Dokter spesialis paru Faisal Yunus: “virus corona belum ada obatnya. tergantung daya tahan tubuh, tidak makan bawang putih pun bisa sembuh”.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
KATEGORI: Konten yang Menyesatkan.
SUMBER

Pesan berantai WhatsApp.
======
NARASI
“Ini bawang putih yg besar ambil 8 biji, dikupas kulitnya ditaruh mangkok di tuang 7 gelas air mendidih selama 3 menit setelah itu di minum langsung 2 gelas ,ternyata pasien yg kena Virus Corona sembuh di hari kedua/setelah malam minum air bawang putih ini!!!!!”.
======
PENJELASAN
(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang Menyesatkan
Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu”.
* SUMBER membagikan informasi dan atau klaim yang tidak jelas validitasnya, per post ini disusun BELUM ADA obat untuk Virus Corona.

(2) Liputan6.com: “Belum Ada Obat untuk Infeksi Virus Corona
Dokter spesialis paru Faisal Yunus, virus corona yang saat ini menyebar di dunia belum ada obatnya. Dia mengatakan, infeksi virus tergantung dari daya tahan tubuh seseorang.
“Bila daya tahan baik, bisa sembuh sendiri,” kata Faisal ketika dihubungi lewat pesan teks oleh Health Liputan6.com pada Senin (27/1/2020).
“Maka bila ada yang sembuh makan bawang putih, sembuhnya ini kemungkinan memang sembuh sendiri. Jadi bila tidak makan bawang putih pun dia bisa sembuh,” ujarnya.
Selain itu, Faisal mengatakan bahwa penyembuhan setiap pasien yang sudah terkena pneumonia pun juga berbeda-beda. Hal itu tergantung dari daya tahan pasien serta virus itu sendiri.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan dr. Wiendra Waworuntu dalam konferensi persnya pada Rabu pekan lalu mengatakan, belum ada vaksin maupun obat untuk virus corona strain baru ini.
“Novel coronavirus belum ada. Jadi yang diobati adalah gejalanya bukan langsung kepada penyebabnya,” kata Wiendra di gedung Kemenkes, Jakarta.”
Selengkapnya di http://bit.ly/38Lnb9g / http://archive.md/EK2x8 (arsip cadangan).
======
REFERENSI
* CDC: “Pengobatan
Tidak ada pengobatan antivirus khusus yang direkomendasikan untuk infeksi 2019-nCoV. Orang yang terinfeksi 2019-nCoV harus menerima perawatan suportif untuk membantu meringankan gejala. Untuk kasus yang parah, perawatan harus mencakup perawatan untuk mendukung fungsi organ vital.”
Google Translate, selengkapnya di http://bit.ly/38FrzX8 / http://archive.md/YSkPF.
Banten2 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Sport6 hari agoTiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID
Sport6 hari agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport6 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM
Sport6 hari agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport6 hari agoJadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026
Sport6 hari agoJadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga
Sport6 hari agoDaftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026





