Connect with us

Lifestyle

Karakter Fiksi Dapat Memengaruhi Psikologis, Lho!

Cerita fiksi yang menarik seringkali membuat penikmatnya tenggelam dalam alur cerita. Seperti pada film, karakter fiksi dalam cerita film tersebut bisa terasa begitu nyata dan mempengaruhi psikologis penontonnya.

Penonton film bisa ikut menangis, kecewa, dan marah selama pertunjukan berlangsung. Bahkan terkadang, hal tersebut bisa melekat sampai beberapa saat setelahnya.

Karakter fiksi dalam sebuah tayangan memengaruhi psikologis penonton

manfaat menonton tv

Para penikmat cerita fiksi kerap tenggelam dalam cerita dan ikut terbawa emosi, seperti rasa sedih dan marah hingga bikin menangis. Karakter dalam sebuah cerita fiksi bisa terasa begitu nyata hingga mempengaruhi psikologis penonton untuk ikut merasa senang atau sedih.

Advertisement

Contohnya, drama Korea “The World of the Married” yang memperlihatkan kehidupan pernikahan ironis. Kehidupan Ji Sun-woo, karakter utama wanita dalam cerita tersebut, pada awalnya terlihat sempurna. Ia berkarir sukses dan suami yang penuh kasih sayang. Namun, tiba-tiba konflik dan pengkhianatan yang rumit menghancurkan itu semua.

Ji Sun-woo dan Lee Tae-oh diceritakan sebagai pasangan suami istri yang saling mencintai. Episode dua drama tersebut menyajikan momen kilas balik romantis pasangan ini, di mana Tae-oh (sang suami) mengucapkan janji cinta seumur hidup. 

Lalu adegan kembali ke masa kini, memperlihatkan momen perselingkuhan Tae-oh dengan Da-kyung, perempuan muda yang dianggap sahabat oleh Sun-woo.

Drama yang juga ditayangkan di stasiun tv nasional ini mampu mengaduk emosi penonton Indonesia. Sampai-sampai, aktris yang memerankan karakter Da-kyung menjadi bahan perundungan oleh netizen Indonesia karena dianggap sebagai penghancur hubungan. 

Advertisement

Selain banyak contoh karakter dalam dalam cerita fiksi yang terasa begitu nyata dan mampu menimbulkan emosi penikmatnya. Salah satunya film “Joker” (2019) yang disebut mampu membuat banyak penonton ikut sesak nafas dan cemas.

Hal tersebut seperti membuat sebuah kesimpulan bahwa penonton dapat terhubung dengan karakter fiksi pada tingkat psikologis atau emosional. Menariknya, emosi tersebut tidak berlaku untuk semua orang. Walaupun ada yang tersedu-sedan, ada juga penonton yang tidak merasakan emosi apa pun.

Kenapa karakter fiksi bisa terasa begitu nyata?

Psikologis karakter fiksi

Psikologis karakter fiksi

Salah satu alasan penonton bisa merasakan secara nyata emosi dari karakter dalam film adalah karena perasaan empati dan simpati. Ada unsur keterkaitan antara tokoh dengan kehidupan penonton di dunia nyata. 

“Pengalaman dengan karakter fiksi berkaitan dengan penonton, karena fakta bahwa setiap orang memiliki pengalaman mendalam sepanjang hidupnya,” jelas Howard Sklar, seorang peneliti filologi di University of Helsinki, Finlandia yang juga penulis buku The Art Sympathy of Fiction.

Advertisement

Empati dan simpati adalah fenomena yang kita alami hampir setiap hari. Pengalaman tersebut mempengaruhi bagaimana psikologis kita merespons karakter fiksi.

Mengutip artikel ilmiah Stanford Encyclopedia, empati memungkinkan kita untuk mengalami perasaan orang lain atau setidaknya membayangkan perasaan apa yang orang lain sedang alami. 

Perasaan empati ini kemudian dapat menimbulkan simpati yakni kemampuan memahami bahwa orang lain sedang mengalami rasa sakit. Perasaan simpati seringkali mendorong seseorang ingin menolong atau mengurangi rasa sakit tersebut. 

Sudut pandang dalam membangun setiap karakter dalam cerita fiksi memungkinkan psikologis penonton membayangkan rasa sakit dari tokoh. Penonton bisa merasakan rasa sakit tersebut dari kejauhan, seperti yang terjadi dalam drama Korea “The World of the Married”.

Advertisement

Emosi-emosi yang dirasakan oleh penonton untuk Sun-woo dipicu oleh akting aktor dan aktris yang luar biasa. Mungkin penonton tidak pernah mengalami diselingkuhi oleh kekasih seperti yang terjadi pada Sun-woo, tapi mereka tetap bisa merasakan emosi tersebut.

“Selama ada sudut pandang emosional, maka kemampuan psikologis kita dalam merasakan karakter fiksi akan melampaui semua detail dalam cerita,” ujar Sklar.

Fenomena narrative transportation saat menikmati cerita fiksi

Psikologis karakter fiksi

Psikologis karakter fiksi

Perasaan empati pada karakter cerita fiksi baik itu dalam buku atau film juga disebut narrative transportation. Yakni sebuah keadaan di mana penonton merasa masuk dan terlibat dalam alur sebuah cerita sehingga dapat mempengaruhi sikap mereka dalam kehidupan nyata, bahkan setelah mereka selesai membaca atau menonton film tersebut.

Pada fenomena ini, perasaan empati penonton sampai pada tahap seolah-olah ia bisa menempatkan diri sebagai karakter tersebut. Karakter cerita fiksi yang mempengaruhi psikologis dan perasaan empati seseorang juga bisa berdampak baik. 

Advertisement

“Kekuatan tokoh protagonis dari cerita dan film fiksi dapat menginspirasi penonton dan bahkan berfungsi sebagai panutan dan memberi inspirasi untuk mengejar impian,” tulis sebuah jurnal dalam Association Psychological American.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport17 jam ago

Persija Jakarta vs Brisbane Roar 4-0: Macan Kemayoran Tampil Menggila

Sport17 jam ago

Hasil Persija Jakarta vs Brisbane Roar 4-0

Pemerintahan2 hari ago

Berkolaborasi dengan Gerakan Pejuang Subuh, Tangsel Digital Academy Lanjut di Masjid At-Taubah Pamulang

Bisnis2 hari ago

Tiga Penghargaan BASF dalam Dua Tahun Perkuat Rekam Jejak Bahtera Adi Jaya sebagai Mitra Distribusi 

Pemerintahan2 hari ago

Syarat Mendapat Bantuan Bedah Rumah di Tangsel Sesuai Perwal 110/2022

Pemerintahan2 hari ago

Jaga Kesehatan Mental, Walikota Benyamin Davnie Ingatkan Remaja Tangsel Bijak Gunakan Teknologi

Pemerintahan2 hari ago

CKG Tangsel Capai 48 Persen, Benyamin Davnie Dorong Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis

Pemerintahan2 hari ago

Rp75 Juta per Rumah, Program Bedah Rumah Tangsel Tuntas Perbaiki 329 Hunian di 2026

Sport2 hari ago

Persita Tangerang Siap Arungi BRI Super League 2026/2027, Kampanyekan #STAYFOCU53D

Jabodetabek2 hari ago

Tiket Persija Jakarta vs Brisbane Roar di JIS Dijual Mulai Rp130 Ribu untuk Kategori 2

Sport2 hari ago

Jersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”

Banten2 hari ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Tangerang Selatan3 hari ago

Indah Kiat Tangerang Latih KWT Olah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

Pemerintahan3 hari ago

Pemkot Tangsel Tuntaskan Bedah 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tahun 2026, Tersebar di 7 Kecamatan

Properti1 minggu ago

Citra Garden Serpong, Hunian Modern di Kawasan Strategis Tangerang

Techno1 minggu ago

3 Cara Kerja eSIM XL untuk Koneksi Tanpa Kartu Fisik

Pemerintahan1 minggu ago

HUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Nasional1 minggu ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Sport3 minggu ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Serba-Serbi2 minggu ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport3 minggu ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Pemerintahan2 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Banten3 minggu ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Pemerintahan2 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Sport2 minggu ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Sport3 minggu ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Sport3 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan2 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Hukum3 minggu ago

Polsek Kelapa Dua Gelar Razia dan Imbauan Kamtibmas Malam Hari

Banten3 minggu ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Pemerintahan3 minggu ago

Melalui Program SIGAP Anak Sehat 2026, Pemkot Tangsel dan Swasta Kolaborasi Perkuat Intervensi Stunting

Bisnis3 minggu ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut

Banten3 minggu ago

Andra Soni: Sekolah Rakyat Mengurangi Angka Putus Sekolah di Provinsi Banten

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin
Pemerintahan3 minggu ago

Diskominfo Tangsel Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan

Kuota Haji Reguler Terisi 70%, Pelunasan Sampai 14 Maret 2025
Hukum3 minggu ago

Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri

Pemerintahan2 minggu ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Serba-Serbi2 minggu ago

Apa Itu DESIL?

Populer