Foto korban infeksi yang disebabkan oleh bakteri pemakan daging (Necrotizing Fasciitis), BUKAN karena hal lain.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
KATEGORI
Konten yang Salah.
SUMBER
http://archive.md/bPbzm (arsip cadangan), situs “KABAR MUSLIM” (kabarmus-lim.blogspot.com).
======
NARASI
“Dengan tatapan dingin, wanita muda itu menunjukkan sebuah buku bersampul biru, berukuran lebih besar dari buku saku. Rupanya itu adalah Al-Qur’an. Berlatar bendera Slovakia di dalam kawasan”
Selengkapnya di tautan di bagian SUMBER.
======
PENJELASAN
(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang Salah
Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”.
* SUMBER membagikan foto Dana Sedgewick dari Sheffield (Inggris) yang terinfeksi bakteri pemakan daging (Necrotizing Fasciitis), peristiwa pada tahun 2017.
* SUMBER menarasikan hal yang tidak berkaitan dengan fakta dari foto yang dibagikan sehingga menimbulkan kesimpulan yang salah.

(2) Salah satu situs yang memuat foto, kibris724.com: “Aynı gün kızı Megan, annesini bacakları kanlı döküntüler içinde yatarken buldu. Acilen doktora kaldırılan kadın hastanede bayıldı. Ambulansla başka bir hastaneye sev edildikten sonra nekrotizan fasiit teşhisi konuldu. Et yiyen bakteri, kasığındaki küçük kesikten kaynaklanıyordu.”
Selengkapnya di “GENİTAL BÖLGE TIRAŞI ÖLDÜRÜYORDU!” http://bit.ly/39SjfnH / http://archive.md/zfRKy (arsip cadangan).
======
REFERENSI
(1) Cosmopolitan: “Dana Sedgewick dari Sheffield membeli pisau cukur baru sebelum mencukur garis bikini, yang katanya teratur teratur. “Jadi saya punya trim cepat dengan pisau cukur baru,” Dana mengatakan kepada Hotspot Media.”
Google Translate, selengkapnya di “Wanita ini mengembangkan infeksi pemakan daging dari pisau cukurnya setelah mencukur garis bikini” http://bit.ly/2SXT9IT / http://archive.md/06ZYV (arsip cadangan).
(2) Beberapa artikel medis yang berkaitan,
* WebMD: “Necrotizing fasciitis adalah infeksi langka yang sering digambarkan dalam laporan media sebagai kondisi yang melibatkan “bakteri pemakan daging.” Ini bisa berakibat fatal jika tidak segera diobati.”
Google Translate, selengkapnya di “Necrotizing Fasciitis (Bakteri Pemakan Daging)” http://bit.ly/2SDjgWH / http://archive.md/gKU9k (arsip cadangan).
–
* CDC: “Necrotizing fasciitis (NECK-re-tie-zing FASH-ei-tis) adalah infeksi bakteri langka yang menyebar dengan cepat di dalam tubuh dan dapat menyebabkan kematian. Diagnosis yang akurat, perawatan antibiotik yang cepat, dan pembedahan yang cepat penting untuk menghentikan infeksi ini. Temui dokter segera jika kulit Anda menjadi merah, hangat, bengkak, atau sangat sakit segera setelah cedera atau operasi.”
Google Translate, selengkapnya di “Necrotizing Fasciitis: Semua yang Harus Anda Ketahui” http://bit.ly/2SQ7vuI / http://archive.md/n3yeb (arsip cadangan).
Sport7 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional7 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Nasional7 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis6 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas6 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional6 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport6 hari agoShin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Kepala Persija Jakarta untuk Musim 2026/2027
Pendidikan5 hari agoCreative Portfolio Showcase 2026, Terobosan SMK Budi Luhur dalam Penilaian Kompetensi Siswa












