Connect with us

Lifestyle

Berbagai Obat Gastritis Medis Maupun Alami yang Ampuh

Gastritis, yang dikenal juga oleh awam dengan istilah radang lambung, dapat menyebabkan gejala tidak mengenakkan di perut. Gastritis bisa membuat perut sakit, terasa kembung, bahkan membuat feses Anda berdarah dan berwarna kehitaman. Jika berbagai gejala ini sudah Anda rasakan, obat apa yang baik dan ampuh untuk mengatasi gastritis?

Obat dari dokter untuk mengatasi gastritis 

Obat umumnya akan diberikan dokter tergantung pada penyebab gastritis Anda. Peradangan lambung dapat terjadi akibat infeksi pada saluran cerna, konsumsi obat antinyeri yang terlalu sering, minum alkohol berlebihan, dan juga merokok.

Nah berdasarkan penyebabnya, obat yang digunakan untuk mengobati gastritis dapat meliputi:

Advertisement

1. Obat antibiotik 

Dokter akan meresepkan obat antibiotik jika gastritis Anda disebabkan infeksi bakteri H. pylori.

Antibiotik yang diresepkan dapat berupa satu jenis obat saja, atau kombinasi dari beberapa antibiotik berbeda. Namun, umumnya Anda akan diresepkan obat clarithromycin dan amoxicillin. Kombinasi dua obat ini dapat mematikan bakteri H. pylori yang ada di lambung.

Pastikan untuk menghabiskan dosis obat antibiotik sesuai dengan anjuran dokter. Jangan minum obat antibiotik lebih cepat atau lebih lama dari yang diresepkan. Hal ini dapat menimbulkan risiko bakteri kebal obat sehingga penyakit Anda lebih lama sembuh.

2. Pompa penghambat proton (proton pump inhibitor)

Pompa penghambat proton atau disingkat obat PPI dapat mengatasi gastritis dengan cara mengurangi produksi asam di lambung. PPI juga dapat mengobati tukak lambung yang disebabkan oleh penggunaan obat NSAID berlebihan.

Advertisement

Contoh obat PPI yang biasa diresepkan oleh dokter untuk gejala gastritis adalah omeprazole, lansoprazole, dan esomeprazole.

Kadang, salah satu jenis obat PPI juga dapat dikombinasikan dengan amoxicillin dan clarithromycin sebagai cara mengobati infeksi bakteri H. pylori. Kombinasi tiga obat ini terbukti 80% bekerja lebih efektif ketimbang dua kombinasi obat saja.

Namun, obat PPI tidak boleh digunakan berlarut dalam jangka panjang. Penggunaan jangka panjang dengan dosis tinggi dapat menyebabkan peningkatan risiko patah tulang belakang, pinggul, dan pergelangan tangan. 

Selain itu, obat gastritis ini diduga dapat menyebabkan peningkatan risiko gagal ginjal. Tanyakan kepada dokter aturan dosis, cara pakai, dan seberapa lama harus minum obat ini. 

Advertisement

3. Histamine H2-blocker

Obat histamine blocker bekerja mengatasi gejala gastritis dengan menekan produksi asam yang dilepaskan ke lambung Anda. Efek ini pada akhirnya akan mengurangi rasa sakit perut akibat gastritis dan mempercepat penyembuhan radang. 

Umumnya dokter akan meresepkan obat seperti ranitidine, famotidine, dan cimetidine. 

4. Antasida 

Obat antasida berfungsi menetralkan asam lambung yang dapat memperparah gejala gastritis. Selain menetralkan asam lambung, obat gastritis ini juga cepat meredakan rasa sakit di perut.

Dokter mungkin akan memberikan Anda kombinasi obat antasida dengan obat antibiotik atau obat lainnya. 

Advertisement

Obat antasida dapat menyebabkan efek samping sembelit atau diare, tergantung pada bahan utamanya. Maka konsultasi dulu dengan dokter mengenai dosis dan jenis obat antasida terbaik untuk Anda guna menghindari risikonya.

Tips mengobati gejala gastritis di rumah

Di samping minum obat gastritis, dokter mungkin juga menganjurkan Anda untuk mencoba berbagai perawatan di rumah untuk mengatasi dan mencegah gejalanya datang lagi.

Berikut adalah beberapa pilihan perawatan alami yang bisa membantu mengatasi peradangan lambung:

1. Makan makanan yang “ramah” lambung

Gejala gastritis umumnya muncul ketika lapisan dalam lambung meradang. Peradangannya itu sendiri dapat disebabkan oleh apa yang kita makan sehari-hari.

Advertisement

Makanan pemicu gastritis pada setiap orang mungkin berbeda. Maka, perhatikan lagi apa yang Anda makan selama masih minum obat gastritis dari dokter.

Anda bisa tanyakan ke dokter apa makanan apa yang harus Anda hindari saat terserang gastritis. Namun, umumnya makanan berikut ini harus dihindari selama perut masih meradang dan setelah sembuh dari gejalanya:

  • Makanan olahan dan yang diawetkan
  • Makanan dengan kandungan gluten tinggi (mie, roti, dan pasta)
  • Makanan yang bersifat asam, seperti jeruk, lemon, dan yang mengandung cuka
  • Makanan pedas dan berlemak
  • Makanan dan minuman yang mengandung tinggi gula (makanan dan minuman kemasan)

Pilihlah makanan yang tidak akan mengiritasi lambung Anda. Menurut penelitian dalam jurnal Przeglad Gastroenterologiczny tahun 2016, brokoli dan blueberry segar dapat menjadi obat gastritis alami yang membantu mengurangi peradangan pada lambung.

2. Minum air bawang putih

Bakteri H. pylori penyebab gastritis sebenarnya hidup alami dalam lambung manusia dan tidak menyebabkan masalah. Bakteri ini barulah menyebabkan infeksi ketika berkembang biak di luar batas.

Jika gastritis Anda disebabkan oleh bakteri ini, Anda dapat coba mengonsumsi bawang putih. Bawang putih dipercaya ampuh sebagai obat alami untuk membantu membunuh bakteri H. pylori.

Advertisement

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, Anda cukup menggerus (uleg) bawang putih mentah dan larutkan dalam segelas air hangat. Saring dan minum ekstraknya.  

Anda juga bisa mengonsumi duplemen ekstrak bawang putih yang dijual di apotek jika cara di atas terlalu “ekstrem” buat Anda. Namun, sebaiknya tetapkonsultasi ke dokter dulu sebelum minum obat herbal apa pun. 

3. Minum suplemen probiotik 

Probiotik adalah jenis bakteri baik yang dapat membantu kesehatan sistem pencernaan kita. 

Bakteri baik ini dipercaya dapat membantu mempercepat penyembuhan radang lambung dengan melawan bakteri H. pylori yang menyebabkan gastritis.

Advertisement

Selain dari suplemen, Anda juga bisa mengonsumsi makanan fermentasi yang mengandung probiotik seperti kimchi, tempe, yogurt, kefir.

4. Minum teh hijau dan madu manuka

Sebuah penelitian dalam jurnal Diagnostic Microbiology and Infectious Disease tahun 2015 menunjukkan teh hijau atau hitam dapat menjadi obat gastritis alami yang disebabkan infeksi bakteri.

Studi tersebut melaporkan rutin minum teh hijau atau teh hitam setidaknya seminggu sekali dapat mengurangi jumlah bakteri H. pylori di saluran pencernaan.

Jika ingin pakai pemanis, coba tukar gula pasir dengan madu manuka asli. Madu manuka mengandung sifat antibakteri yang membantu melawan infeksi penyebab gastritis.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Pemerintahan2 jam ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional4 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport7 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport9 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis10 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis10 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis10 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis10 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis10 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis10 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis11 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis11 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis11 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis11 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis11 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis11 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan11 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional11 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer