Bukan di Natuna, Kepulauan Riau. Faktanya foto pangkalan militer Tiongkok itu terletak di Kepulauan Spratly yang berjarak sekitar 1.120 kilometer dari Natuna berdasarkan hitungan Google Map.
.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
Kategori : Konten yang Salah
Akun Farida Lukmana (fb.com/farida.lukmana.3) mengunggah sebuah gambar di grup #2019 KAMI TETAP PRABOWO-SANDI (KAMI TETAP OPOSISI) (fb.com/groups/405791580162282) dengan narasi :
“Pantas aja China berani memasuki wilayah kedaulatan rakyat Indonesia Krn pulau NKRI kita Uda di kuasai China dan pemimpin kepala negara aja GK bisa tegas Krn Uda ada pangkalan militer China membangun pangkalan militer di wilayah NKRI Krn China Uda kasih banyak pinjaman ke kepala pemerintahan nya jadi gtu satu persatu pulau di caplok”
Di gambar yang unggah, terdapat narasi :
“Ternyata China Telah Membangun Persenjataan Militer Di Natuna, Dengan Senjata Mengerikan..”
Sumber : https://perma.cc/VF7M-ZYF7 (Arsip) – Sudah dibagikan 24 kali saat tangkapan layar diambil.
=============================================
PENJELASAN
Dari penelusuran tim Cek Fakta Medcom.id, klaim bahwa Tiongkok telah membangun pangkalan militer dengan dilengkapi persenjataan mengerikan di Natuna, Kepulauan Riau, adalah salah. Faktanya foto tersebut memang benar pangkalan militer Tiongkok namun lokasinya di Kepulauan Spratly, salah satu gugusan pulau di Laut Tiongkok Selatan.
Foto itu direkam pada 9 Maret 2017 melalui citra satelit dan dirilis oleh Asia Martitim Transparency Initiative (AMTI). Lembaga kajian pakar ini bagian dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) di Washington DC, AS.
Hal itu seperti dilansir Kompas.com dengan judul “Pangkalan Militer China di Laut China Selatan Siap Digunakan” pada 29 Maret 2017. Dalam artikel itu disebutkan Tiongkok memiliki tiga pangkalan militer berskala besar yang telah selesai dibangun di Laut Tiongkok Selatan. Terdiri dari pangkalan angkatan laut, udara, radar, dan fasilitas pertahanan rudal.
Kemudian Tiongkok juga telah memasang rudal HQ-9. Selain itu, Tiongkok juga telah membangun hanggar untuk 72 pesawat tempur dan beberapa peluncur bom yang lebih besar.
“Beijing sekarang dapat menggeser aset-aset militernya, termasuk pesawat tempur, dan peluncur-peluncur dual bergerak, ke Kepulauan Spratly kapan saja,” kata AMTI.
Merujuk Google Map, jarak Kepulauan Spratly ke Natuna, Kepulauan Riau adalah 1.120 kilometer. Atau hampir setara dengan jarak Jakarta-Bali (1.155 kilometer) via Jalan Raya Pantura.
REFERENSI
https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/RkjzJy6k-tiongkok-telah-membangun-pangkalan-militer-dengan-persenjataan-mengerikan
https://internasional.kompas.com/read/2017/03/29/09261221/pangkalan.militer.china.di.laut.china.selatan.siap.digunakan?page=all
Nasional7 hari agoMenaker Yassierli Tekankan Pentingnya Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta
Sport7 hari agoPersija Jakarta Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta 1-1 di Gianyar
Sport7 hari agoPrediksi Persita Tangerang vs Bali United: Misi Bangkit Pendekar Cisadane, Serdadu Tridatu Tetap Percaya Diri
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Pemerintahan6 hari agoLakukan Penanganan Terpadu, Pilar Saga Ichsan Turun Langsung Tinjau Genangan di Jalan Puspiptek
Nasional4 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis4 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD













