Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengakhiri peringatan dini tsunami pasca terjadinya gempa berkekuatan 7,4 skala richter (SR) yang berpusat di Laut Samudera Hindia Selatan dengan kedalaman 10 kilometer sekitar 147 kilometer di barat daya Sumur, Banten. Dengan diakhirinya peringatan dini tsunami tersebut, BMKG berharap masyarakat lebih tenang namun diharapkan tetap waspada.
“Peringatan dini Tsunami yang disebabkan oleh gempa mag: 7,4 SR, tanggal 2 Agustus 2019 pukul 19:03:25 WIB, dinyatakan telah berakhir,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono di Jakarta, Jumat (2/8) malam WIB.
Sebelumnya, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyatakan, gempa bumi 7,4 skala richter tersebut berpotensi tsunami. Diperkirakan terjadi pada pukul 19:35 WIB. Peringatan diberlakukan karena banyak fenomena alam yang kompleks dan tidak pasti. Berdasarkan SOP BMKG, peringatan diberlakukan sampai dua jam dari kedatangan gelombang terakhir.
“SOP yang ada mewajibkan kami menunggu hingga dua jam dari (taksiran) kedatangan (gelombang) terakhir. Kami harus tunggu perkembangan paling tidak sampai 21.35 WIB,” kata Dwikorita di Gedung BMKG, Jakarta Pusat, Jumat (2/8) malam WIB. (bbs/jp)
Pemerintahan2 minggu agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
Pemerintahan2 minggu agoPemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
Pemerintahan2 minggu agoHUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoJelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan
Pemerintahan2 minggu agoJelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi
Pemerintahan1 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan1 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi








