Pemerintahan
KKP Sosialisasikan Gemar Makan Ikan Sehat (GEMAIS) di Tangsel

Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong semua elemen masyarakat untuk gemar makan ikan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa di Indonesia, pola konsumsi bahan pangan yang kaya protein ini masih kalah bila dibandingkan dengan Malaysia.
Berdasarkan data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, pada 2013 rata-rata konsumsi ikan di Indonesia sebanyak 35,14 kilogram per kapita per tahun. Kementerian menargetkan konsumsi ikan di Indonesia meningkat menjadi 38 kilogram per kapita tahun ini.
Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan Malaysia yang mengkonsumsi 56,1 kilogram ikan per kapita per tahun dan Singapura 48,9 kilogram ikan per kapita per tahun. Demi meningkatkan minat masyarakat untuk mengkonsumsi ikan, KKP menyosialisasikan dengan Gerakan Makan Ikan Sehat (Gemais).
Kegiatan ini digelar di Jalan Raya Kebayoran Residence, Bintaro, Kecamatan Pondok Aren yang berbarengan dengan hari bebas kendaraan bermotor (car free day) yang rutin digelar setiap buan. Pada kegiatan tersebut sebanyak 1,8 ton atau 10 robu ekor ikan dibakar dan dibagikan atau dimakan bersama dengan masyarakat di lokasi acara.
Acara bakar ikan menggunakan peralatan panggangan sederhana untuk membakar tonan berbagai jenis ikan. “Dengan kegiatan yang disupport pihak swasta, tugas pemerintah akan jauh lebih ringan. Konsumsi ikan harus terus digenjot. Ini suatu kepedulian yang luar bisa membuat masyarakat lebih cerdas,” ungkap Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Saut P. Hutagalung, Minggu,15 Februari 2015.
Menurutnya, Indonesia kaya dengan sumber daya ikan. Kandungan protein dan kandungan lainnya pada ikan dapat membuat otak lebih cerdas. “Kalau cuma karbohidrat, itu enggak bikin pintar, yang ada (bikin) ngantuk kita,” ujarnya.
Selain itu, dengan Gemais ini untuk memperbaiki status gizi masyarakat. Untuk itu, kegiatan ini perlu dukungan dan diikuti semua elemen masyarakat. “Ini bisa jadi contoh untuk masyarakat,” tambah Hutagalung.
Di lokasi yang sama, Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany meminta kepada pihak swasta untuk mengkampanyekan hal yang sama. Dengan mengajak masyarakat untuk makan ikan bersama. “Ini menyadarkan masyarakat betapa pentingnya protein yang terdapat pada ikan,” jelasnya.
Panitia acara – Endang, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar gemar makan ikan. Ikan yang dibakar merupakan hasil donasi dari siswa SD, SMP dan SMA Pembangunan Jaya serta mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya. “Mereka juga yang bakar ikannya. Lalu dibagikan ke masyarakat saat car free day,” utaranya. (ts/kt)
Tangsel4 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan3 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan3 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Pemerintahan3 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Tangerang Selatan4 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoBenyamin Davnie: Pemkot Tangsel Dukung LANTIP Perkuat Program Kesehatan dan Pemberdayaan Lansia
Serba-Serbi2 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku






















