Bisnis
Beradaptasi dengan Perubahan, PT Krakatau Sarana Properti Usung Corporate Culture JUARA

Menghadapi tantangan di masa pandemi dan era digitalisasi yang modern, PT Krakatau Sarana Properti (KSP) memutuskan untuk beradaptasi. Oleh karena itu, Direktur Utama PT Krakatau Sarana Properti Ridi Djajakusuma mengajak seluruh komponen karyawan di lingkungan KSP untuk bisa beradaptasi dengan perubahan perusahaan melalui corporate culture atau budaya perusahaan yang baru.
Hal itu disampaikan Ridi dalam pembukaan Rapat Kerja Rencana Anggaran Perusahaan (RKAP) PT Krakatau Krakatau Sarana Properti (KSP) 2022, yang mengambil tema “Corporate Transformation Through New Corporate Culture”, pada Maret ini (27/3), di Hotel Phoenix, Yogyakarta.
“Saya berikan apresiasi kepada seluruh manajemen yang hadir di RKAP pagi ini atas hasil pencapaian kinerja sejauh ini. Mari kita bawa KSP JUARA. KSP harus menjadi perusahaan properti nasional terkemuka dengan menyediakan properti industri, komersial, hunian, dan infrastruktur, termasuk memberikan solusi bagi investor, pelanggan, serta pihak-pihak terkait lainnya,” paparnya.
Untuk itu, lanjutnya, Tata Nilai baru KSP, yaitu JUARA yang merupakan singkatan dari Jujur, Unggul, Akuntabel, Responsif, Amanah. “Agar semuanya tercapai, KSP harus menjadi the winning team dan bisa mensinkronisasikan setiap lini usaha kita dengan baik,” yakin Ridi.
Lebih jauh ia menegaskan, “Sebagai anak usaha baru dari sub holding infrastruktur dari Krakatau Steel yang dibentuk setahun lalu (sebelumnya bernama KIEC), belum tentu saya bisa membawa KSP sama seperti KIEC. Sebab fotocopy pada umumnya tidak pernah bagus dari pada aslinya. Tapi saya ingin adanya revolusi yang positif di perusahaan KSP melalui adanya perubahan. Membuat perubahan itu sudah pasti tidak nyaman. Jika dalam setiap unit bisnis KSP kita punya ide dan ide itu bagus, just do it untuk dilaksanakan. Saya percaya bahwa proses nantinya tidak akan menghianati hasil,” ia meyakini.
Dalam laporan keuangan, KSP diproyeksikan akan mendapatkan laba bersih senilai Rp 77 miliar dalam waktu setahun ke depan melalui Indusrial estate, persewaan lahan, penjualan lahan pergudangan, hotel, sport center, water world, serta pendapatan lainnya.
(rls/MC)
Sport2 minggu agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport2 minggu agoTiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID
Sport2 minggu agoJadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 minggu agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM
Sport2 minggu agoDaftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026
Sport2 minggu agoJadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga


































