Pemerintahan
Dukung Pemilu 2024 Berjalan Lancar, Pemkot Tangsel Siagakan Petugas Kesehatan Hingga Berikan BPJS Ketenagakerjaan kepada Petugas KPPS
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan dukungan terhadap pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu 2024. Salah satunya, yaitu mengadakan cek kesehatan kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
“Dinkes sudah melakukan pengecekan kesehatan kepada petugas KPPS, ada yang beberapa 3 persen hipertensi, 5 persen itu kolesterol, 1 persen diabetes. Jadi mereka sudah tahu, kita juga menjaga itu, kita siapkan tenaga kesehatan untuk standbye,” kata Wakil-Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, saat menghadiri doa bersama yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel, Senin (12/02/2024).

Selain itu, lanjut Pilar, Pemkot Tangsel juga memberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada para petugas penyelenggara Pemilu, untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Terpisah, Kepala Dinkes Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar mengungkapkan, Dinkes Tangsel telah melakukan pemetaan dan mendata petugas KPPS Pemilu 2024 yang menderita penyakit risiko tinggi. Pemetaan dan pendataan ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan pada petugas di TPS pada hari pencoblosan, Rabu (14/2/2024).
Sebab sebelumnya, petugas Puskesmas di tiap kecamatan yang telah memeriksa kondisi kesehatan ribuan petugas KPPS mendapati adanya petugas yang menderita penyakit berisiko seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol.
Allin Hendalin Mahdaniar merinci, dari 11 ribuan lebih KPPS yang diperiksa di Puskesmas, 5 persen diantaranya menderita kolesterol tinggi. Kemudian punya riwayat penyakit hipertensi sekitar 3 persen, dan diabetes 1 persen.
“Dinkes Tangsel melakukan pemetaan terhadap para KPPS yang punya riwayat penyakit berisiko tinggi. Termasuk titik lokasi TPS dari KPPS tersebut bertugas,” papar Allin.
Untuk pemantauan di lapangan, tim ‘Ngider Sehat’ beserta tenaga kesehatan lainnya pun disiapkan. Jumlah tim medis yang akan dikerahkan di hari H pencoblosan kurang lebih ada 1.231 orang. Mereka memantau TPS di wilayah kerja puskesmas masing-masing. Nantinya mulai 14-28 Februari 2024 yang diperkirakan untuk penghitungan suara, Dinkes Tangsel juga menyiapkan tenaga di setiap kecamatan. Mereka dibagi dalam dua shift dengan jumlah tiga petugas kesehatan pada setiap shift.
“Kalau terkait pemeriksaan petugas KPU dan Bawaslu, kita agendakan kembali. H-1 mungkin nanti kita cek kembali untuk memastikan bahwa tim KPU dan Bawaslu sangat ready untuk tempur,” ujar Allin.
Diketahui, pada Pemilu 2024 di Kota Tangsel terdapat sebaran 3.824 TPS. Setiap TPS terdapat 7 orang KPPS. Maka total keseluruhan KPPS di Tangsel sebanyak 26.768 orang. (*)
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Pemerintahan4 minggu agoSekda Bambang Noertjahjo Ingatkan ASN Tangsel Jaga Integritas dan Profesionalisme
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental


















