Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia).
Foto peta Jakarta tersebut adalah salah, peta persebaran COVID-19 Jakarta dari website resmi covid19.go.id saat ini di wilayah Jakarta berwarna merah dan oranye.
= = = = =
KATEGORI: Konten yang Menyesatkan/Misleading Content
= = = = =
SUMBER: Facebook
https://archive.vn/c9leU
Twittter
https://archive.vn/zX1WD
= = = = =
NARASI:
“Peta Jakarta. Ayolah teman2 semua, ini saatnya semedi, mojok di ruangan kita sendiri2, istighfar memohon ampun padaNya, berdoa memohon pertolonganNya, sambil berusaha mencegah penularan. 💞💞💞💞💞. Oh ya, yg wilayah2 lain juga harus super hati2 ya, Jakarta ketahuan kayak gitu salah satu penjelasnya adalah tingginya angka test PCR yg dilakukan.”
= = = = =
PENJELASAN:
Beredar postingan dari akun Facebook Siti Nurul Qomariyah memposting foto peta persebaran COVID-19 di Jakarta yang berwarna merah dan hitam. Postingan ini telah disebarkan kembali sekitar 7 kali dan disukai sebanyak 44 kali.
Menurut covid19.go.id, peta persebaran kasus positif aktif COVID-19 di sebagian wilayah Jakarta saat ini berwarna merah dan kuning, bukan warna merah dan hitam. Update terakhir dari tanggal 13 September 2020 dengan 4 warna zona yang digunakan yaitu warna hijau, kuning, oranye, dan hijau. Warna hijau menandakan zona yang tidak terdampak dan tidak ada kasus COVID-19, warna kuning untuk resiko rendah, warna oranye untuk resiko sedang, dan warna merah untuk resiko tinggi. Tidak ada penggunaan dan arti dari zona hitam
Pada peta persebaran tersebut dijelaskan bahwa daerah Jakarta dengan zona oranye adalah Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, dan Jakarta Pusat. Daerah Jakarta dengan zona merah adalah Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Fifiy Mulyani sebagai Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI Jakarta menjelaskan bahwa foto tersebut adalah hoaks dan tidak ada istilah zona hitam untuk menggolongkan wilayah penyebaran COVID-19.
Melihat dari penjelasan tersebut, foto peta persebaran COVID-19 di Jakarta yang berwarna merah dan hitam tidak benar dan termasuk dalam Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
= = = = =
REFERENSI:
https://megapolitan.kompas.com/read/2020/09/10/20433361/hoaks-sejumlah-kelurahan-di-jakarta-disebut-masuk-zona-hitam-covid-19
https://covid19.go.id/peta-risiko
[SALAH] Peta Kasus Covid DKI “DKI kembali Zona Merah, Bogor Zona Hitam”
https://www.kompas.com/tren/read/2020/06/05/190000065/infografik–pandemi-covid-19-arti-zona-merah-oranye-kuning-dan-hijau
Bisnis6 hari agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan6 hari agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan7 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan7 hari agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Cek Fakta6 hari agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD
Sport7 hari agoPersib Bandung dan Borneo FC Samarinda Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27
Sport7 hari agoMoto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Finish ke-8, Hakim Danish Amankan Podium ke-3
Sport7 hari agoVeda Ega Pratama Start Posisi 13 di Moto3 Italia 2026














