Kampus
Kemenag Terbitkan Izin Penyelenggaraan Magister Ekonomi Syariah FEB untuk UIN Jakarta

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta kembali memberikan pilihan studi ekonomi syariah jenjang magister setelah Kementerian Agama RI (Kemenag) menerbitkan izin penyelenggaraan Program Magister Ekonomi Syariah. Kehadiran program ini diharap memperkuat eksistensi studi ekonomi Syariah di UIN Jakarta.
Izin penyelenggaran Program Magister Ekonomi Syariah FEB UIN Jakarta dituangkan dalam Keputusan Menteri Agama RI Nomor 838 Tahun 2021 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Ekonomi Syariah untuk Program Magister pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Keputusan ini ditandatangani Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani pada 26 Agustus 2021 lalu.
“Memberikan izin penyelenggaraan Program Studi Ekonomi Syariah untuk Program Magister pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” bunyi Keputusan seperti dikutip kabartangsel.com, Jumat (10/9/2021).
Izin penyelenggaraan program studi, Surat Keputusan menegaskan, diberikan untuk perkuliah reguler, bukan perkuliahan nonreguler. Selain itu, keputusan juga melarang pengelola membuka program konversi dalam waktu empat tahun, memperpendek masa penyelenggaraan, melakukan perkuliahan kelas jauh, dan menerima rombongan belajar yang berpotensi penyelenggaraan kelas di luar kampus.
Selanjutnya, pengelola program studi juga wajib mengisi Pangkalan Data Pendidikan Tringgi paling lama 60 hari terhitung sejak keputusan ditetapkan. “(Pengelola juga wajib, red.) mengajukan usulan peringkat akreditasi Baik ke BAN PT setelah melengkapi data pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi,” tambah surat keputusan.
Dekan FEB UIN Jakarta Profesor Amilin menyambut baik terbitnya izin penyelenggaraan program magsiter ini. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh sivitas FEB dan tim pendiri yang diketuai Dr. Nofrianto sehingga izin tersebut bisa terbit.
“Semoga dengan hadirnya Magister Ekonomi Syariah, semakin memperkuat eksistensi prodi ekonomi syariah khususnya dan FEB pada umumnya, dalam pengembangan ilmu ekonomi syariah di Indonesia,” harapnya.
Apreasiasi positif juga disampaikan Rektor UIN Jakarta Profesor Amany Lubis. Rektor berharap penerbitan izin bisa ditindaklanjuti dengan penyiapan perkuliahan program studi terkait sebaik mungkin.
“Semoga keberadaan program studi ini nantinya memperkuat kajian ekonomi syariah di lingkungan UIN Jakarta,” tambahnya.
Sebelumnya, FEB UIN Jakarta telah menawarkan Program Magister Perbankan Syariah. Belakangan, FEB juga menawarkan Program Doktor Perbankan Syariah. Kedua program ini telah meluluskan lulusan masing-masing.
Sport5 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-8, 30 Oktober–1 November
Sport5 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 30 Oktober 2026: Java United FC vs Bhayangkara FC dan Persebaya vs Persijap
Banten6 hari agoUntirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional
Nasional6 hari agoKonser Andrea Bocelli Digelar 31 Oktober di Borobudur dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran
Nasional5 hari agoMA Kabulkan Kasasi Nomor 742 K/TUN/2026, Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka Dinyatakan Tidak Sah
Hukum5 hari agoKoalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Desak Pembersihan Internal Polri dan Penegakan Sistem Merit
Sport3 hari agoHasil Dewa United vs Persija 2-1, Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Jadi Alarm untuk Macan Kemayoran
Sport3 hari agoJadwal BRI Super League 2026/2027 Hari Ini, Minggu 1 November: PSIM vs Borneo FC, Persib vs Isenmulang FC, dan Garudayaksa FC vs PSS Sleman





































