Lifestyle
Sindrom Kaki Gelisah Bisa Sebabkan 2 Gangguan Tidur Ini

Mengacu pada National Sleep Foundation, sindrom kaki gelisah adalah gangguan saraf yang ditandai dengan gerakan kaki di luar kendali saat tidur. Dikenal juga sebagai restless legs syndrome (RLS), sindrom kaki gelisah dapat menimbulkan gangguan tidur serta dampak jangka panjang lainnya bagi kesehatan.
Apa faktor yang menyebabkan gangguan ini dan dampak yang mungkin terjadi? Berikut ulasan selengkapnya.
Penyebab sindrom kaki gelisah saat tidur

Penyebab sindrom kaki gelisah (RLS) tidak diketahui secara pasti. Namun, ada gen tertentu yang diduga berkaitan dengan munculnya gangguan saraf ini. Gen tersebut mendominasi gen normal pada tubuh sehingga berdampak pada timbulnya penyakit.
Selain bersifat genetik, RLS juga bisa muncul bersamaan dengan gangguan kesehatan lain. Studi terdahulu menemukan bahwa RLS lebih banyak ditemukan pada penderita anemia, gagal ginjal, kerusakan saraf tepi, serta orang-orang yang kekurangan zat besi.
Gejala sindrom kaki gelisah terkadang memicu gangguan tidur pada ibu hamil, tapi gejala biasanya berkurang pada 4 minggu usai melahirkan. Gangguan tidur ini juga ditemukan pada perokok, orang yang mengonsumsi alkohol dan kafein, serta orang yang meminum obat mual dan antidepresan.
Penyakit ini memicu berbagai gerakan berulang. Gerakan yang sering ditemukan yakni membengkokkan ibu jari kaki serta menekuk pinggang, lutut, dan pergelangan kaki. Gerakan ini biasanya muncul saat Anda belum mencapai fase tidur yang dalam.
Beberapa penderita RLS juga dapat mengalami gerakan badan tiba-tiba saat tidur atau ketika terbangun. Gejala ini terkadang tidak hanya terjadi pada kaki, tapi juga wajah, lengan, dada, hingga organ intim.
Masalah tidur akibat sindrom kaki gelisah


Sindrom kaki gelisah sendiri sebenarnya merupakan gangguan tidur, tapi penyakit ini juga bisa menurunkan kualitas tidur sehingga menimbulkan masalah tidur lain.
Berikut adalah beberapa gangguan tidur yang dapat muncul.
1. Insomnia
Gerakan kaki yang berulang sering kali membuat penderita RLS terbangun di tengah malam. Meski Anda telah mencoba tidur, gerakan-gerakan tersebut dan sensasi tidak nyaman yang menyertainya akan muncul kembali sehingga membuat Anda terus-menerus terbangun.
Kondisi ini lambat laun bisa menyebabkan susah tidur, bahkan berujung pada insomnia.
Insomnia berkepanjangan dapat memicu mood swing, mudah marah, depresi, menurunnya sistem kekebalan tubuh, serta masalah kesehatan lainnya.
2. Rasa kantuk berlebih pada siang hari


Sindrom kaki gelisah akan terus mengurangi jam tidur Anda, bahkan bertambah buruk bila Anda mengalami gangguan tidur seperti insomnia. Dampak jangka panjangnya adalah kualitas tidur yang menurun.
Rasa tidak nyaman saat tidur dan jam tidur yang kurang lama-kelamaan membuat Anda sering mengantuk pada siang hari. Akibatnya, Anda menjadi mudah marah dan sulit berkonsentrasi. Risiko mengalami gangguan kecemasan dan depresi pun meningkat.
Sindrom kaki gelisah dapat menimbulkan berbagai dampak jangka panjang, mulai dari gangguan tidur hingga masalah kesehatan lainnya. Risiko ini muncul karena kualitas tidur Anda terus menurun seiring waktu.
Walau demikian, Anda bisa mencoba mengatasi gejala sindrom kaki gelisah (restless leg syndrome). Cobalah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat untuk Anda.
Kabartangsel.com
Tangsel4 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan4 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Tangerang Selatan4 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoBenyamin Davnie: Pemkot Tangsel Dukung LANTIP Perkuat Program Kesehatan dan Pemberdayaan Lansia
Serba-Serbi2 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku





























