Lifestyle
Bolehkah Ibu Hamil Menghirup Bau Belerang Atau Memakai Produknya?

Selama masa kehamilan, biasanya banyak aturan yang menganjurkan Anda untuk menghindari hal ini dan itu. Tujuannya tentu untuk menjaga agar kondisi Anda dan calon bayi di dalam kandungan senantiasa sehat dan prima. Salah satu yang mungkin sering dipertanyakan selama kehamilan yakni terkait unsur belerang (sulfur). Sebenarnya, amankah kalau ibu hamil menghirup belerang atau menggunakan produk kecantikan dari belerang?
Bolehkah ibu hamil menghirup bau belerang?

Sadar atau tidak, setiap harinya ibu hamil tidak luput dari risiko “bersentuhan” atau terpapar dengan senyawa kimia. Baik itu senyawa kimia alami dari lingkungan, maupun bahan kimia yang biasanya terkandung dalam produk pembersih rumah. Belerang, misalnya.
Belerang adalah unsur yang terdapat di alam, khususnya di tanah, tumbuhan, dan air. Berkat manfaatnya, belerang kerap diolah sebagai bahan dasar untuk produk perawatan kulit serta rambut. Belerang memiliki aroma khas yang membuatnya mudah sekali dikenali.
Selayaknya zat kimia pada umumnya, paparan belerang bisa terjadi dalam berbagai cara. Mulai dari terhirup langsung, termakan bersama makanan atau minuman, atau terserap melalui kulit. Lumrah adanya jika para ibu hamil khawatir paparan dari belerang, termasuk menghirup, berpengaruh terhadap kondisi kandungan.
Kabar baiknya, paparan zat kimia apa pun sebenarnya tidak membawa risiko buruk bagi kesehatan Anda dan bayi, selama jumlahnya sedikit. Melansir dari laman National Pesticide Information Center, efek toksisitas atau racun dari belerang terbilang rendah bagi manusia.
Hanya saja, perlu diperhatikan. Terlalu banyak menghirup atau mendapat paparan belerang tentu bisa menimbulkan sejumlah masalah kesehatan, tak terkecuali bagi ibu hamil. Menghirup belerang terlalu banyak dapat menyebabkan Anda mengalami iritasi pada saluran pernapasan, kulit, mata, batuk, hingga diare.
Bahkan ketika terbakar, belerang bisa berubah bentuk menjadi gas sulfur dioksida. Jika manusia khususnya ibu hamil menghirup zat tersebut, bisa mengakibatkan batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, dan iritasi mata.
Bagaimana jika ibu hamil pakai produk kecantikan dari belerang?


Di samping keamanan ibu hamil ketika menghirup bau belerang, penggunaan produk belerang juga kerap menjadi pertanyaan besar. Belerang saat ini banyak ditemukan di dalam berbagai produk kecantikan. Salah satu yang cukup terkenal yakni obat jerawat dengan kandungan belerang, misalnya obat sulfur topical.
Produk tersebut merupakan satu dari sekian banyak macam obat jerawat yang mengandung belerang. Sulfur topical adalah obat luar berbentuk lotion, yang digunakan dengan cara dioleskan langsung pada bagian kulit yang berjerawat.
Namun menurut Drugs, penggunana obat sulfur topikal untuk ibu hamil belum secara resmi diizinkan oleh Foods and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat. FDA merupakan badan khusus yang menangani obat dan makanan setara dengan BPOM di Indonesia.
Meski begitu, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh International Journal of Women’s Dermantology, mengungkapkan hasil yang sebaliknya. Pada ibu hamil di usia kehamilan 28 minggu dengan kondisi jerawat cukup parah, diberikan obat metronidazol oral (minum) sebanyak 250 miligram (mg).
Selain obat tersebut, lotion topikal sulfur atau belerang juga turut diberikan sebagai pengobatan tambahan. Menariknya, memasuki usia kehamilan ke-34 minggu, kondisi jerawat pada ibu hamil tersebut terlihat membaik.
Hal tersebut tampak dari jumlah jerawat yang semakin berkurang, disertai dengan ukuran peradangan jerawat yang semakin kecil.
Kesimpulannya, penelitian tersebut menunjukkan hasil yang tidak mengkhawatirkan, sama seperti halnya ketika ibu hamil menghirup belerang dalam jumlah sedikit. Para peneliti tidak menemukan dampak buruk pada ibu dan bayi terkait dengan pengobatan menggunakan kandungan belerang selama kehamilan.
Berbeda dengan keamanan menghirup belerang oleh ibu hamil dalam jumlah sedikit, keamanan penggunaan produk kecantikan dengan kandungan belerang belum dapat dipastikan sepenuhnya.
Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter
Agar mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai keamanan jika ibu hamil menghirup belerang maupun menggunakan produknya, sebaiknya tanyakan pada dokter.
Sebelum menggunakan berbagai produk saat hamil, tidak ada salahnya untuk bertanya dulu dengan dokter mengenai keamanannya. Dokter dapat memberikan rekomendasi produk terbaik sesuai kondisi Anda, tanpa harus membahayakan bayi di dalam kandungan.
Sebagai gantinya, sebenarnya ada berbagai perawatan kulit yang biasanya aman digunakan selama kehamilan. Jika Anda memerlukan antibiotik untuk jerawat Anda, produk yang aman yaitu kandungan erythromycin (Erygel) dan clindamycin (Cleocin T, Clindagel). Namun lagi-lagi Anda tetap harus konsultasi ke dokter Anda untuk produk yang aman Anda gunakan selama kehamilan.
Kabartangsel.com
Jabodetabek4 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Jabodetabek4 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Kabupaten Tangerang4 minggu agoIntan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Kabupaten Tangerang Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Pemerintahan4 minggu agoPRA SPMB 2026 Dibuka, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota SMP Negeri




























