Connect with us

Lifestyle

Ini Alasan Kenapa Anda Stres Karena Macet

Pernah merasa stres karena terjebak macet di jalan? Hal ini mungkin sering terjadi pada Anda, apalagi jika tinggal di kota besar dengan padat kendaraan pada jam pergi dan pulang kantor. Bagi pekerja kantoran yang diburu waktu, tak bisa dipungkiri bahwa jalanan macet kerap memudahkan emosi meluap.

Lantas, bagaimana macet bisa mengakibatkan stres

Stres karena macet, kok bisa?

Bagaimana rasanya ketika satu jam sudah Anda duduk diam menatap rangkaian kendaraan bermotor terhenti seperti parkir begitu saja di jalan. Pasrah, marah, atau kesal? 

Advertisement

Kemacetan memang menyebabkan stres, kemarahan, dan kecemasan. Bukan saja Anda yang mengalaminya. Hal ini juga dialami pengendara lain yang berada di kanan kiri kendaraan Anda.

Menghabiskan berjam-jam di jalanan dapat menguras kesehatan dan kebahagiaan Anda. 

Asap kendaraan bermotor yang diketahui sebagai polutan juga turut memengaruhi kondisi kesehatan para pengemudi kendaraan bermotor. 

Menurut Environmental Protection Agency seperti yang dikatakan Web MD, rata-rata orang dewasa menghirup 3.400 galon udara setiap harinya. Bila kita berada di jalan setidaknya 2 jam sehari, kita pun menghirup polusi ratusan galon yang bisa meningkatkan risiko asma, emfisema, dan gangguan paru-paru lainnya.

Advertisement

Pada sebuah penelitian Annual Review of Public Health dikatakan bahwa faktor stres dari jalanan macet juga dipengaruhi oleh faktor internal manusia itu sendiri. Misalnya saja faktor stres, kelelahan, dan kewaspadaan.

Para peneliti beranggapan bahwa orang yang bekerja sebagai pengendara di jalan memiliki faktor aktivitas fisik yang berpengaruh terhadap tingkat kecelakaan di jalan. 

Salah satu cara yang ditawarkan para peneliti untuk mengurangi tingkat stres di jalan adalah dengan pengelolaan stres, meningkatkan aktivitas fisik, fasilitas tempat istirahat atau tidur, upaya untuk mengurangi kelelahan serta peningkatan kewaspadaan. 

Cara ini mampu mendukung aspek fisik dan psikologis di kalangan pengemudi profesional. Mungkin saja ini dapat dikaitkan dengan kita yang kerap terpapar kemacetan di jalanan.

Advertisement

Ketika berkendara, kita berada di bawah pengaruh emosi negatif

Tak sedikit pula orang melakukan multitasking dan melanggar aturan lalu lintas saat menyetir kendaraan. Misalnya, menerobos lampu merah, baca koran, membuka ponsel, makan sarapan, serta melakukan panggilan saat berkendara. Terkadang kesal melihat pengendara melakukan ini, tetapi mungkin saja kita salah satu dari mereka.

Ketika otak terdistraksi karena melakukan dua pekerjaan sekaligus, otomatis konsentrasi pun terpecah. Peneliti dari Carnegie Mellon University melakukan sebuah studi, bahwa pekerjaan multitasking dalam waktu yang sama mengurangi kemampuan otak untuk berkonsentrasi. Risiko terburuk dari pekerjaan multitasking adalah kecelakaan.

Apakah kemacetan menyebabkan stres? Bisa jadi aktivitas multitasking dan emosi di sekitar bisa menjadi pemicunya.

Sabar, masih ada jalan supaya tidak stres di jalan

Menurut Profesor Psikologi dari University of Hawaii, Leon James, PhD, mengatakan bahwa seseorang secara tak sadar dilingkupi oleh emosi negatif.

Advertisement

Menurutnya, menyetir merupakan aktivitas yang mana Anda dikelilingi ratusan orang dengan emosi negatif. Faktor tersebut yang dapat memicu stres ketika Anda terjebak di dalam kemacetan.

Supaya bisa mengendalikan stres karena macet, Anda sebaiknya:

1. Selalu waspada

Cobalah mengubah aspek pemikiran saat berkendara. Anda bisa melakukan peringatan pengendara lain, misal melalui klakson. Jangan ambil pusing pengendara lain di depan Anda.

2. Perhatikan perilaku sendiri

Bila Anda marah, tanyakan kepada diri sendiri apa penyebabnya dan berapa lama Anda tetap marah. Apakah Anda membuat gerakan yang agresif atau tidak.

Advertisement

3. Ubah perilaku

Beberapa kalimat ibarat mantra untuk diri di jalan. Bila kesal, cobalah untuk mengatakan pada diri sendiri, “kemacetan ini bukan salah pengendara lainnya kok”, “mungkin saja mereka ngebut karena harus ada urgensi. Bisa jadi mereka harus buru-buru ke rumah sakit”.

Ketika sudah terjebak macet, begini cara mengatasinya

Stres karena macet bisa buat mood berantakan dan jadwal harian tak karuan. Namun, bila sudah terlanjur melalui jalanan macet yang tak terhindarkan, cara terbaik untuk meminimalkan stres adalah dengan menghadapinya dengan santai saja.

Berikut tips yang bisa membuat Anda lebih tenang di jalanan.

1. Tarik napas panjang, hembuskan

Jangan sampai kemacetan menyebabkan stres. Marah pun tak memberi solusi jalanan jadi lancar. Oleh karenanya, tenangkan diri dengan menarik napas dan menghembuskan perlahan. Teknik ini bisa membuat Anda jadi lebih rileks.

Advertisement

2. Jadikan kemacetan sebagai kesempatan

Bila kemacetan biasanya membuat Anda jadi stres, coba ibaratkan kemacetan tempat me time untuk Anda. Misalnya, sebagai waktu rileks untuk beristirahat atau kesempatan menyetel lagu dan radio favorit.

3. Senyum saja

Saat kemacetan, cobalah untuk tersenyum, cara ini mampu mengurangi tingkat respon tubuh terhadap stres. Mungkin saja ada hal lucu di sekitar kemacetan. Setidaknya jadikan hal itu hiburan untuk Anda.

4. Pasrah untuk hindari kecemasan

Tak sedikit pengendara saling memburu waktu di jalanan. Tetapi ketika Anda sudah terlambat, sementara jalanan macet, santailah saja. Pasrah dan nikmati perjalanan, buang jauh-jauh pikiran cemas. Terkadang pikiran menjadi hakim bagi diri kita sendiri. Hal ini memicu Anda mudah stres di jalanan.

5. Tidak perlu marah

Stres karena macet bisa menimbulkan marah. Namun, jangan harap ketika Anda marah, Anda menghilangkan emosi negatif.

Advertisement

Justru ini akan berpengaruh pada pengemudi lain. Bisa jadi sumber emosi dari pengemudi lainnya. Tapi biarkan saja pengemudi lain dan jangan terlalu terbawa emosi. Cukup santai saja.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan1 hari ago

HUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

Nasional1 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Nasional1 hari ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Nasional1 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan1 hari ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Pemerintahan2 hari ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Pemerintahan2 hari ago

Melalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital

Pemerintahan2 hari ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Pemerintahan4 hari ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Pemerintahan4 hari ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Pemerintahan5 hari ago

Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa

Pemerintahan5 hari ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Pemerintahan5 hari ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Pemerintahan5 hari ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan5 hari ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan6 hari ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan1 minggu ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan1 minggu ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Pemerintahan1 minggu ago

Pemkot Tangsel Tertibkan Kabel Fiber Optik Ilegal, Pilar Saga Ichsan: Jangan Lagi Pasang Diam-diam

Sport1 minggu ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Sport2 minggu ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Sport2 minggu ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Pemerintahan2 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persebaya Surabaya vs Arema Malang

Otomotif3 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Sport3 minggu ago

Jadwal Persib vs Persija Semifinal Piala Presiden 2026

Sport3 minggu ago

Hasil Persib Vs Persija 2-1, Maung Bandung Melaju ke Final Piala Presiden 2026

Serba-Serbi3 minggu ago

Pemkot Bersama Dekranasda Gelar Sayembara Desain Batik Khas Tangsel 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persib Bandung vs Persija Jakarta

Bisnis2 minggu ago

Kolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif

Sport3 minggu ago

Prediksi Pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta Semifinal Piala Presiden 2026

Bisnis2 minggu ago

Puluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta

Sport3 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib vs Persija, Persebaya vs Arema

Serba-Serbi1 minggu ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Nasional3 minggu ago

DeepTalk Indonesia: Akademisi, Praktisi Hukum dan Eks Pimpinan KPK Dorong Reformasi Kejaksaan, Kawal Tuntas Proses Hukum Febrie Adriansyah

Pemerintahan2 minggu ago

Cegah Banjir, Pemkot Tangsel Keruk Sungai Ciputat di Kawasan Pondok Hijau

Pemerintahan5 hari ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan5 hari ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Banten1 minggu ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Populer