Connect with us

Lifestyle

Kebutuhan Protein Balita Usia 2-5 Tahun yang Tepat

Makanan yang mengandung karbohidrat seringkali lebih disukai anak-anak karena membuat lebih cepat kenyang dibanding protein. Padahal, protein memiliki peran untuk pertumbuhan sel di dalam tubuh. Kebutuhan protein balita bisa didapat dari berbagai produk hewani dan nabati. Berikut penjelasan lengkap seputar kebutuhan protein pada anak.

Mengapa kebutuhan protein sangat penting untuk balita?

Dikutip dari laman Food Insight, protein berperan penting dalam proses tumbuh kembang anak.

Protein berperan sebagai pembentuk sel dalam tubuh, hormon, perkembangan otak, sistem kekebalan tubuh, sampai pertumbuhan struktur pendukung tubuh seperti otot, kolagen, dan rambut.

Advertisement

Selain itu, protein dan asam amino sebagai salah satu komponen di dalamnya berfungsi menjaga keseimbangan hormon, enzim dan ‘kendaraan pengangkut’ untuk nutrisi lainnya.

Inilah yang membuat protein sangat dibutuhkan untuk balita demi perkembangan yang tetap sehat sampai dewasa nanti. 

Seberapa banyak kebutuhan protein untuk balita usia 2-5 tahun?

Melihat penjelasan betapa pentingnya kebutuhan protein untuk balita, perlukah orangtua memberi banyak makanan tinggi protein? Tunggu dulu. Pasalnya, jumlah protein yang dikonsumsi oleh balita harus disesuaikan dengan berat badan si kecil.

Memang seiring bertambahnya usia, pertumbuhan anak tidak secepat dulu dan jumlah protein yang dibutuhkan juga berkurang. 

Advertisement

Namun, melihat tinggi dan berat badan balita yang semakin bertambah, kebutuhan total kalori dan protein anak juga lebih tinggi.

Ini sebagai bekal penting untuk membantu produksi hormon yang penting untuk perkembangan anak ketika remaja nanti. Berikut tabel kebutuhan protein balita yang bisa menjadi acuan berdasarkan angka kecukupan gizi (AKG) 2013:

  • Balita usia 1-3 tahun: 26 gram
  • Balita usia 4-6 tahun 35 gram

Untuk meningkatkan konsumsi protein si kecil, jangan lupa untuk meningkatkan kualitasnya dari sumber makanan yang dipilih. Protein digunakan tubuh untuk menambah energi, memelihara massa otot, dan produksi hormon. 

Hal yang penting untuk diingat yaitu tetap memberikan menu makanan tinggi protein yang sehat dan sesuai kebutuhan gizi balita. Menu makan si kecil harus rendah lemak jahat, kolesterol, gula, dan garam. 

American Heart Association mengingatkan orangtua untuk menghindari memberi makan berlebihan pada balita. 

Advertisement

Jenis protein yang bisa memenuhi kebutuhan gizi balita

Kebutuhan protein balita bisa dipenuhi dari beberapa jenis makanan, yaitu produk hewani dan nabati dengan kadar yang berbeda.

Kandungan protein di dalam produk hewani lebih tinggi, beberapa jenisnya seperti susu, telur, daging, ayam, dan makanan laut.

Sementara untuk produk nabati, seperti kacang-kacangan, sayuran, dan biji-bijian, kandungan proteinnya lebih rendah. Berikut penjelasan seputar jenis protein yang bisa memenuhi kebutuhan gizi balita.

Susu dan produk olahannya

Sumber protein pertama yang bisa memenuhi kebutuhan gizi balita adalah susu dan berbagai produk olahannya. Susu merupakan sumber protein yang sangat baik untuk anak. American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan anak usia di atas 2 tahun mengonsumsi susu murni yang sudah melalui proses pasteurisasi. 

Advertisement

Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia, dalam satu gelas susu 100 ml terkandung protein 3.2 gram dan 61 kalori. Tidak hanya itu, susu juga tinggi kalsium sebanyak 143 miligram dan lemak sebesar 3,5 gram.

Selain susu, makanan seperti keju juga mengandung protein yang cukup tinggi dan bisa memenuhi kebutuhan nutrisi balita. Dalam 100 gram keju mengandung 22,8 protein, 326 kalori, dan 20,3 gram lemak.

Meski susu baik untuk kesehatan si kecil, tidak sedikit anak yang kurang menyukainya. Anda bisa berkreasi dengan mengolah atau memberikan produk olahan susu menjadi kudapan yang menggugah selera.

Anda bisa mencampurkan makaroni dan keju sehingga menjadi makaroni skotel atau mac and cheese. Pada menu tersebut terdapat susu dan keju yang mengandung protein tinggi untuk kebutuhan tumbuh kembang balita. 

Advertisement

Menu lainnya yang bisa dicoba yaitu menjadikan susu sebagai bahan membuat puding cokelat (atau yang sesuai kesukaan si kecil) ditambahkan fla sebagai pemanis.

Telur

Protein yang satu ini cukup mudah ditemui dan didapatkan karena bisa dibeli di warung terdekat. Telur merupakan makanan tinggi protein dan sangat bermanfaat untuk kesehatan anak-anak sampai orang dewasa.

Satu butir telur mengandung vitamin, mineral, lemak sehat, antioksidan, dan nutrisi lain untuk otak anak yang sangat dibutuhkan tubuh.

Sebenarnya satu butir telur memang tinggi protein, tapi paling tinggi terkandung dari putih telur. Satu butir telur ayam kampung mengandung 10,8 gram protein. Sementara telur ayam ras mengandung 16,3 gram protein dan 31,9 gram lemak. 

Advertisement

Ikan

Beberapa jenis makanan laut memang berisiko terkontaminasi merkuri. Namun, banyak juga jenis ikan yang baik untuk kesehatan balita.

Jenis ikan ini misalnya nila, salmon, kembung, lele, bawal, dan tuna. Anda bisa membuat menu makanan dengan memanggang selama 10 menit dengan suhu 205 derajat celsius atau sampai lapisan ikan kering. 

Sementara itu, 100 gram ikan tuna mengandung 39 gram protein dan hanya mengandung 179 kalori. Ikan tuna mengandung lemak omega 3 yang sangat baik untuk perkembangan otak balita dan mencukupi kebutuhan protein yang diperlukan.

Ikan tuna termasuk jenis ikan yang sangat populer di Indonesia dan mudah ditemukan. Oleh karenanya, ikan tuna bisa didapat dengan mudah di pasar tradisional terdekat.

Advertisement

Udang

Makanan laut seperti udang dan cumi-cumi juga termasuk dalam sumber protein yang baik untuk balita. Udang merupakan makanan laut yang rendah kalori tapi tinggi nutrisi.

Berbagai nutrisi yang terkandung di daalam udang misalnya vitamin B12 dan selenium. Selenium merupakan jenis mineral yang baik untuk fungsi kognitif (perkembangan otak) dan membantu sistem kekebalan tubuh. Dalam 100 gram udang, biasanya mengandung 21 gram protein, 0,2 gram lemak, dan 91 kalori.

Brokoli

Sayuran hijau ini tinggi vitamin C, vitamin K, serat, dan protein. Dalam 96 gram brokoli mengandung 3 gram protein dengan 31 kalori.

Brokoli juga tinggi nutrisi bioaktif yang bisa melawan kanker. Dibanding sayuran lain, brokoli untuk anak termasuk jenis sayuran yang dengan kandungan protein yang sangat tinggi untuk kebutuhan balita dan orang dewasa.

Advertisement

Membuat si kecil menyantap sayuran memang tidak mudah. Anda perlu membuat kreasi menu agar brokoli menarik dan lezat di mata anak.

Anda bisa membuat tumis brokoli jamur dengan campuran daging cincang. Tambahkan wortel untuk menambah nutrisi si kecil dan membuat penampilan menu makanan lebih menarik.

Dada ayam

Tekstur dagingnya mungkin kurang menarik dan sangat berserat. Akan tetapi, dada ayam mengandung protein yang lebih tinggi dibanding bagian lain. Dalam 100 gram dada ayam mengandung 34,2 gram protein, 298 kalori, dan hanya 16,8 gram lemak.

Agar tidak terlalu berserat dan sulit dikunyah, Anda bisa memasak dada ayam menjadi sop, ayam suwir bumbu kecap, atau ayam panggang.

Advertisement

Pastikan Anda mendampingi si kecil agar ia tidak tersedak ketika makan dan kebutuhan protein balita tetap terpenuhi dengan baik.

Kacang

Meski termasuk dalam kelompok protein nabati yang kadarnya lebih rendah dibanding hewani, kacang juga penting dalam asupan kebutuhan nutrisi balita.

Kacang mengandung serat, magnesium, dan protein yang bagus untuk kesehatan anak dan membuatnya lebih cepat kenyang. Dalam 28 gram kacang, terkandung 7 gram protein dengan 159 kalori.

Bila Anda tidak ingin memberi kacang dalam kondisi utuh pada si kecil, bisa menyajikannya dalam bentuk selai kacang atau makanan seperti gado-gado.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Tangerang Selatan11 jam ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan11 jam ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional15 jam ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional15 jam ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional1 hari ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional1 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Pemerintahan2 hari ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Pemerintahan2 hari ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Pemerintahan2 hari ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Pemerintahan2 hari ago

Ular Sanca Masuk Permukiman Warga di Rempoa, Damkar Tangsel Lakukan Evakuasi

Pemberitahuan2 hari ago

Perizinan Tangsel Makin Mudah, SIMPONIE V3 Hadir dengan Fitur Ramah Difabel dan Real-Time

Tangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan2 hari ago

Tangsel One Tambah Fitur Baru, Warga Tangsel Bisa Cari Loker hingga Cek Harga Pasar

Sport2 hari ago

FAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh

Sport2 hari ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 hari ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Otomotif2 hari ago

iCAR V27, SUV Listrik Bergaya Offroad untuk Perjalanan Kota dan Luar Kota

Opini2 hari ago

Anak Remaja Makin Jarang Bercerita? Jangan-Jangan yang Dibutuhkan Bukan Nasihat, tetapi Kehadiran

Nasional3 hari ago

Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo

Otomotif3 hari ago

Motor Suzuki Access 125, Matic Klasik dengan Gaya Elegan dan Nyaman

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional3 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional3 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Obituari3 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Nasional3 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Nasional3 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional3 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Populer