Gatot Brajamusti meninggal dunia pada Minggu (8/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Ia meninggal setelah dibawa ke IGD RS Pengayoman, Jakarta Timur.
“Tadi saya sudah dapat informasi lengkap benar sudah meninggal,” kata Kepala Lapas Cipinang Tony Nainggolan sebagaimana dilansir dari Kumparan.
Tony mengatakan Gatot meninggal akibat penyakit stroke. Ia menyebut, sudah lama Gatot Brajamusti memiliki penyakit itu.
“Jadi (meninggal) karena stroke dan tadi gulanya naik tinggi,” ucap Tony.
Selain itu, Tony mengatakan, Gatot juga tidak menunjukkan ada tanda-tanda gejala COVID-19.
“Tidak, bukan karena COVID, karena stroke dan gula,” tutur dia.
Sebelumnya, kabar meninggalnya Gatot Brajamusti dibenarkan oleh Direktur Pembinaan narapidana dan Latihan Kerja Produksi, Hendra Eka Putra.
Selain itu, Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS Rika Apriyanti juga membenarkan kabar jika Gatot meninggal dunia.
Bisnis2 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis2 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Pemerintahan7 hari agoTagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Bapenda Tangsel Beri Penjelasan
Banten2 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Bisnis2 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Nasional2 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis2 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis2 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda








