Terkadang orang tìdak tahu betapa hidup ini sungguh keras. Bersyukurlah bagi kalian yang masih tercukupi dan kedua orang tua masih lengkap. Ini adalah kisah tentang Novi Rahmadani yang tinggal di Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Belakangan, Novi ramai diperbincangkan karena menjual sembako bantuan di jejaring media sosial. Bukan tanpa alasan, Novi Rahmadani menjual sembako tersebut. Karena menjual sembako bantuan tersebut, Novi dihujat, dicibir, dibully netizen, tanpa tahu kenapa Novi sampai menjual bantuan sembako. Tapi ada juga sebagian yang bisa memahami di situasi Covid-19 yang belum berakhir ini.

Klarifikasi dari Novi Rahmadani
Padahal, Novi menjual sembako tersebut lantaran sedang membutuhkan sejumlah uang untuk pengobatan ibunya yang strok di Semarang, Jawa Tengah. Dia menjadi tulang punggung keluarga sejak berumur 13 tahun, karena ayahnya sudah empat tahun pergi tanpa kabar. (kts)
Serba-Serbi6 hari agoCara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK
Sport5 hari agoJadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC
Pemerintahan2 hari agoPemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
Pemerintahan2 hari agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
Pemerintahan2 hari agoBenyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
Serba-Serbi6 hari agoApa Itu DESIL?
Pemerintahan4 hari agoJelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan
Pemerintahan5 hari agoKemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan













