Gatot Brajamusti meninggal dunia pada Minggu (8/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Ia meninggal setelah dibawa ke IGD RS Pengayoman, Jakarta Timur.
“Tadi saya sudah dapat informasi lengkap benar sudah meninggal,” kata Kepala Lapas Cipinang Tony Nainggolan sebagaimana dilansir dari Kumparan.
Tony mengatakan Gatot meninggal akibat penyakit stroke. Ia menyebut, sudah lama Gatot Brajamusti memiliki penyakit itu.
“Jadi (meninggal) karena stroke dan tadi gulanya naik tinggi,” ucap Tony.
Selain itu, Tony mengatakan, Gatot juga tidak menunjukkan ada tanda-tanda gejala COVID-19.
“Tidak, bukan karena COVID, karena stroke dan gula,” tutur dia.
Sebelumnya, kabar meninggalnya Gatot Brajamusti dibenarkan oleh Direktur Pembinaan narapidana dan Latihan Kerja Produksi, Hendra Eka Putra.
Selain itu, Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS Rika Apriyanti juga membenarkan kabar jika Gatot meninggal dunia.
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek4 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Jabodetabek4 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Kabupaten Tangerang4 minggu agoIntan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Kabupaten Tangerang Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemerintahan4 minggu agoPRA SPMB 2026 Dibuka, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota SMP Negeri








