TANGERANG – Peristiwa kebakaran melahap gudang bahan kimia di Kampung Letik, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Senin, (5/4/2021).
Akibat lahapan si jago merah tersebut satu luka-luka dan kerugian diprediksi mencapai Rp 500 juta.
Wadanton Tim Charli Damkar Tangsel, Muradih menjelaskan, jika Damkar Tangsel untuk perbantuan.
“Betul, kami perbantuan, tadi mendapat laporan sekitar pukul 10.45 WIB dan tim langsung menuju lokasi, karena lokasi berdekatan dengan wilayah Tangsel,” kata Muradih.
Bangunan yang mudah terbakar karena berisikan bahan kimia membuat anggota kesulitan. Dan, api baru bisa dijinakan pukul 12.20 WIB dengan mengerahkan 7 unit mobil Damkar.
“Alhamdulillah api bisa dijinakan, total ada 7 unit mobil, 4 dari Damkar Tangsel dan 3 dari Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.
Sementara itu, dugaan kuat sumber api berasal dari korsleting dari sebuah alat yang digunakan di gudang tersebut.
“Dugaan karena korsleting mesin mixer dan menimbulkan percikan api dan langsung menyambar ke bahan kimia disana,” ujar Muradih.
Diperkirakan, akibat kebakaran tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta dan terdapat satu korban luka.
“Ya ada korban luka bakar di tangan. Dan, kerugian diperkirakan sekitar Rp 500 juta,” tandasnya. (PHD/WT)
Tangerang6 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport5 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis4 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas4 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional4 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden











