Cek Fakta
Cek Fakta: [SALAH] Video “Kejadian Tadi Pagi di Riau Ga Boleh Sholat Berjamaah”
![[SALAH] Video "Kejadian td pagi di riau ga boleh sholat berjamaah"](https://kabartangsel.com/wp-content/uploads/2021/07/1626791549_361_Cek-Fakta-SALAH-Video-Kejadian-td-pagi-di-riau-ga.png)
BUKAN peristiwa tadi pagi. FAKTANYA, terjadi pada tahun 2018 dan TIDAK berkaitan dengan sholat berjamaah. Kericuhan terjadi pada aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Kampar, dalam rangka protes mengenai pemenuhan hak tenaga Ruang Tunggu Kehamilan (RTK).
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
KATEGORI: Konten yang Salah.

SUMBER: Facebook, https://archive.md/ESfGY (arsip cadangan cetak PDF).
NARASI: “Kejadian td pagi di riau ga boleh sholat berjamaah sungguh biadab aparat itu membabi buta entah apa yg sdah merasuk di alam pikir anak2 PKI”
PENJELASAN
Berdasarkan 7 Jenis Mis dan Disinformasi oleh First Draft, termasuk “Konten yang Salah: Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah” [1].
SUMBER membagikan video peristiwa tahun 2018 dengan menambahkan narasi yang menghubungkan dengan sholat berjamaah berkaitan dengan hari ini adalah hari Idul Adha, sehingga menimbulkan kesimpulan KELIRU.
Verifikasi Video
Salah satu artikel dengan frame video yang identik, Okezone pada 17 Juli 2018: “Aksi kebrutalan anggota Satpol PP Kabupaten Kampar, Riau terekam kamera. Video tersebut beredar luas di media sosial hingga viral dan menuai banyak kecaman warganet. Mereka secara beringas memukuli demonstran yang sedang menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor bupati.” [2]
Referensi Lainnya yang Berkaitan
detikNews pada 18 Juli 2018: “Video anggota Satpol PP yang mendorong dan menendang pendemo di area kantor bupati jadi perbincangan. Terlihat aksi demo didominasi oleh ibu-ibu dan sejumlah pria. Anggota Satpol PP itu begitu emosi hingga terlibat baku dorong dengan pendemo.” [3]
detikNews pada 18 Juli 2018: “Kasatpol PP Kampar, Hambali membantah soal tudingan adanya tindakan kekerasan yang membuat dua orang pendemo jatuh pingsan. Walau dilaporkan ke polisi, pihak Satpol PP tidak membuat laporan balik.” [4]
REFERENSI
[1] firstdraftnews.org: “Memahami gangguan informasi”, https://bit.ly/3gvztci (Google Translate) / https://archive.st/pabo (arsip cadangan).
[2] okezone.com: “Viral Video Kebrutalan Satpol PP Kampar Bubarkan Demo Ibu-Ibu di Kantor Bupati”, https://bit.ly/3hOKOFa / https://archive.md/DtkFJ (arsip cadangan).
[3] news.detik.com: “Viral Video Satpol PP Dorong Brutal Pendemo, Ini Faktanya”, https://bit.ly/3zfxkbb / https://archive.md/oeQUd (arsip cadangan).
[4] news.detik.com: “Satpol PP Kampar Riau Bantah Pukul Pendemo”, https://bit.ly/3ix5oc2 / https://archive.md/WsFxh (arsip cadangan).
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Pemerintahan2 minggu agoKadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan
Nasional2 minggu agoMutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Sport2 minggu agoFAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh
Sport2 minggu agoTamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Nasional2 minggu agoPresiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya


































