Terkadang orang tìdak tahu betapa hidup ini sungguh keras. Bersyukurlah bagi kalian yang masih tercukupi dan kedua orang tua masih lengkap. Ini adalah kisah tentang Novi Rahmadani yang tinggal di Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Belakangan, Novi ramai diperbincangkan karena menjual sembako bantuan di jejaring media sosial. Bukan tanpa alasan, Novi Rahmadani menjual sembako tersebut. Karena menjual sembako bantuan tersebut, Novi dihujat, dicibir, dibully netizen, tanpa tahu kenapa Novi sampai menjual bantuan sembako. Tapi ada juga sebagian yang bisa memahami di situasi Covid-19 yang belum berakhir ini.

Klarifikasi dari Novi Rahmadani
Padahal, Novi menjual sembako tersebut lantaran sedang membutuhkan sejumlah uang untuk pengobatan ibunya yang strok di Semarang, Jawa Tengah. Dia menjadi tulang punggung keluarga sejak berumur 13 tahun, karena ayahnya sudah empat tahun pergi tanpa kabar. (kts)
Techno3 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System
Pemerintahan3 hari agoPemerintah Kota Tangerang Selatan Luncurkan Tangsel One dan Asisten Virtual Helita
Pemerintahan6 hari agoTangsel Raih Peringkat 3 Nasional Kota Berkinerja Tinggi, Benyamin Davnie: Momentum Perkuat Pelayanan Publik
Kampus4 hari agoGelar Pertemuan dengan Duta Besar Türkiye, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Buka Peluang MoU Perkuat Kerja Sama Internasional Antar Kedua Negara
Pemerintahan4 hari agoPemkot Tangsel Matangkan SPMB 2026/2027, Deden Deni: Persiapan Sudah Kami Lakukan Menyeluruh
Pemerintahan6 hari agoPeringatan Hari OTDA ke-XXX Tahun 2026, Tangsel Raih Peringkat 3 Nasional Kota Berkinerja Tinggi dari Kemendagri
Pamulang4 hari agoSerah Terima Aset Rampung, Pilar Saga Ichsan Pastikan Jalan dan Drainase Villa Dago Pamulang Segera Diperbaiki
Pemerintahan6 hari agoHari Otonomi Daerah ke-30, Pilar Saga Ichsan Tekankan 6 Agenda Strategis dan Kolaborasi Antarwilayah













