Siti Nur Azizah disebut-sebut akan menggandeng kader PKS Ruhamaben menjadi bakal calon Wakil Walikota pada Pilkada Tangsel mendatang. Siti Nur Azizah yang telah resmi mendapatkan surat tugas dari DPP Partai Demokrat untuk maju menjadi bakal calon Walikota Tangsel ini hanya meminta doa dan restu.
“Doakan saja, semoga lancar,” kata Nur Azizah yang juga Wasekjen Parai Demokrat ini, Sabtu (30/5/2020).
Terkait koalisi, Azizah mengaku, komunikasi dengan hampir semua partai politik sudah berjalan dengan baik. Hal ini dilakukannya untuk menjalin koalisi yang kuat dan kokoh. Dengan begitu, nantinya dia bisa ikut dan mendaftar sebagai peserta Pilkada ke KPU Kota Tangsel. Menurutnya, langkah kerja saat ini memperkuat komunikasi dengan partai politik di Tangsel, diantaranya PKS, PKB, PAN dan Hanura.
Baca juga: Partai Demokrat Resmi Usung Siti Nur Azizah Putri Wapres Ma’ruf Amin di Pilkada Tangsel
“Insya Allah ketiga partai itu PKB, PAN dan Hanura ke kita. Doakan saja mas,” ujarnya singkat.
Jika koalisi Partai Demokrat terjalin dengan PKB, PAN, Hanura dan PKS total kursi DPRD Tangsel 20 kursi. Adapun perolehan kursi DPRD diantaranya demokrat 5 kursi, PAN 2 kursi, PKS 8 kursi, PKB 4 Kursi Dan Hanura 1 kursi. (red/fid)
Tangerang7 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport6 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport7 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis5 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas5 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional5 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden









