Serba-Serbi
Konsumen di Asia Tenggara Mulai Meninggalkan Sistem Pembayaran Tunai


Kabartangsel.com, JAKARTA – Dewasa ini, konsumen di Asia Tenggara semakin melek digital. Masyarakat Indonesia semakin menyadari manfaat pembayaran nontunai dan tertarik dengan masa depan tanpa tunai. Riko Abdurrahman, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia memaparkan hasil survei Visa Consumer Payment Attitudes di Asia Tenggara yang dilakukan sejak 2017.
Studi ini dilakukan untuk memahami perilaku dan kecendrungan konsumen dalam melakukan pembayaran dan mengkaji topik-topik hangat yang berkaitan dengan industri pembayaran.
Studi yang dilakukan di delapan negara secara online yakni Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Vietnam, Filipina serta wawancara di Myanmar, Kamboja karenanya merepresentasikan popukasi online ketimbang populasi secara keseluruhan.
Survei ini melibatkan 4.000 konsumen di Asia Tenggara dimana 500 diantaranya dilakukan di Indonesia. Responden melibatkan pria dan wanita usia 18 – 65 tahun dengan gaji rata-rata Rp3 juta keatas perbulan.
Riko mengutarakan bahwa konsumen di Asia Tenggara lebih tertarik menggunakan kartu pembayaran. Sebanyak 39% konsumen lebih tertarik memggunakan kartu kredit/debit dan 3% memakai kartu nirkontak untuk pembayaran. Dalam hal ini 42% konsumen lebih tertarik menggunakan kartu pembayaran dibandingkan dengan tunai (40%).
Berikut adalah temuan penting hasil studi Visa Consumer Payment Attitudes 2018:
1. Semakin sedikit membawa uang tunai
Semakin sedikit masyakarat Indonesia yang membawa uang tunai dalam jumlah besar karena mereka sudah berpindah ke pembayaran elektronik dan mulai meninggalkan uang tunai (82%), serta merasa lebih aman menggunakan kartu pembayaran (77%) dan ingin proses pembayaran secara fisik dihilangkan (68%).
“Jumlah uang tunai yang dibawa konsumen semakin sedikit karena mudahnya akses penarikan tunai, semakin seringnya penggunaan kartu pembayaran dan konsumen yang semakin peduli terhadap keamanan,” jelas Riko.
2. Mayoritas masyarakat tertarik melakukan pembayaran nirkontak
Tujuh dari 10 masyarakat Indonesia (71%) tertarik untuk melakukan pembayaran menggunakan kartu nirkontak, sementara 79% tertarik dengan pembayaran nirkontak berbasis mobile. Mayoritas menunjukkan minat untuk menggunakan pembayaran nirkontak di supermarket (73%), toko retail (71%), dan gerai makanan cepat saji (64%).
“Kecepatan, kenyamanan, dan keamanan adalah alasan utama saat menggunakan pembayaran nirkontak,” ujar Riko.
3. Pembayaran QR code meningkat
Sebanyak 82% masyarakat Indonesia merasa tertarik menggunakan pembayaran berbasis kode QR, lebih tinggi dibandingkan dengan hasil studi tahun lalu yang hanya 50%. Responden menilai pembayaran berbasis kode QR dapat menghemat waktu, mudah digunakan, tidak ribet, aman, dan menyenangkan.
“Studi Consumer Payment Attitudes yang dirilis Visa menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin percaya diri untuk bepergian tanpa tunai, dengan keamanan informasi pribadi menjadi fokus utama mereka,” jelas Riko.
Karenanya, Visa berkomitmen untuk menghadirkan teknologi pembayaran dan keamanan digital terbaru, seperti Visa Contactless dan Visa Token Service, agar konsumen dan pelaku usaha di Indonesia dapat semakin percaya diri saat bertransaksi.
Sport2 minggu agoBali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27
Sport2 minggu agoHasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027
Sport2 minggu agoLaga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC
Sport2 minggu agoHasil Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Menang 4-0 di Pekan Perdana BRI Super League 2026/2027
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Jumat, 4 September: Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC, Bali United vs PSS Sleman
Sport2 minggu agoPSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul
Banten7 hari ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang








































