Nasional
Cek Fakta: [SALAH] Warga madura potong tangan pelaku kecurangan yang mencoblos 100 surat suara pemilu 2019
![[SALAH] Warga madura potong tangan pelaku kecurangan yang mencoblos 100 surat suara pemilu 2019](https://kabartangsel.com/wp-content/uploads/2019/04/Screenshot_1704.png)
Melalui akun terverifikasi miliknya, Bidang Humas Polda Jatim menyatakan informasi tersebut tidak benar. Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut sudah diunggah sejak bulan Februari 2019. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
PERINGATAN : Video mengandung konten kekerasan, jangan dilihat jika anda termasuk golongan hematofobia
BACA sampai SELESAI dan sikapi dengan bijaksana
=======================================
Kategori : DISINFORMASI / Konten yang Salah
========================================
Beredar video di Youtube dan Whatsapp yang disertai narasi sebagai berikut :
“Warga madura potong tangan pelaku kecurangan yang mencoblos 100 surat suara pemilu 2019” serta “ini bukti QISHOS yg main coblos 100 surat suara dicoblos sendiri, masyarakat madura lalu memotong tangan pelaku”
Salah satu sumber video :
https://web.archive.org/web/20190424204021/https://www.youtube.com/watch?v=lJoq-OSuKD0 – Akun Arif Wardana ( youtube.com/channel/UC1TT-JFmZygddhmMmGSPLQA ) – Sudah ditonton 5256 kali saat tangkapan layar diambil.
===========================================
PENJELASAN
Melalui akun facebook dan instagram terverifikasi, Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur menyatakan bahwa informasi tersebut hoaks / tidak benar karena di Madura tidak ada kejadian seperti yang disebutkan di narasi video tersebut.
Dari hasil penelusuran, ditemukan sebuah video yang berisi kejadian yang sama, diunggah ke akun youtube Ridho Roma pada tanggal 16 Februari 2019 dengan judul “Korban carok madura..”
Di video yang durasinya 3 menit 58 detik ini, pria yang sama dengan pria yang ada di video sumber klaim tampak berusaha ditolong oleh beberapa wanita yang ada di dekatnya. Namun karena keterbatasan bahasa, saya tidak mendapat
keterangan yang jelas terkait apa yang terjadi pada pria ini.
Berdasarkan artikel di Wikipedia, Carok sendiri merupakan tradisi bertarung yang disebabkan karena alasan tertentu yang berhubungan dengan harga diri kemudian diikuti antar kelompok atau antar klan dengan menggunakan senjata (biasanya celurit). Kata carok sendiri berasal dari bahasa Madura yang berarti ‘bertarung atas nama kehormatan’.


REFERENSI :
https://www.instagram.com/humaspoldajatim/p/Bwnw293h5xI
https://www.facebook.com/HumasPoldaJawaTimur/photos/a.1558306514198970/2587607144602230/?type=3
https://www.youtube.com/watch?v=enTPKBW3L1M
https://id.wikipedia.org/wiki/Carok
https://platform.instagram.com/en_US/embeds.js
Copyright ©
Pemerintahan2 minggu agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
Pemerintahan2 minggu agoPemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
Sport2 minggu agoJadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC
Pemerintahan2 minggu agoHUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel
Serba-Serbi2 minggu agoApa Itu DESIL?
Pemerintahan2 minggu agoJelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan
Pemerintahan2 minggu agoKemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan









































