Connect with us

Politik

Inilah Identitas Penyumbang Dana Kampanye Tiga Paslon di Pilkada Tangsel

Hingga saat ini tidak ada nama perusahan atau lembaga tertentu, yang menjadi penyumbang dana kampanye bagi tiga pasangan calon (paslon) yang maju pada perhelatan Pilkada Tangsel 2015 ini.

Seluruh penyumbang mengatasnamakan perorangan, dan sebagian besar penyumbang merupakan masih tergabung dalam tim pemenangan masing-masing pasangan calon.

Dari data yang dihuimpun di KPU Tangsel, berikut beberapa nama penyumbang yang memberikan anggarannya untuk modal pemangan masing-masing pasangan calon.

Advertisement

Berdasarkan uraian data yang dilansir Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel, pasangan calon nomor urut 1 Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra melaporkan jumlah dana kampanye yang dikantongi sebanyak Rp 410 juta.

Dana senilai di atas berasal dari Grandung s Troy, pengusaha warga Jakarta Selatan yang memberikan suntikan dana Rp 25 juta kepada Ikhsan-Alin. Sementara sisanya dua orang pasangan calon ini mengklaim merogoh kantongnya sendiri.

Sementara pasangan calon nomor urut 2 Arsid-Elvier pada tahap kedua laporan dana kampanye ini menyertakan modal sebanyak Rp1,57 miliar. Uang tersebut sebagian besar diakui berasal dari kantong pribadi kedua pasangan calon.

Pasangan Calon Walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan (Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie, Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra, Arsid-Elvier) Ilustrasi by Embiet Hb

“Besarnya sumbangan dana kampanye yang diberikan pendukung jumlahnya bervariasi, mulai dari Rp10 juta sampai Rp50 juta,” terang Drajat Sumarsono, koordinator tim pemenangan Arsid-Elvier.

Advertisement

Laporan terakhir juga telah diterima lembaga komisioner dari pasangan calon petahana. Bahkan jumlah dana kampanye yang dikumpulkan Airin-Benyamin beda tipis yaitu sebesar Rp1,5 miliar.

Selain merogoh kantong pribadi, pasangan calon Airin-Benyamin juga mendapat sumbangan dana dari para pendukungnya. Rata-rata nominal uang yang diberikan donator untuk modal kampanye senilai Rp50 juta.

“Ini juga bukti kalau masyarakat selama ini puas akan hasil pembangunan satu periode terakhir. Sehingga mereka merelakan materinya agar Ibu maju lagi di Pilkada,” ujar Rahmat Hidayat, koordinator tim pemenangan Airin-Ben.(yw/fid/kts)

Advertisement

Populer