Jabodetabek6 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Nasional6 hari agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Jabodetabek6 hari agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Pemerintahan7 hari agoSekda Tangsel Bambang Noertjahjo Lepas 357 Atlet untuk POPDA XII dan PEPARPEDA IX Banten 2026
Pemerintahan6 hari agoLomba Inovasi TTG ke-14 Tingkat Kota Tangsel 2026, Unpam dan SMAN 1 Tangsel Raih Juara Pertama
Hukum7 hari agoSatlantas Polres Tangsel Lakukan Penyisiran Ranjau Paku di Sepanjang Jalan Boulevard BSD
Pemerintahan6 hari agoPRA SPMB 2026 Dibuka, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota SMP Negeri
PANDEGLANG – Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa langsung melakukan survey terhadap wilayah terdampak gempa, yang terjadi pada jumat (2/08/2019) pada pukul 19.03 WIB. Pusat gempa terjadi di 7.54 LS, 104.58 BT, atau 147 km sebelah barat daya Sumur di Banten.
”Kami sudah berkoordinasi dengan relawan, mitra serta pihak terkait untuk memberikan beberapa aksi respon, kita lakukan secara parallel dan sinergi dengan banyaknya bantuan tebaran kebaikan. Tim sebanyak empat personel sudah bergerak ke lokasi,”ujar Benny dari DMC Dompet Dhuafa, Sabtu (3/8/2019) .
Gempa yang terjadi berada di kedalaman 10 Km. Tim Dompet Dhuafa menurunkan 6 personel di anataranya dua orang rescue dan empat orang untuk assesment. Salah satu kondisi yang terpantau oleh tim Dompet Dhuafa ialah di Kampung Air Jeruk, Desa Ranca Pinang, Kec.Cimanggu, Kab. Pandeglang.
Disaster Managemet Center (DMC) Dompet Dhuafa terus berkoordinasi dengan relawan, mitra-mitra lokal dan Badan Pengawas Bencana Daerah (BPBD) di lokasi. Sehingga dapat dipetakan kebutuhan dan respon terbaik untuk para korban.
Hingga saat ini, DMC Dompet Dhuafa terus bergerak dan melakukan koordinasi dengan para relawan dan mitra-mitra lokal di Sumur, terkait dengan penanganan pasca bencana tersebut. Di Kampung Kopi, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang sendiri juga serupa. Semua warga yang berada di pinggir pantai sudah mengungsi ke masjid di Kampung Kopi. Pemetaan kebutuhan juga menjadi agenda penting dari respon darurat bencana Gempa Bumi tersebut.
“Jadi tadi kita lagi makan makan di posko KKN. Tiba-tiba ada gempa yang besar banget sampai genteng-genteng posko pada runtuh. Lalu selang beberapa menit, setelah Sholat Isya berjamah, kami memutuskan untuk naik ke bukit. Menggunakan mobil bak. Alhamdulillah semua personel KKN sudah kumpul. Dan sekarang lagi di bukit. Rame banget. Dan nyaris semua warga ada di kampung ini. Sedangkan kampung dalam keadaan kosong dan mati lampu,”ujar Aisyah selaku relawan Rumah Konseling Dompet Dhuafa Banten yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di Kampung Air Jeruk.








