Pemerintahan
Dibantu Pemerintah Pusat, Tangsel Normalisasi Situ Sasak dan Kali Kedaung

Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus melanjutkan program mengembalikan fungsi lahan konservasi serta daerah resapan dan aliran air di sejumlah wilayah kecamatan. Program bantuan dari Pemerintah Pusat ini bertujuan untuk mengurangi terjadinya banjir yang kerap terjadi saat intensitas curah hujan terus meningkat.
“Untuk tahun ini, kami dibantu oleh Pemerintah Pusat melakukan berbagai penanganan terhadap Situ Sasak dan aliran menuju Situ Sasak,” kata Walikota Airin Rachmi Diany di Situ Sasak, Kecamatan Pamulang, Jum’at, 27 Juni 2014. Menurutnya, daerah aliran air yang muaranya menuju Situ Sasak sehingga perlu dinormalisasi adalah Kali Angke.
Didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangerang Selatan – Retno Prawati, Walikota Airin menjelaskan, pemanfaatan Situ Sasak oleh masyarakat sekitar mengakibatkan menyempitnya Kali Kedaung. Akibat adanya penyempitan kali rawan terjadi banjir di sejumlah kawasan, termasuk Perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI) di Kelurahan Pamulang Timur.
Selain pengerukan situ, Walikota Airin mengutarakan, akan segera dilakukan pelebaran Kali Kedaung. Saat ini kondisi eksisting Kali Kedaung lebarnya hanya enam meter persegi dengan panjang aliran 780 meter. Nantinya, daerah aliran air yang muaranya menuju Situ Sasak tersebut akan dilebarkan menjadi delapan meter persegi.
“Dengan dilakukan pelebaran kali oleh Pemerintah Pusat, maka Kami harapkan aliran air dari kawasan BPI tidak tersumbat. Dengan demikian banjir yang terjadi di kawasan itu semakin terkikis dan fungsi tandon termaksimalkan,” utaranya. Selain dua langkah itu, Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga bakal membuat trase baru di wilayah itu.
Fungsinya, tak lain untuk mengurangi terjadinya genangan air di sejumlah kawasan yang rawan banjir. “Meski belum 100 persen mampu menghilangkan banjir, tapi kami berharap upaya ini dapat meminimalisir banjir,” harap Walikota Airin. Berkaitan dengan adanya pemanfaatan situ sebagai lokasi pemancingan oleh masyarakat diakuinya hanya diperbolehkan hingga untuk saat ini.
Tetapi pada tahun depan, Pemerintah Daerah tentunya melakukan kerjasama dengan masyarakat terkait lokasi pemancingan. “Apakah nantinya akan dijadikan kawasan wisata pemancingan, nanti akan kita bahas. Yang pasti, masyarakat boleh memanfaatkan asal tidak mengganggu fungsi Situ,” tegasnya.
Selain itu kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke bantaran kali juga terus diingatkannya. Walikota Airin tambahkan, perilaku itu dapat memicu terjadi pendangkalan lahan konservasi. Ke depannya setelah normalisasi akan dibuat jaring di hulu agar sampah tidak ikut masuk ke Situ.
Di lokasi yang sama, Kepala Balai Besar Wilayah Ciliwung Cisadane (BBWSC) – Iskandar, menambahkan pengerukan Situ Sasak bakal dilakukan dalam waktu dua hingga tiga pekan. Teknik pengerjaan jangka menengah, pihaknya menargetkan mengembalikan 2/3 dari 31 hektar luas Situ ke fungsi awal sebagai kawasan konservasi.
“Hal yang sama juga berlaku untuk 8 Situ lain yang ada di Tangsel. Mudah-mudahan ke depan dengan koordinasi yang baik dengan Ibu Airin, penataan Situ akan terus dilakukan. Sehingga fungsinya kembali seperti semula,” jelasnya. (ris/kt)
Banten6 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional3 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional3 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional3 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf



































