Politik
Djaka Badranaya Siap Maju di Pilkada Tangsel
Jika tidak mendapatkan kendaraan politik untuk maju sebagai kandidat walikota Tangsel, maka Djaka Badranaya siap maju melalui jalur perseorangan

Sejumlah nama dipastikan akan meramaikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Salah satunya, Djaka Badranaya yang dikenal sebagai pengamat kebijakan publik sekaligus dosen Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Djaka mengaku jika dalam perjalanannya tidak mendapatkan kendaraan politik untuk maju sebagai kandidat walikota Tangsel, maka dirinya siap maju melalui jalur perseorangan.
“Pada dasarnya jalur yang diutamakan yaitu partai politik sebagai instrumen demokrasi. Tapi jika peta dan konstalasi lapangan partai politik (parpol) tidak tersedia, maka jalur independen akan menjadi jalur pilihan saya,” ujar Djaka Badranaya, Selasa, (2/9).
Kendati demikian Djaka mengatakan, jalur independen dinilai lebih berat tahapannya, karena harus menggalang dukungan dari pemilih dan dibuktikan dengan bukti dukungan sesuai aturan yang berlaku.
“Kalau tidak salah sampai sekitar 30 ribuan dukungan masyarakat dengan mengantongi foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Tangsel. Tapi jika dilakukan dengan benar, sebenarnya independen sudah mewakili modal suara awal yang signifikan,” paparnya.
Mengenai jalur independen, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badrusalam mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pilkada, kandidat dari jalur ini minimal mendapatkan dukungan sebanyak 15 persen dari jumlah penduduk Tangsel.
“Lima Belas Persen dari jumlah penduduk itu tersebar minimal lima puluh persen wilayah Kota Tangsel, sedangkan dukungan dalam bentuk foto copy harus masih berlaku,” terang Badrus.
Badrusalam menjelaskan, berdasarkan draft RUU Pilkada yang saat ini tengah dibahas di DPR, jumlah dukungan yang harus dimiliki jalur perorangan lebih tinggi, yakni lebih dari 20 persen.
Setelah bukti dukungan dalam bentuk foto copy KTP tersebut dikumpulkan calon, maka KPU akan melakukan ferivikasi faktual terhadap KTP tersebut dengan mendatangi langsung pemilik KTP.
“Nanti, pemilik KTP akan kita verifikasi, apakah benar memberikan dukungan terhadap calon tersebut, kalau memang tidak benar akan ada tahapan perbaikan selanjutnya,” tutupnya. (tp/kt)
Hukum3 hari agoPresiden Prabowo dan Seskab Teddy Disebut Jadi Target Penyadapan, Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap
Sport5 hari agoHasil Dewa United vs Persija 2-1, Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Jadi Alarm untuk Macan Kemayoran
Sport5 hari agoJadwal BRI Super League 2026/2027 Hari Ini, Minggu 1 November: PSIM vs Borneo FC, Persib vs Isenmulang FC, dan Garudayaksa FC vs PSS Sleman
Sport5 hari agoPersita Pesta Lima Gol di Kediri, Carlos Pena Puji Karakter Dan Mental Pemain
Sport6 hari agoHasil Persik Kediri vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Bantai Tuan Rumah 1-5, Pablo Ganet Hattrick
Banten6 hari agoPelatihan Hidroponik PD Wanita Islam Kota Serang, Manfaatkan Pekarangan Rumah Jadi Kebun Produktif
Nasional6 hari agoFISIP UIN Jakarta dan LW MUI Perkuat Kolaborasi Pengembangan Wakaf Produktif
Sport4 hari agoHasil Persib vs Isenmulang Kalteng FC 4-0, Luka Menalo Cetak Brace dan Pangeran Biru Raih Kemenangan Terbesar Musim Ini










































