Connect with us

Lifestyle

Awas, Lap Dapur Anda Bisa Jadi Penyebab Keracunan Makanan!

Selain peralatan masak, di dapur Anda pasti ada lap dapur. Lap dapur memang serba guna. Bisa untuk membersihkan meja, mengeringkan piring dan gelas, hingga untuk mengelap tangan. Namun hati-hati, benda yang satu ini juga bisa jadi penyebab keracunan makanan, lho. Bagaimana bisa? Cari tahu lewat ulasan berikut ini.

Lap dapur bisa jadi penyebab keracunan makanan

Sumber: The Homemakers Dish

Penyebab keracunan makanan yang paling umum adalah kontaminasi bakteri dan kuman penyakit pada makanan. Keracunan makanan juga bisa disebabkan oleh peralatan yang Anda pakai untuk bersih-bersih, salah satunya lap dapur.

Dilansir dari Medical Daily, sebuah penelitian dari University of Mauritius mengungkapkan bahwa lap dapur yang biasanya digunakan untuk mengelap alat-alat masak, mengangkat panci panas, atau mengeringkan tangan ternyata menyimpan banyak bakteri. Hal ini dibuktikan dari 100 lap dapur yang diteliti, sebanyak 49 di antaranya positif mengandung bakteri penyebab keracunan makanan.

Lap dapur yang positif mengandung bakteri kebanyakan digunakan untuk banyak hal sekaligus. Contohnya Anda mengelap alat-alat masak sekaligus mengeringkan tangan dengan lap yang sama.

Advertisement

Sisa-sisa air dari tangan atau alat-alat dapur yang basah akan mudah terserap oleh serbet dan membuatnya lembap. Nah, kain yang lembap inilah yang menjadi tempat favorit bagi bakteri untuk tumbuh dan berkembang biak.

Ketika Anda menggunakan lap dapur untuk mengelap alat masak kemudian dipakai lagi untuk mengeringkan tangan, ini memungkinkan untuk terjadinya kontaminasi silang. Maksudnya bakteri yang berasal dari alat masak akan berpindah ke lap, lalu pindah lagi ke tangan. Akibatnya, bakteri tersebut dapat masuk ke tubuh melalui mulut saat Anda makan hingga menyebabkan keracunan makanan.

Apa saja jenis bakteri penyebab keracunan makanan dari lap dapur?

Dari 49 lap dapur yang positif terkontaminasi bakteri, ada tiga jenis bakteri yang paling banyak ditemukan yaitu bakteri Escherichia coli (E. coli), Enterococcus spp, dan Staphylococcus aureus (S. aureus).

Dilihat satu persatu, sebanyak 37 persen lap mengandung bakteri E. coli, 37 persen mengandung bakteri Enterococcus, dan 14 persen lainnya mengandung bakteri Staphylococcus aureus (S. aureus).

Advertisement

E. coli adalah bakteri dari air yang kotor atau makanan yang terkontaminasi, terutama sayuran mentah dan daging yang tidak matang. Walaupun kebanyakan jenis E. coli hanya menyebabkan diare ringan, beberapa jenis tertentu juga dapat menimbulkan infeksi usus serius dan gejala keracunan makanan seperti sakit perut dan demam.

Mencegah keracunan makanan dari lap dapur

Sumber: Taste of Home

Sebersih apa pun dapur Anda, kuman dan bakteri akan tetap ada dan menempel di berbagai peralatan makan. Namun, ini bukan berarti Anda lantas berdiam diri dan membiarkan penyakit bersarang di dapur Anda, bukan?

Cara utama untuk mencegah risiko keracunan makanan dari lap dapur adalah dengan mencuci dan mengganti lap secara rutin, terlebih jika lapnya sudah mulai lembap. Jika Anda sudah menggunakan lap dapur untuk mengelap meja, jangan pakai lap yang sama untuk mengeringkan tangan atau peralatan masak Anda.

Sediakan lap dapur khusus untuk mengeringkan tangan supaya Anda terhindar dari risiko kontaminasi silang. Yang terpenting, selalu cuci tangan yang bersih setelah menyiapkan bahan makanan, memasak, dan menyajikan makanan. Semua cara ini dapat membantu mengurangi risiko keracunan makanan yang disebabkan oleh alat-alat dapur Anda.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Hukum13 jam ago

Dorong Generasi Muda Bijak dan Aman di Era Digital, Polres Tangsel Bekali Pelajar dengan Pemahaman AI

Nasional13 jam ago

Wapres Gibran Minta Nakes RSUD Arosuka Solok Tangani Korban Bencana hingga Pulih dan Antisipasi Penyakit Pascabencana

Techno1 hari ago

Google Chrome Tidak Bisa Dibuka? Ini Cara Mengatasinya

Sport3 hari ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Pemerintahan3 hari ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis4 hari ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten5 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport7 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport7 hari ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport1 minggu ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten1 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan1 minggu ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional1 minggu ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport1 minggu ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport1 minggu ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan1 minggu ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport1 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport1 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport1 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Sport7 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Populer