Gatot Brajamusti meninggal dunia pada Minggu (8/11) sekitar pukul 16.00 WIB. Ia meninggal setelah dibawa ke IGD RS Pengayoman, Jakarta Timur.
“Tadi saya sudah dapat informasi lengkap benar sudah meninggal,” kata Kepala Lapas Cipinang Tony Nainggolan sebagaimana dilansir dari Kumparan.
Tony mengatakan Gatot meninggal akibat penyakit stroke. Ia menyebut, sudah lama Gatot Brajamusti memiliki penyakit itu.
“Jadi (meninggal) karena stroke dan tadi gulanya naik tinggi,” ucap Tony.
Selain itu, Tony mengatakan, Gatot juga tidak menunjukkan ada tanda-tanda gejala COVID-19.
“Tidak, bukan karena COVID, karena stroke dan gula,” tutur dia.
Sebelumnya, kabar meninggalnya Gatot Brajamusti dibenarkan oleh Direktur Pembinaan narapidana dan Latihan Kerja Produksi, Hendra Eka Putra.
Selain itu, Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS Rika Apriyanti juga membenarkan kabar jika Gatot meninggal dunia.
Pemerintahan6 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan5 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan6 hari agoTARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel
Pemerintahan6 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
Nasional5 hari agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Pemerintahan5 hari agoHUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba








