Connect with us

Lifestyle

Stres Dapat Mengubah Cara Orang Menangani Kabar Buruk

Stres menjadi salah satu masalah utama yang sering dialami oleh kebanyakan orang dari berbagai usia. Mulai anak hingga dewasa pasti pernah mengalami stres berkepanjangan. Namun, sebuah studi menunjukkan bahwa stres mampu mengubah cara orang menangani kabar buruk. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Stres dapat mengubah cara orang menangani kabar buruk

Cemas saat membaca berita covid-19

Di tengah wabah COVID-19 yang meluas di seluruh dunia, tidak heran masyarakat semakin khawatir dan waspada kapan pandemi ini akan berakhir. Berita-berita di media terkait angka kasus kematian dan berita buruk lainnya pun tidak jarang membuat rasa cemas semakin meningkat. 

Pandemi dunia yang meningkatkan stres pada sebagian orang ini ternyata dapat mengubah persepsi mereka saat memahami dan menyebarkan informasi, termasuk kabar buruk.

Advertisement

Menurut penelitian yang dipublikasikan di Scientific Report menunjukkan adanya hubungan antara hormon stres dengan cara orang menerima informasi yang berisiko. Pada penelitian tersebut, para ahli mempertemukan psikolog dari DFG Cluster Excellecnce di Universitas Konstanz, Jerman.

Kehidupan selama pandemi yang di bawah tekanan ini membuat peneliti ingin melihat bagaimana pikiran yang sadar memahami kabar buruk tersebut. Maka dari itu, sebuah pertanyaan pun muncul, apakah stres dapat mengubah cara pandang seseorang memproses kabar buruk. 

stres pemilu

stres pemilu

Para peneliti pun mencoba mencari tahu jawabannya dengan meminta peserta membaca artikel tentang bahaya zat kimia tertentu. Kemudian, mereka akan melaporkan pendapat mereka tentang zat tersebut sebelum dan sesudah membaca artikel serta bagaimana menyampaikannya ke orang lain. 

Sebelum dimulai, setengah dari kelompok tersebut mengalami tekanan stres akut. Stres akut ini meliputi kesulitan berbicara di depan umum dan pengaruh kesehatan mentalnya di depan khalayak ramai. 

Advertisement

Hasil penelitian menunjukkan bahwa memproses dan menangani kabar buruk di tengah stres mengubah cara mereka untuk berbagi informasi tersebut. Peserta yang merasa tertekan ternyata tidak terlalu terpengaruh oleh artikel dan cukup selektif ketika membagikan informasi. 

Sementara itu, peserta yang melaporkan tingkat stres sedang menunjukkan kecemasan yang lebih tinggi dan cara membagikan informasi yang lebih mengkhawatirkan. Maka dari itu, peneliti kemudian menyimpulkan bahwa menangani berita buruk di bawah tekanan dan stres membuat orang lebih teliti, terutama ketika membagikannya. 

Bagaimana stres pengaruhi persepsi dalam menerima informasi?

menghilangkan stres dan sakit kepala

menghilangkan stres dan sakit kepala

Sebenarnya, alasan mengapa stres dapat berpengaruh terhadap cara menangani kabar buruk adalah hormon endokrin. Umumnya, reaksi hormon stres endorkin dapat membuat seseorang meremehkan risiko dari sebuah informasi. 

Sementara itu, tidak sedikit pula stres berkontribusi terhadap melihat segala sesuatu sebagai hal yang berisiko tinggi. Keduanya tentu memiliki efek yang berbahaya.

Advertisement

Mereka yang meremehkan informasi yang berisiko tentu dapat membuat orang tersebut menjadi acuh tak acuh. Sedangkan melebih-lebihkan suatu informasi dapat menimbulkan rasa cemas berkepanjangan dan menimbulkan perilaku yang berbahaya. 

Penelitian ini bertujuan untuk melihat efek perbandingan dari tekanan ketika seseorang membaca berita-berita negatif, terutama seputar COVID-19. Tidak hanya berlaku untuk satu orang saja, melainkan juga bagaimana efeknya terhadap orang lain. 

Walaupun demikian, studi ini membutuhkan keterlibatan peserta yang lebih banyak dan beragam agar dapat melihat apakah efeknya sama dengan masyarakat awam. 

Tips menangani kabar buruk saat stres

Suka atau tidak berita buruk akan selalu tersebar dan bisa Anda dengar di manapun, baik media sosial maupun dari mulut ke mulut. Kebutuhan akan berita untuk memperoleh informasi terbaru pun membuat Anda mau tidak mau membacanya. 

Advertisement

Lantas, apa yang bisa dilakukan agar bisa menangani kabar buruk ketika dilanda stres? 

1. Menerima kenyataan yang ada

menyimpan ponsel

menyimpan ponsel

Salah satu cara untuk menangani kabar buruk saat dilanda stres adalah menerima kenyataan yang ada. Maksudnya, ada banyak hal dari berita yang dibaca benar-benar di luar kendali Anda. 

Kebanyakan orang merasa tertekan karena perasaan tidak dapat mengendalikan apa yang mereka hadapi. Perasaan yang tidak terkendali ini dapat dilampiaskan dengan berbagai cara yang positif. Sebagai contoh, mengembangkan strategi memecahkan masalah dan berbicara dengan teman setidaknya dapat membantu Anda untuk kembali dalam ke kenyataan. 

2. Mencari kegiatan untuk dunia yang lebih baik

Setelah berhasil menerima kenyataan yang ada, menangani kabar buruk saat dilanda stres dapat dilakukan dengan mencari kegiatan positif. Tidak hanya hobi yang Anda sukai, melainkan juga menjadi sukarelawan atau memberi perhatian penuh kepada keluarga dan teman yang membutuhkan. 

Advertisement

Hal ini bertujuan untuk membantu menjaga pandangan tentang berita yang menyedihkan dan bagaimana Anda berkontribusi dalam membantu mereka. Dengan begitu, Anda bisa melakukan hal-hal bermakna dan membuat diri sendiri lebih dapat diandalkan. 

3. Menjaga kesehatan fisik

Pada saat masa-masa penuh tekanan dan stres terjadi, terutama saat menangani kabar buruk, penting untuk tetap menjaga kesehatan fisik. Makan teratur, rutin berolahraga, dan tidur yang cukup merupakan bagian dari cara agar Anda tidak mudah stres. 

Apabila Anda dalam keadaan tidak sehat, tentu akan sulit untuk membantu dan memastikan orang lain dalam keadaan baik-baik saja. Intinya, Anda perlu menjaga diri sendiri agar stres tidak berdampak terlalu besar pada kesehatan fisik dan mental. 

Walaupun stres dapat membuat seseorang lebih teliti dalam menangani kabar buruk, bukan berarti Anda harus selalu stres. Mengelola stres pun perlu agar kualitas hidup lebih baik dan mampu menangani masalah dengan lebih sehat.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Pemerintahan23 jam ago

Berkolaborasi dengan Gerakan Pejuang Subuh, Tangsel Digital Academy Lanjut di Masjid At-Taubah Pamulang

Bisnis23 jam ago

Tiga Penghargaan BASF dalam Dua Tahun Perkuat Rekam Jejak Bahtera Adi Jaya sebagai Mitra Distribusi 

Pemerintahan23 jam ago

Syarat Mendapat Bantuan Bedah Rumah di Tangsel Sesuai Perwal 110/2022

Pemerintahan23 jam ago

Jaga Kesehatan Mental, Walikota Benyamin Davnie Ingatkan Remaja Tangsel Bijak Gunakan Teknologi

Pemerintahan23 jam ago

CKG Tangsel Capai 48 Persen, Benyamin Davnie Dorong Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis

Pemerintahan24 jam ago

Rp75 Juta per Rumah, Program Bedah Rumah Tangsel Tuntas Perbaiki 329 Hunian di 2026

Sport1 hari ago

Persita Tangerang Siap Arungi BRI Super League 2026/2027, Kampanyekan #STAYFOCU53D

Jabodetabek1 hari ago

Tiket Persija Jakarta vs Brisbane Roar di JIS Dijual Mulai Rp130 Ribu untuk Kategori 2

Sport1 hari ago

Jersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”

Banten1 hari ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Tangerang Selatan2 hari ago

Indah Kiat Tangerang Latih KWT Olah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

Pemerintahan2 hari ago

Pemkot Tangsel Tuntaskan Bedah 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tahun 2026, Tersebar di 7 Kecamatan

Properti6 hari ago

Citra Garden Serpong, Hunian Modern di Kawasan Strategis Tangerang

Techno7 hari ago

3 Cara Kerja eSIM XL untuk Koneksi Tanpa Kartu Fisik

Pemerintahan1 minggu ago

HUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Nasional1 minggu ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Pemerintahan1 minggu ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Sport3 minggu ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Sport3 minggu ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Bisnis3 minggu ago

Kolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif

Serba-Serbi2 minggu ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport2 minggu ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Bisnis3 minggu ago

Puluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta

Pemerintahan2 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Banten2 minggu ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Pemerintahan2 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Sport2 minggu ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Sport2 minggu ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan2 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Pemerintahan3 minggu ago

Tangkal Hoaks di Era AI, Diskominfo Tangsel dan NU Perkuat Literasi Digital

Hukum3 minggu ago

Polsek Kelapa Dua Gelar Razia dan Imbauan Kamtibmas Malam Hari

Banten2 minggu ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Bisnis3 minggu ago

Nasabah Mekaar Studi Banding Gratis, PNM Buka Jalan Inovasi Usaha Ultra Mikro

Pemerintahan3 minggu ago

Melalui Program SIGAP Anak Sehat 2026, Pemkot Tangsel dan Swasta Kolaborasi Perkuat Intervensi Stunting

Populer