Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono meninjau lokasi tempat terjadinya kericuhan di kawasan Slipi, Jakarta Barat. Hingga Rabu (22/5/2019) sekitar pukul 19.30, sejumlah polisi masih terus membuat barikade di lokasi kericuhan di sekitar Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat.
Irjen Gatot ditemani oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengky Haryadi meninjau situasi kericuhan yang terjadi sejak pagi. Sementara itu, massa terus terlibat kericuhan sehingga Jalan Brigjen Katamso masih belum kondusif dan jalan masih ditutup.
Sebelumnya, dua bus milik Korps Brimob Polda Metro Jaya dibakar massa di samping Jembatan Slipi Jaya, ujung selatan Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat, Rabu, sekitar pukul 12.00 WIB. Selain itu, tiga bus dan satu mobil lainnya milik Brimob Polda Metro Jaya rusak berat akibat dilempari batu oleh massa.
Kejadian setelah setelah Komandan Korem 052/ Wijayakrama (Wkr) Kolonel Kav Agustinus Purboyo berusaha menenangkan massa yang masih berkerumun di depan gedung Wisma 77 Tower 2. Beruntung pasukan Korps Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara (AU) dengan dibantu petugas keamanan gedung Wisma 77 langsung memadamkan api yang membakar dua bus tersebut. (pmj)
Bisnis7 hari agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan7 hari agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan5 hari agoTinjau SMAN 1 Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie dan Gubernur Andra Soni Pastikan Program MBG dan SPMB Berjalan Optimal
Pemerintahan4 hari agoPilar Saga Ichsan Buka Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna ke-14 Tingkat Kota Tangsel
Pemerintahan5 hari agoBenyamin Davnie dan Andra Soni Tinjau Program Sekolah Gratis di SMA PGRI 56 Ciputat
Pendidikan6 hari agoEnglish 1 Luncurkan High Flyers 4.0
Banten4 hari agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Jabodetabek2 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta














