Banten
Jemaah Haji Asal Banten yang Wafat di Tanah Suci Sebanyak 7 Orang

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Debarkasi Jakarta-Bekasi, Jawa Barat mencatat sebanyak tujuh haji asal Provinsi Banten wafat di Tanah Suci.
“Jumlah itu belum termasuk satu orang yang wafat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci,” kata Wakil Sekretaris II PPIH Jakarta-Bekasi Handiman Romdony, Kamis (16/10).
Menurut dia, mayoritas haji yang wafat di Tanah Suci adalah jamaah haji pria yang jumlahnya mencapai enam orang dan satu perempuan.
Anggota jamaah haji yang wafat di Tanah Suci di antaranya, Suharto Suhardjo (60), warga Kota Tangerang, Muhadi Abdul Hamid (53), warga Kabupaten Tangerang, dan Suparma Sulaiman Kasim (67) warga Kabupaten Pandeglang.
Selain itu, Praptono Sidik Nawawi (51), warga Kabupaten Tangerang, Siti Lias Ajam (90), warga Kota Serang, Miri Sutan Sati (79), warga Kota Cilegon, dan Junah Jamar (62), warga Kabupaten Lebak.
“Anggota jamaah yang meninggal di RSUD Kota Bekasi bernama Hadi Suyono (56), warga Kota Tangerang Selatan,” kata Handiman.
Menurutnya, para jamaah yang wafat di Tanah Suci ada yang berlokasi di Daker Makkah, BPIH Madinah, dan BPIH Mina. “Terkait penyakitnya, kami belum dapat hasil visum dari Dinas Kesehatan Jabar,” katanya.
Ia mengatakan, jamaah yang wafat di Tanah Suci jasadnya akan dimakamkan di Arab Saudi sesuai dengan kesepakatan dengan pihak keluarga. “Kami sudah sepakat bahwa jasad tidak bisa dipulangkan ke Indonesia.”
Kesepakatan itu telah terjalin dengan pihak keluarga yang ditinggalkan almarhum saat sosialisasi pemberangkatan para calon jamaah haji berlangsung.
Terdapat dua pemakaman umum di Arab Saudi yang menampung jasad para haji tersebut, di antaranya di Baqi Madinah, dan Ma’la Makkah. “Kami siapkan asuransi bagi haji yang meninggal dunia rata-rata sebesar Rp 100 juta – Rp 150 juta per orang yang akan diserahkan ke perwakilan keluarga,” kata Handiman. (rep/kt)
Tangsel4 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan4 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Tangerang Selatan4 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoBenyamin Davnie: Pemkot Tangsel Dukung LANTIP Perkuat Program Kesehatan dan Pemberdayaan Lansia
Serba-Serbi2 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku























