Connect with us

Seksi Pakis Kemenag Tangsel mengadakan kegiatan Sosialisasi Juknis Tunjangan Profesi 2021 sekaligus pembinaaan terhadap guru-guru penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) non PNS, Selasa (22/06/2021) bertempat di Yayasan Al-Amanah, Pocis Setu, Tangsel.

Kegiatan dibuka oleh Kasi Pakis Kemenag Tangsel, Muhammad Edi Suharsongko, dan dihadiri oleh pengawas, staf Pakis, dan 164 guru PAI Non PNS penerima Tunjangan Profesi, jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK se-kota Tangsel, dengan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan.

Kegiatan dilaksanakan dalam 2 sesi yaitu sesi pagi dari pukul 08.00 – 11.00 WIB dan sesi siang dari pukul 13.00 – 16.00 WIB.

Advertisement

Sosialisasi Juknis Penerima Tunjangan Profesi ini diselenggarakan selain sebagai sarana silaturahim antar Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) dan Seksi Pakis, juga sebagai momen pembinaan sekaligus pemberian informasi terkait ketentuan pembayaran tunjangan profesi GPAI, laporan kinerja harian, data guru, dan lainnya.

Kegiatan ini juga sebagai wujud kepedulian dan tanggungjawab Kementerian Agama RI, dalam hal ini adalah Seksi Pakis Kantor Kemenag Kota Tangsel.

Kasi Pakis Kemenag Tangsel, Muhammad Edi Suharsongko, menjelaskan kegiatan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja guru setelah adanya tunjangan profesi oleh pemerintah melalui Kanwil Kemenag Propinsi Banten.

“Jadi bapak ibu guru tolong bantu kami, mohon kerjasamanya meningkatkan kualitas mengajarnya demi anak bangsa. Pemerintah sudah berupaya meningkatkan kesejahteraan bapak ibu melalui TPG, karenanya harus berefek positif terhadap kinerja bapak ibu,” tegasnya.

Advertisement

Ditambahkannya, untuk memudahkan pencairan maka penguasaan dan kemampuan teknologi harus menjadi perhatian seluruh guru, khususnya GPAI.

“Tingkatkan kualitas kemampuan teknolagi di era digital sekarang ini, jangan ragu bertanya kepada kami jika ada sesuatu yang perlu ditanyakan dengan pertanyaan atau saran yang santun tentunya,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan semua yang berkaitan dengan pencairan akan lancar dengan diimbangi oleh kinerja atau unjuk kerja guru di sekolahnya masing-masing. (afm/fid)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer