Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).
Informasi yang salah. Kementerian Luar Negeri Prancis menegaskan bahwa pemberian nomor identitas akan diwajibkan bagi seluruh anak di Prancis tanpa membedakan agama dan kepercayaannya.
= = = = =
KATEGORI: Konten yang Menyesatkan/Misleading Content
= = = = =
SUMBER: Twitter
https://archive.vn/oNfy1
= = = = =
NARASI:
(diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia)
““Peraturan yang baru akan mewajibkan anak-anak Muslim untuk memiliki nomor identitas khusus” yang akan digunakan oleh pemerintah untuk mengawasi aktivitas mereka dan kemungkinan untuk menghukum orangtua mereka.”
= = = = =
PENJELASAN:
Pengguna Twitter ZahraBilloo mengunggah sebuah informasi (20/11) yang menyatakan bahwa Prancis tengah menyusun sebuah peraturan baru yang mewajibkan anak-anak Muslim di Prancis untuk memiliki nomor identitas khusus. Dalam unggahan tersebut, juga disertakan sebuah tautan artikel berita dari situs BBC News.
Berdasarkan hasil penelusuran, pemerintah Prancis memang tengah menyusun peraturan baru yang bertujuan untuk mencegah radikalisasi Islam. Namun, peraturan tersebut tidak hanya ditujukan untuk umat Muslim Prancis saja. Pasal 20 dalam peraturan tersebut menetapkan bahwa seluruh anak di Prancis, tanpa membedakan agama dan kepercayaannya, wajib memiliki nomor identitas. Kementerian Luar Negeri Prancis juga menegaskan bahwa pemberian nomor identitas akan diwajibkan bagi seluruh anak di Prancis tanpa membedakan agama dan kepercayaannya.
Kepemilikan nomor identitas bagi anak-anak di Prancis sendiri bukan merupakan hal yang baru, sebab pemberian nomor identitas sudah dilakukan kepada anak-anak yang bersekolah di sekolah negeri. Tetapi, setelah peraturan baru disahkan, maka nomor identitas juga akan diberikan bagi anak-anak yang bersekolah di sekolah swasta. Lebih lanjut, artikel berita BBC News yang disertakan dalam unggahan tersebut juga tidak menyatakan bahwa pemberian nomor identitas akan diwajibkan bagi anak-anak Muslim saja.
Informasi dengan topik serupa juga pernah dimuat dalam situs Reuters dengan judul artikel ‘Fact check: France Has Proposed That All School Children Be Given ID Numbers, Not Just Muslim Kids’ dan mengategorikannya sebagai ‘misleading due to missing context’.
Dengan demikian, informasi yang diunggah oleh pengguna Twitter ZahraBilloo tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
= = = = =
REFERENSI:
https://www.reuters.com/article/uk-factcheck-french-id-idUSKBN2861NU
https://www.bbc.com/news/world-europe-55001167
Any so-called information pertaining to alleged intent to register children being schooled in France based on religion, belief or origin, is absolutely false.
— France Diplomacy🇫🇷 (@francediplo_EN) November 22, 2020
https://www.lecnef.org/articles/64799-projet-de-loi-confortant-les-principes-republicains
Sport2 minggu agoHasil Drawing League Cup 2026/2027
Sport2 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Sport2 minggu agoRanking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Sport7 hari agoHasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta
Sport7 hari agoHasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta
Sport2 minggu agoIndonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Sport2 minggu agoIndonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2
Sport2 minggu agoFIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2









