penyegaran. Termasuk mengisi kekosongan jabatan. Banyak yang pensiun,” ujar Benyamin.
Benyamin mengatakan, rencana mutasi itu saat ini masih dalam tahap penyeleksian oleh Baperjakat. Menurut Benyamin, pihaknya perlu melakukan penilaian terkait criteria dan kesiapan para pejabat untuk mengisi jabatan strategis di kedinasan. Mengenai waktu pelaksanaan mutasi, Benyamin mengaku menunggu hasil dari pertimbangan Baperjakat dalam melakukan penilaian. “Sedang ditunggu penilaian dari Baperjakat. Karena ini berkaitan dengan penempatan person-person untuk mengisi jabatan strategis,” ujarnya.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel Firdaus menjelaskan, saat ini di lingkup Dinkes Kota Tangsel banyak jabatan yang kosong. Saat ini Baperjakat yang diketuai oleh Sekda Kota Tangsel sedang melakukan penilaian. “Ada beberapa jabatan yang kosong. Semoga segera diputuskan dalam waktu dekat,” ujarnya.(fin)
– See more at: http://www.indopos.co.id/2014/08/pejabat-terjerat-kasus-hukum-pemkot-tangsel-siapkan-mutasi.html#sthash.XufNfNAS.dpuf
Bisnis3 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis3 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Banten3 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Bisnis3 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Nasional3 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis3 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis3 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda
Nasional3 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Ajak Industri Kreatif Perkuat Kolaborasi Strategis

















