Nasional
Izinkan Ambulans Masuk Arafah dan Mina, Menag Sampaikan Terima Kasih kepada Pemerintah Arab Saudi

Menteri Agama Nasarudin Umar menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi yang telah memberikan sejumlah kemudahan penyelenggaraan ibadah haji Jemaah Indonesia. Di antaranya adalah ambulans yang diperbolehkan untuk memasuki area Arafah dan Mina.
Menag menyampaikan hal itu dalam Konferensi Pers, Rabu (4/6/2025) di Kantor Urusan Haji Makkah. Menag mengatakan, kebijakan itu adalah bentuk dari perhatian yang serius dari pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia, sebagai negara yang memiliki jumlah jemaah terbanyak di dunia.
Menang mengungkapkan, Pemerintah Arab Saudi mengizinkan PPIH Arab Saudi untuk menyediakan fasilitas ambulans di tenda Arafah dan Mina. Menang mengatakan, kebijakan ini hanya berlaku untuk Indonesia.
“Sebenarnya tidak boleh ada ambulans yang masuk di Area tenda Arafah dan Mina, kecuali ambulans Arab Saudi. Tapi setelah kita lobi, kita boleh menyediakan ambulans masuk ke area Arafah dan Mina. Kita merupakan satu-satunya negara yang dibolehkan untuk ini,” ungkap Menag.
Atas kebaikan itu, Menag menyampaikan terima kasih secara langsung kepada Pemerintah Arab Saudi,” pungkasnya.
Banten5 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Pemerintahan2 minggu agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
Nasional1 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional1 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin





































