Dua bandara di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura II (Persero) yakni Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu meraih Service Quality Award 2016 kategori Diamond yang merupakan penghargaan prestisius di bidang kepuasan pelanggan.
Bandara Soekarno-Hatta mendapat penghargaan tersebut untuk pelayanan pelanggan di bandara lokal (domestic airport) setelah meraih poin Service Quality Index (SQ Index) sebesar 4.0070.
Adapun Bandara Kualanamu meraih penghargaan serupa untuk pelayanan pelanggan di bandara internasional (internasional airport) dengan poin SQ Index sebesar 4.0800.
Director of Airport Services & Facility PT Angkasa Pura II (Persero) Ituk Herarindri menuturkan, faktor pelayanan akan menjadi suatu diferensiasi bagi AP II untuk menjadi perusahaan yang dibanggakan seluruh masyarakat.
“Penghargaan ini akan semakin mendorong kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan ketika mereka berada di bandara AP II. Kami berkomitmen untuk melakukan perbaikan-perbaikan dan peningkatan layanan dan fasilitas guna kenyamanan seluruh pelanggan kami, baik pengunjung bandara maupun penumpang pesawat,” ujarnya.
Disisi lain, lanjut Ituk, dengan diraihnya penghargaan ini maka pihaknya semakin optimis bahwa Bandara Soekarno-Hatta dan Kualanamu akan mampu mendapat sertifikasi Bintang 5 dari Skytrax dan sejajar dengan bandara-bandara berkelas dunia lainnya.
Service Quality Award merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada perusahaan atau merek yang mampu menghadirkan kepuasan bagi pelanggannya. Adapun penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Riset SQ Index.
Riset SQ Index untuk penghargaan tahun ini diadakan di empat kota besar yakni Jakarta, Surabaya, Medan, dan Semarang pada periode Januari – Maret 2016. Metode yang digunakan dalam riset adalah survey interview face to face yang melibatkan lebih dari 3.000 responden.
Adapun SQ Index dibentuk dari dua dimensi yaitu Perceive Service Quality (PSQ) atau persepsi pelanggan terhadap layanan yang mereka nikmati, dan Perceived Service Value (PSV) atau persepsi pelanggan mengenai kesetaraan uang yang mereka keluarkan dibandingkan dengan layanan yang mereka nikmati.
“Melalui riset yang mendalam untuk mengetahui kepuasan pelanggan, kami meyakini Service Quality Award dapat menjadi tolok ukur bagi suatu perusahaan untuk terus meningkatkan pelayanan kepada seluruh masyarakat,” tambah Ituk Herarindri. (rls/fid)
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Bisnis4 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Sport4 minggu agoPersita Tangerang Evaluasi Total Usai Musim Kompetisi 2025/26, Ahmed Zaki Iskandar Siapkan Pembenahan Besar
Banten4 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta3 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD














