Serba-Serbi
Icona Nucleus, Prototipe Mobil Masa Depan yang Mirip Kendaraan Angkasa
Kabartangsel.com – Sebuah mobil fituristik yang menjadi prototipe atau model konsep masa depan menjadi perhatian banyak pihak otomotif dunia. Nama mobil tersebut adalah Icona Nucleus Concept yang ikut pamer di ajang LA Auto Show 2018 yang sementara berlangsung di Amerika Serikat.
Icona Nucleus sebenarnya bukan baru tampil perdana, karena sebelumnya mereka pernah tampil di Geneva motor show beberapa waktu lalu. Mobil ini merupakan hasil garapan perusahaan desain asal Italia yakni Icona dan baru pertama kali mengikuti pameran yang besar nan tersohor tersebut.
Icona sendiri merupakan sebuah studio yang mempekerjakan 20 orang termasuk desainer, model, dan insinyur, studio ini menerima lebih dari 40 persen pendapatannya dari klien AS. Mobil ini menjadi sebuah racikan desain yang sangat mapan dan ikonik sehingga akan menjadi bagian dari road map pengembangan mobil masa depan.
Tampang memukau mobil konsep Icon Nucleus (Dok. Carscoops)
Sebagai rumah desain tersohor, Icona melayani berbagai pelanggan dari Eropa dan Tongkok sehingga mereka sangat menjaga kualitas dan art yang mereka bangun dari studio Iconic itu.
Konsep inti dari mobil listrik yang dibangun Icona ini, dikutip Carscoops, Sabtu (1/12) adalah sebuah pola dan desain baru yang akan menjadi trend dalam pengembangan desain mobil listrik masa depan yang akan mulai berkembang pesat pada tahun 2025 mendatang.
Konsep inti adalah proyek yang menempatkan Icona sebagai salah satu perusahaan desain yang mampu menangani desain futuristik mobil masa depan yang kemudian akan dikembangkan lebih jauh menjadi mobil otonom. Bagian yang memikat tak hanya di sisi ekterior tetapi juga pada bagian interior yang simpel namun sangat mewah dengan bernagai fitur digital.
Pengembangan menjadi mobil otonom akan membuat mobil Icona konsep ini tidak akan berorientasi pada pergerakannya di jalan raya tetapi difokuskan pada tujuan. Artinya para pengguna akan sangat nyaman karena dengan rute otomatis yang diseting tanpa kendala ia akan sampai di tujuan tanpa kendala.
Dalam ruang kabinnya disediakan enam kursi termasuk sofa untuk menambah kenyamanan. Ada juga beberapa ruang di dalam, mengingat dimensinya yang cukup besar dengan ukuran panjang 5,25 meter, lebar 2,12 meter dan tinggi 1,75 meter. Meskipun tubuh agak besar, ia memiliki koefisien drag rendah 0,25 meter, berkat diffuser bodi dan lengkungan roda aero blade ekstensi yang dibawanya. (wiw/JPC)
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional1 minggu ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional1 minggu agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional1 minggu agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional1 minggu agoProfil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari
Sport1 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport2 minggu agoJersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”







































