Connect with us

Lifestyle

Hati-hati, Ini Risiko Memelihara Hewan Selama Hamil

Memiliki hewan peliharaan yang lucu, dapat menghidupkan suasana rumah. Namun, ada risiko memelihara hewan saat hamil justru yang perlu diwaspadai. Risiko ini bukan hanya untuk kesehatan ibu, namun juga pada bayi dalam kandungan. Lantas, apa saja dampak yang akan timbul memelihara hewan selama hamil? Hewan apa saja yang membawa dampak tersebut?

Risiko penyakit jika memelihara hewan selama hamil

Setiap hewan peliharaan membawa bakteri yang berbeda yang dapat ditularkan dan menimbulkan penyakit pada manusia. Beberapa penyakit dapat dengan mudah disembuhkan, tetapi beberapa lainnya berbahaya bagi kelompok orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, termasuk ibu hamil.

Berikut beberapa penyakit yang bisa timbul pada ibu hamil yang memiliki hewan peliharaan:

Advertisement

TORCH merupakan akronim dari empat nama bakteri/virus, yaitu Toksoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus (CMV), dan Herpes Simplex. Adapun sindrom TORCH merupakan infeksi pada janin yang sedang berkembang atau bayi baru lahir yang disebabkan oleh salah satu dari empat bakteri tersebut.

Keempat jenis bakteri ini bisa ditularkan dari hewan kepada manusia. Oleh karena itu, sindrom TORCH dapat terjadi bila ibu hamil memiliki hewan peliharaan dan terinfeksi salah satu dari bakteri tersebut. Bakteri ini dapat melewati plasenta sehingga akan menggangu perkembangan janin.

Bila sudah menular ke janin, hal ini dapat menyebabkan keguguran, lahir mati (stillbirth), keterlambatan pertumbuhan dan pematangan janin, atau persalinan dini. Ketika lahir pun, bayi bisa mengalami beragam gejala, seperti lesu, demam, sulit makan, pembesaran hati dan limpa, dan anemia.

Gejala lain yang mungkin muncuo, yaitu bintik kemerahan serta perubahan warna pada kulit, mata, atau gejala lainnya. Setiap bakteri pun mungkin memunculkan gejala tambahan lainnya.

Advertisement

Toksoplasmosis merupakan bagian dari sindrom TORCH. Penyakit ini merupakan infeksi terhadap bakteri toksoplasma gondii yang terdapat di dalam kotoran kucing dan dapat ditularkan melalui kontak langsung atau tak sengaja terhirup oleh manusia.

Kasus toksoplasmosis memang jarang terjadi. Dari 1.000 ibu hamil, kemungkinan penularannya hanya terjadi pada satu orang. Penyakit ini pun tidak berbahaya bagi ibu hamil bila ia telah memelihara kucing sejak lama. Biasanya, ibu hamil yang telah lama memelihara kucing sudah pernah terkena toksoplasmosis dan sistem kekebalan tubuhnya sudah kuat melawan bakteri tersebut.

Namun, berbeda halnya dengan ibu hamil yang baru memiliki hewan peliharaan kucing. Pada kondisi ini, penyakit tersebut bisa membahayakan janinnya, seperti halnya bahaya yang dijelaskan pada sindrom TORCH di atas.

Rabies bisa ditularkan melalui air liur binatang yang terkena virus rabies. Biasanya, bintang yang membawa virus ini adalah anjing, rakun, atau kelelawar. Bila terkena rabies, gejala yang akan dirasakan seperti demam, menggigil, dan otot melemah. Kemudian, akan mulai mempengaruhi otak yang menyebabkan kebingungan, kegelisahan, dan sulit tidur.

Advertisement

Bila memiliki hewan peliharaan anjing, ibu hamil bisa tertular rabies. Apalagi, bila anjingnya tidak sehat dan belum pernah mendapatkan vaksin rabies.

Sejauh ini memang belum ada bukti bahwa rabies dapat membahayakan janin. Namun, bila ibu hamil terkena penyakit tertentu tentu tidak baik bagi ibu dan janinnya. Apalagi, rabies pun bisa menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan baik.

Salmonellosis merupakan infeksi akibat bakteri salmonella. Pada hewan peliharaan, bakteri salmonella dapat ditemukan di kura-kura.

Wanita yang selama hamil memelihara hewan peliharaan kura-kura berisiko terkena Salmonellosis. Gejala yang timbul dari infeksi bakteri ini, yaitu demam, diare, muntah, dan sakit perut.

Advertisement

Bila diare dan muntah terjadi pada ibu hamil, hal ini dapat mengakibatkan dehidrasi. Parahnya, bakteri salmonella juga dapat menyebabkan infeksi darah atau meningitis. Ibu hamil juga bisa menularkan bakteri tersebut pada janinnya.

  • Lymphocytic choriomeningitis (LCM)

Lymphocytic chorio-meningitis (LCM) merupakan penyakit akibar virus dengan nama yang sama. Virus LCM biasanya ditularkan melalui tikus atau hewan pengerat lainnya, seperti hamster, tupai, landak, berang-berang, dan kelinci. Bahkan , selain LCM, tikus pun dapat menimbulkan penyakit lainnya.

Gejala yang ditimbulkan dari LCM sama halnya seperti flu dan sebagian besar orang yang terkena penyakit ini cepat membaik. Namun, bila parah LCM dapat menyebakan masalah pada sistem saraf, seperti meningitis atau kelumpuhan.

Ibu hamil yang memiliki hewan peliharaan yang termasuk dalam hewan pengerat rentan terkena LCM. Virus yang menyebabkannya pun dapat menular ke janin hingga bisa menyebakan keguguran, lahir mati, atau kelainan bawaan.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Tangerang Selatan12 jam ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan12 jam ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional16 jam ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional16 jam ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 hari ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Pemerintahan2 hari ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Pemerintahan2 hari ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Pemerintahan2 hari ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Pemerintahan2 hari ago

Ular Sanca Masuk Permukiman Warga di Rempoa, Damkar Tangsel Lakukan Evakuasi

Pemberitahuan2 hari ago

Perizinan Tangsel Makin Mudah, SIMPONIE V3 Hadir dengan Fitur Ramah Difabel dan Real-Time

Tangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan2 hari ago

Tangsel One Tambah Fitur Baru, Warga Tangsel Bisa Cari Loker hingga Cek Harga Pasar

Sport2 hari ago

FAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh

Sport2 hari ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 hari ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Otomotif2 hari ago

iCAR V27, SUV Listrik Bergaya Offroad untuk Perjalanan Kota dan Luar Kota

Opini2 hari ago

Anak Remaja Makin Jarang Bercerita? Jangan-Jangan yang Dibutuhkan Bukan Nasihat, tetapi Kehadiran

Nasional3 hari ago

Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo

Otomotif3 hari ago

Motor Suzuki Access 125, Matic Klasik dengan Gaya Elegan dan Nyaman

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional3 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional3 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Obituari3 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional3 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Nasional3 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional3 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Populer