Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan NLR dan organisasi pemerhati kusta di Indonesia, membangun lingkungan masyarakat yang inklusif untuk mendukung pengurangan stigma dan diskriminasi pada pasien kusta dan Orang Yang Pernah Menderita Kusta (OYPMK).
Upaya ini dilakukan juga bersama dinas kesehatan kabupaten/kota. Salah satu upaya yang dilakukan adalah NLR mendorong lahirnya Desa Sahabat Kusta.
Desa Sahabat Kusta merupakan suatu pendekatan yang melibatkan seluruh elemen di desa untuk mendukung penerimaan masyarakat pada pasien kusta dan OYPMK.
Direktur Operasional NLR di Indonesia, Asken Sinaga mengatakan NLR di Indonesia berkomitmen meneruskan upaya penanggulangan kusta di Indonesia untuk mencapai 3 Zero (Zero Tranmission, Zero Disability, dan Zero Exclusion) melalui adaptasi organisasi terhadap dinamika yang ada di Indonesia.
NLR memberi perhatian pada kesejahteraan anak-anak penyandang disabilitas melalui pendampingan, dan penguatan organisasi penyandang disabilitas. Harapannya, melalui upaya-upaya itu akan tercipta sebuah masyarakat yang inklusif, yaitu masyarakat yang memungkinkan anak-anak terutama penyandang disabilitas dapat menjalani tumbuh kembangnya secara optimal dan hak-hak dasarnya terlindungi dan terpenuhi.
“Sejak beroperasi di Indonesia pada 1975, organisasi non-profit untuk penanganan kusta, NLR, terus berkomitmen mendukung program pencegahan dan penanggulangan kusta di Indonesia. NLR memberi bantuan teknis untuk peningkatan kapasitas kepada para pengawas kusta tingkat kabupaten/kota dan para dokter kusta,” kata Asken di Gedung Kemenkes, Selasa (1/9).
NLR juga melakukan inovasi dan riset dalam pencegahan transmisi kusta di beberapa wilayah di Indonesia. Saat ini, upaya pencegahan kusta dengan pemberian obat pencegahan dosis tunggal kepada kelompok masyarakat atau Kemoprofilaksis, telah menjadi program nasional pencegahan kusta di Indonesia.
Upaya pencegahan transmisi kusta ini masih terus ditingkatkan dalam hal pencegahan penularan melalui partisipasi masyarakat dan kelompok potensial/berpengaruh dalam edukasi tentang kusta. Hal ini melibatkan kemitraan multi-pihak dari Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Universitas dan organisasi profesi terkait. (rls/fid)
Banten2 hari agoDownload SPTJM SPMB Banten 2026
Banten3 hari agoPra SPMB 2026 Provinsi Banten
Banten3 hari agoJadwal Lengkap SPMB SMA, SMK, dan SKh Provinsi Banten 2026
Banten2 hari agoJuknis SPMB Banten 2026
Pemerintahan4 hari agoBenyamin Davnie Lantik 6 Pejabat Eselon II Tangsel, Open Bidding Terakhir Diganti Sistem Merit
Nasional7 hari agoJaringan Muslim Madani: Langkah Menteri IMIPAS Cegah Haji Non Prosedural Sejalan dengan Visi Prabowo Benahi Tatakelola Haji
Banten6 hari agoTargetkan Juara Umum, Pilar Saga Ichsan: Tangsel Siap Gelar Porprov Banten 2026
Pemerintahan7 hari agoEvaluasi BLUD Kesehatan Tangsel, Pilar Saga Ichsan Targetkan Faskes Daerah Setara RS Swasta Profesional













