Connect with us

Lifestyle

Benarkah Penyintas COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan?

Sembuh dari COVID-19 belum tentu menjamin penyintasnya terbebas dari gejala-gejala. Pasien bisa tetap mengalami gejala tertentu selama berminggu hingga berbulan-bulan setelah sembuh. Salah satu efek dari long COVID-19 disebut berpengaruh terhadap kemampuan otak, sehingga penyintas COVID-19 berisiko mengalami penurunan kecerdasan. Apa benar penyakit infeksi pernapasan ini memiliki dampak sedemikian rupa pada kecerdasan pasien?

Benarkah penyintas COVID-19 mengalami penurunan kecerdasan?

Beberapa studi mengungkapkan bahwa infeksi COVID-19 berpotensi menyebabkan timbulnya efek jangka panjang meski tubuh pasien telah dinyatakan negatif dari virus.

Salah satunya adalah penelitian dari Institute of Global Health Innovation yang mengatakan setidaknya terdapat 5-24% pasien COVID-19 yang sudah sembuh dan mengalami sisa gejala 3-4 bulan setelahnya.

Kondisi yang patut dikhawatirkan adalah beberapa penyintas COVID-19 dilaporkan mengalami penurunan fungsi kognitif serta mengingat. Kondisi ini disebut dengan brain fog alias “kabut otak”.

Advertisement

Hal tersebut diungkapkan sebuah survei yang diselenggarakan oleh Imperial College London. Survei ini disebut dengan The Great British Intelligence Test. Tujuan dari survei ini adalah memahami kemampuan kognitif para peserta dan bagaimana faktor-faktor seperti usia, konsumsi alkohol, serta pekerjaan dapat memengaruhinya.

Survei tersebut dilaksanakan pada Januari 2020. Ketika pandemi melanda, tim peneliti memutuskan untuk membandingkan kemampuan kognitif pasien COVID-19 dan partisipan yang masih sehat. Oleh karena itu pada Mei 2020 pertanyaan survei diperbarui dan ditambah seputar pengalaman terinfeksi COVID-19.

Hasilnya, dari 81.000 partisipan yang mengikuti survei sejak Januari hingga Desember 2020, sekitar 13.000 orang dilaporkan terinfeksi COVID-19 mulai dari yang bergejala ringan hingga parah. Setelah dikaji lebih lanjut, diketahui bahwa para penyintas COVID-19 menunjukkan hasil tes kecerdasan yang lebih buruk dibandingkan partisipan yang belum pernah terinfeksi.

Tes tersebut mengukur kemampuan peserta survei dalam pemecahan masalah, penalaran, serta perencanaan.

Advertisement

Penurunan kecerdasan lebih cenderung terjadi pada penyintas COVID-19 parah

Meski penurunan kemampuan kognitif bisa terjadi pada penyintas COVID-19 ringan, ternyata gangguan tersebut lebih banyak ditemukan pada pasien yang mengalami infeksi berat.

Dalam sebuah studi di Journal of the Neurological Sciences, sebagian besar partisipan yang pernah dirawat di RS akibat COVID-19 mengalami gangguan kognitif yang cukup parah setelah sembuh. Tidak sedikit dari mereka yang mengalami kesulitan saat harus kembali bekerja dengan normal. Gangguan tersebut berlangsung setidaknya selama 6 bulan.

Dampak COVID-19 terhadap otak

parosmia covid-19

COVID-19 merupakan infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan. Lalu, bagaimana bisa penyakit ini juga memengaruhi otak penderitanya?

Hal tersebut masih menjadi perdebatan di antara para ahli. Pasalnya, hingga saat ini belum cukup banyak penelitian yang dapat membuktikan kalau virus SARS-CoV-2 bisa masuk ke dalam otak.

Advertisement

Ketika virus berhasil memasuki otak pun jumlahnya tidak cukup banyak sampai bisa menyebabkan kerusakan otak. Biasanya, virus hanya ditemukan dalam jumlah yang sangat sedikit di pembuluh darah otak.

Ada 2 kemungkinan mengenai bagaimana infeksi COVID-19 bisa memicu penurunan kecerdasan dan fungsi otak, terutama pada para penyintas.

1. Memicu peradangan otak

Kemungkinan yang pertama adalah, infeksi virus SARS-CoV-2 berpotensi menyebabkan inflamasi atau peradangan pada otak.

Beberapa pasien COVID-19 dilaporkan menderita ensefalitis atau radang otak, yang menyebabkan gejala-gejala seperti kebingungan dan penglihatan ganda. Dalam kasus yang lebih serius, ensefalitis akibat COVID-19 juga bisa menyebabkan gangguan penglihatan, bicara, serta mendengar. Ini tentu berdampak pada kemampuan kognitif pasien.

Advertisement

Kendati demikian, belum diketahui secara pasti bagaimana infeksi COVID-19 bisa memicu peradangan pada otak. Muncul dugaan bahwa peradangan tersebut disebabkan oleh antibodi tubuh yang berbalik menyerang tubuh sendiri.

Antibodi dihasilkan tubuh ketika terkena infeksi, termasuk COVID-19. Jika antibodi terlalu aktif, ia akan menyerang sel-sel di dalam tubuh sendiri dan mengakibatkan inflamasi.

Nah, beberapa pasien COVID-19 memiliki antibodi di cairan serebrospinalnya. Cairan serebrospinal adalah cairan yang mengalir pada otak dan saraf tulang belakang.

Ada pula dugaan kuat bahwa infeksi COVID-19 memengaruhi kemampuan memecahkan masalah serta mengingat, serupa dengan gejala-gejala pasien penyakit Alzheimer. Hal tersebut diungkapkan lewat sebuah studi dari jurnal Nature. Studi tersebut meneliti jaringan otak pada 8 pasien yang meninggal karena COVID-19.

Advertisement

Hasilnya, terjadi inflamasi atau peradangan parah serta perubahan molekul pada korteks serebral, yaitu bagian otak yang berperan dalam pemecahan masalah dan daya ingat manusia.

2. Kekurangan oksigen berpengaruh pada otak

Ada kemungkinan pula bahwa kerusakan otak yang terjadi dipicu oleh kekurangan oksigen akibat gangguan pernapasan serta kerusakan paru-paru ketika terinfeksi COVID-19.

Turunnya kadar oksigen dalam tubuh atau hipoksia termasuk salah satu gejala berat COVID-19 yang umum terjadi. Infeksi yang parah mengakibatkan paru-paru tidak mampu menyebarkan oksigen ke dalam darah dengan baik. Padahal, oksigen diperlukan seluruh organ tubuh agar tetap berfungsi secara normal, termasuk otak.

Kurangnya asupan oksigen bisa memicu penurunan fungsi otak sehingga mungkin bisa berdampak pada tingkat kecerdasan penyintas COVID-19.

Advertisement

Walaupun sudah ada banyak studi yang menunjukkan adanya pengaruh COVID-19 terhadap fungsi otak, masih belum diketahui secara jelas apa penyebab dan cara virus dalam merusak otak.

Bila Anda mengalami salah satu dari beberapa efek long COVID-19, termasuk penurunan kemampuan kognitif, cobalah untuk tetap menerapkan gaya hidup sehat seusai sembuh. Anda bisa melakukannya dengan olahraga rutin, konsumsi makanan bergizi, serta mengelola stres dengan baik.

(Hello Sehat)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banten12 jam ago

80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten

Pemerintahan12 jam ago

Pascaledakan Ruko Pasar Cimanggis, PIlar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Pedagang

Pemerintahan2 hari ago

Pilar Saga Ichsan Resmikan Pos Gizi di Lengkong Gudang, Tangsel Perkuat Pencegahan Stunting

Pemerintahan2 hari ago

Aspal Jalan Rawa Buntu Dikupas, Dinas SDABMBK Tangsel Tangani Dua Titik Beton Rusak

Nasional3 hari ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport3 hari ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport3 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport4 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport4 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport4 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport4 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport4 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional6 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional6 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional6 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport1 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport3 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Sport2 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Pemerintahan3 minggu ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Nasional3 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Sport1 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Nasional3 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport2 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Pemerintahan3 minggu ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Sport3 minggu ago

FAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh

Pemerintahan3 minggu ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Tangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan3 minggu ago

Tangsel One Tambah Fitur Baru, Warga Tangsel Bisa Cari Loker hingga Cek Harga Pasar

Sport1 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Tangerang Selatan3 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan3 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Otomotif3 minggu ago

iCAR V27, SUV Listrik Bergaya Offroad untuk Perjalanan Kota dan Luar Kota

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Pemerintahan3 minggu ago

Ular Sanca Masuk Permukiman Warga di Rempoa, Damkar Tangsel Lakukan Evakuasi

Populer