Debunk ini berisi bantahan terkait informasi yang beredar di media sosial yang menyebutkan bahwa mengkonsumsi buah saat perut kosong dapat menyembuhkan kanker menurut Dokter Stephen Mak dan Herbert Shelton. Faktanya, makan buah-buahan dalam kondisi perut kosong bermanfaat menyembuhkan kanker tidak terbukti (hoaks). Sedangkan dua orang yang diklaim sebagai Dokter faktanya bukanlah Dokter yang sesungguhnya.
======
[KATEGORI]: KONTEN YANG MENYESATKAN
======
[SUMBER]: MEDIA SOSIAL
======
[PENJELASAN]:
Beredar di media sosial facebook informasi kesehatan yang menyebut bahwa mengkonsumsi buah-buahan saat perut kosong dapat menyembuhkan kanker. Makan buah dalam kondisi perut kosong (sebelum makan) diklaim sebagai penyembuhan alami bagi tubuh terhadap penyakit.
Hal itu diperkuat dengan mencatut nama dua orang dokter yaitu Dr Stephen Mak dan Dr Herbert Shelton
Setelah ditelusuri, dilansir dari Sekoci Hoaxes informasi tersebut awalnya beredar melalui email yang muncul dari sebuah artikel lama di situs epicureanworld.com.sg yang ditulis pada tahun 1998 oleh Devagi Sanmugam, koki dan penulis kuliner yang tinggal di Singapura.
Artikel yang dirilis berjudul “We all think eating fruits means just buying fruits… “ menyebutkan bahwa buah-buahan harus dimakan pada kondisi perut kosong; tanpa menyebutkan nama Dr Stephen Mak ( namun menyebutkan nama Dr Herbert Shelton) dan tidak mengatakan menyembuhkan kanker juga tidak menyebutkan daftar buah-buahan – diet sehat yang disarankan selama 3 hari untuk membersihkan atau detoksifikasi tubuh Anda.
Kemudian dalam informasi tersebut terdapat dua nama dokter yang dicantumkan yaitu, Dr Stephen Mak dan Dr Herbert Shelton. setelah ditelusuri, didapatkan sebuah artikel yang diterbitkan pada February 2010 di situs Yellowstar Essentials Blog, artikel tersebut terlihat jelas menggabungkan cerita dari Devagi Sanmugam.
Artikel ini dinyatakan sebagai email yang diterima dari seorang teman karib (Dr. Stephen Mak) di BSF. Namun, kami tidak menemukan kutipan secara online yang kredibel tentang Dr. Stephen Mak.
Kemudian Nama Dr Herbert Shelton yang disebutkan dalam artikel yang ditulis Sanmugam dikatakan telah melakukan penelitian waktu yang tepat mengkonsumsi buah-buahan, sebagai rahasia kecantikan, umur panjang, energi, kebahagiaan dan berat badan ideal.
Namun, faktanya Herbert M Shelton bukan seorang dokter, ia merupakan seorang naturopath Amerika, advokat pengobatan alternatif, dan penulis. Ia pernah beberapa kali ditangkap dan dipenjara juga didenda atas beberapa tuduhan, seperti praktek kedokteran tanpa lisensi.
Kesimpulannya Klaim bahwa makan buah-buahan dalam kondisi perut kosong bermanfaat menyembuhkan kanker tidak terbukti (hoax). Cerita yang beredar berdasarkan gabungan artikel berbeda dengan dua nama, tidak ada keterangan siapa Dr Stephen Mak dan Herbert Shelton bukanlah seorang dokter.
======
REFERENSI:
https://www.hoaxes.id/2017/02/makan-buah-saat-perut-kosong-dapat-menyembuhkan-kanker-hoax.html
https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4740391/hoaks-makan-buah-saat-perut-kosong-tidak-menyembuhkan-kanker
https://www.kominfo.go.id/content/detail/21904/hoaks-makan-buah-saat-perut-kosong-menyembuhkan-kanker/0/laporan_isu_hoaks
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Tangerang4 minggu agoPN Tangerang Kabulkan Gugatan Developer atas Sengketa Lahan di Kadu Jaya Curug
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Sport4 minggu agoKalender Kompetisi Liga Indonesia 2026/2027
Nasional4 minggu agoMenteri Maman Abdurrahman dan Menkomdigi Meutya Hafid Kolaborasi Perkuat Pelindungan UMKM di Marketplace
Nasional4 minggu agoPerluas Akses Pendanaan Pengusaha Menengah, Wamen UMKM Helvi Moraza Luncurkan ACCES 2026




















