Mesin yang terlihat dalam video adalah granulator plastik yang menghasilkan pelet plastik daur ulang, bukan beras plastik. Merupakan bahan baku setengah jadi untuk membuat kembali produk plastik. Alasan mengapa dibuat menjadi butiran adalah untuk memudahkan penyimpanan dan transportasi.
Selengkapnya dibagian penjelasan dan referensi.
========================================
[KATEGORI] Konten yang Menyesatkan
========================================
[NARASI]
*) Sereem iiiiih beras dari kantong plastik….penjahat bnget nieeh orng..
*) Ya allah beras plastik…
Jauhkanlah kita dari beras ini

========================================
[SUMBER] FACEBOOK
Akun Facebook Ida Idha https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=373854746282794&id=100009748153079
(Saat tangkapan layar sudah dibagikan 97.209 kali)
Akun Facebook Rini Cono https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=418061165754514&id=100026519024354
(Saat tangkapan layar sudah dibagikan 96.193 kali)
========================================
[PENJELASAN]
Baru-baru ini beredar kembali video yang diklaim sedang memproduksi beras plastik. Sebelumnya video tersebut telah diposting oleh akun facebook Ida Idha [https://www.facebook.com/ida.idha.92] https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=373854746282794&id=100009748153079 pada 13 November 2016 pukul 10:27. Dalam postingannya Ida menambah narasi “Sereem iiiiih beras dari kantong plastik….penjahat bnget nieeh orng..”. Postingan ini sudah dibagikan 97.209 kali.
Pada 1 Oktober 2019 akun Facebook Rini Cono [https://www.facebook.com/rini.cono] juga memposting video yang sama (https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=418061165754514&id=100026519024354) kali ini Rini menambahkan narasi “Ya allah beras plastik…Jauhkanlah kita dari beras ini” selanjutnya postingan ini sudah dibagikan sebanyak 96.193 kali.
Dikutip dari cek fakta yang dilakukan liputan6.com, situs berbahasa Mandarin sohu.com pada 8 Mei 2017 memberikan penjelasan terkait video yang viral, yang mirip dengan apa yang diunggah akun Facebook Ida Idha dan Rini Cono.
Dalam artilkel tersebut dijelaskan bahwa apa yang terpampang dalam video bukan menunjukkan proses produksi beras plastik.
Mesin yang terlihat dalam video adalah granulator plastik yang menghasilkan pelet plastik daur ulang.
“Butiran tersebut adalah bahan baku setengah jadi untuk membuat kembali produk plastik. Alasan mengapa dibuat menjadi butiran adalah untuk memudahkan penyimpanan dan transportasi,” demikian dimuat sohu.com.
Juga disebutkan dalam artikel bahwa harga pelet plastik itu lebih mahal dari beras.
KESIMPULAN:
Tidak benar dalam video yang diunggah tersebut merupakan pembuatan beras plastik. Melainkan proses pembuatan pelet plastik atau biji plastik untuk selanjutnya dijadikan bahan baku pembuatan produk plastik.
==========
REFERENSI:
Hukum4 hari agoPresiden Prabowo dan Seskab Teddy Disebut Jadi Target Penyadapan, Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap
Sport5 hari agoHasil Persib vs Isenmulang Kalteng FC 4-0, Luka Menalo Cetak Brace dan Pangeran Biru Raih Kemenangan Terbesar Musim Ini
Nasional4 hari agoQUTB GLOBAL Apresiasi Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli
Hukum4 hari agoSejumlah Jenderal Polisi Dikabarkan Ditangkap, Mabes Polri Angkat Bicara
Nasional4 hari agoKonferensi Pers Polri soal Isu Penyadapan Presiden dan Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal Polisi
Hukum4 hari agoKasus Penyadapan Presiden Prabowo, Bareskrim Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta dan Eko Hadi Jadi Tersangka
Sport3 hari agoHasil Melbourne Victory vs Persib 1-2: Remontada Dramatis Maung Bandung di ACL Two
Tips2 hari agoCara Mengetahui Harga Jual dan Beli Kurs Dollar di Money Changer













