Lifestyle
Benarkah Makanan Indeks Glikemik Tinggi Menyebabkan Insomnia?

Pola makan yang baik dan mendapatkan tidur yang cukup adalah salah satu kunci utama menjalani hidup sehat. Dengan begitu, mungkin Anda mendapatkan kualitas istirahat yang lebih baik. Akan tetapi, temuan baru-baru ini mengungkapkan bahwa makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat menyebabkan insomnia. Benarkah demikian?
Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui jawabannya.
Benarkah makanan indeks glikemik tinggi menyebabkan insomnia?

Indeks glemik adalah sebuah metoda penilaian yang menunjukkan seberapa cepat smakanan sumber karbohidrat memengaruhi gula darah. Setiap makanan punya nilai indeks glemik yang berbeda. Semakin kecil, maka kenaikan kadar gula darah setelah memakan makanan tersebut akan semakin lambat..
Jika kadar gula terlalu tinggi (hiperglikemia), tentu dapat menyebabkan masalah kesehatan tertentu. Misalnya, sakit kepala, merasa terlalu lelah, mual dan muntah, hingga penglihatan kabur.
Nah, penelitian baru-baru ini dari American Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan bahwa makanan dengan indeks glikemik yang tinggi bisa mengakibatkan insomnia.
Di dalam penelitian ini terdapat 50.000 wanita yang sudah mengalami menopause dan mengisi buku harian tentang pola makan mereka selama beberapa tahun belakangan.
Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat yang tinggi lebih berisiko mengalami insomnia.
Tidak semua karbohidrat menyebabkan insomnia


Ada beberapa jenis karbohidrat dalam jumlah tertentu yang dapat meningkatkan kadar gula dengan tingkat yang berbeda-beda.
Karbohidrat yang lebih halus, seperti gula tambahan, roti, nasi putih, dan soda mengandung indeks glikemik tinggi dan meningkatkan gula darah lebih cepat. Para peneliti menyimpulkan bahwa ketika gula darah melonjak tiba-tiba, tubuh akan bereaksi dan melepaskan insulin.
Akibatnya, penurunan gula darah pun terjadi, tetapi menyebabkan adanya pelepasan hormon seperti adrenalin dan kortisol yang dapat mengganggu tidur Anda.
Selain itu, makanan yang mengandung banyak karbohidrat termasuk dalam kadar indeks glikemik tinggi dan dapat menyebabkan insomnia ketika didukung dengan konsumsi gula dan biji-biji olahan.
Tidak hanya terjadi pada wanita pasca-menopause


Sisi baiknya, para wanita yang mengonsumsi lebih banyak sayuran dan buah-buahan yang belum diolah menjadi jus lebih kecil kemungkinannya mengalami insomnia
Hal ini mungkin dikarenakan buah memang mengandung gula, namun serat buah memperlambat proses penyerapan yang membantu mencegah lonjakan gula darah.
Makanan dengan indeks glikemik yang tinggi memang terbukti dapat menyebabkan insomia pada wanita yang sudah menopause.
Namun, karena hampir sebagian orang, tidak hanya wanita menopause, kadar gulanya meningkat drastis setelah mengonsumsi karbohidrat tinggi, kondisi ini juga terjadi pada hampir semua orang.
Kesimpulannya, penyebab insomnia akibat makanan dengan indeks glikemik tinggi tidak hanya disebabkan oleh karbohidrat, melainkan juga gula tambahan.
Makanan lainnya yang dapat menyebabkan insomnia


Setelah mengetahui bahwa makanan dengan indeks glikemik tinggi risikonya cukup besar menjadi penyebab insomnia, kenali makanan lainnya yang membuat Anda susah tidur, yuk.
Penyebab insomnia ternyata bisa dipengaruhi oleh apa yang Anda makan. Selain makanan manis dan tinggi karbohidrat, ternyata ada jenis penganan lainnya yang patut Anda hindari saat malam, seperti:
- Dark chocolate karena mengandung kafein
- Steak atau daging merah karena mengandung lemak yang tinggi
- Alkohol
- Makanan pedas membantu meningkatkan suhu tubuh dan mengganggu tidur
- Satu porsi kentang goreng dapat menyebabkan heartburn
Selain itu, sangat dianjurkan untuk menghindari beberapa jenis makanan di atas tiga jam sebelum tidur agar tidak mengganggu kualitas tidur Anda.
Makanan dengan indeks glikemik tinggi dan jenis makanan tertentu ternyata dapat menyebabkan insomnia. Maka itu, mulai dari sekarang memperhatikan pola makan ternyata penting untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak dan terbangun lebih segar keesokan harinya.
Kabartangsel.com
Pemerintahan3 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis3 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Pemerintahan4 minggu agoDipimpin Pilar Saga Ichsan, Tangsel Angkat Keberagaman Budaya Daerah di Karnaval APEKSI 2026
Jabodetabek3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda




























